NU PONOROGO

Official Website PCNU Ponorogo

Muskercab II Virtual: Sisi Lain Ungkapan Semangat MWC NU dan Banom

Antusias peserta Muskercab II PCNU Ponorogo meski mengikuti lewat zoom meeting
Antusias peserta Muskercab II PCNU Ponorogo meski mengikuti lewat zoom meeting

NU Online Ponorogo – Masa PPKM mengharuskan sidang pleno Muskercab II PCNU Ponorogo (11/3) selain digelar secara tatap muka (luring), juga memakai format virtual. Panitia Pelaksana Muskercab II memberlakukan pertemuan secara virtual menggunakan aplikasi zoom cloud meeting bagi peserta dari pengurus MWC NU.

“Perwakilan salah satu dari unsur Rais, Katib, Ketua dan Sekretaris MWC yang diminta hadir di aula MA Maarif Putri (tempat Muskercab II secara daring, Red), yang lain ikut zoom meeting,” ungkap Dr. H. Luthfi Hadi A, M.Ag koordinator SC.

Idam Mustofa, Sekretaris Panlak Muskercab II mengisahkan, lima hari sebelum waktu pelaksanaan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan PC GP Ansor dan LP Maarif NU untuk mendukung pertemuan secara daring.

“Secara resmi Panlak Muskercab II minta bantuan PC GP Ansor untuk mengerahkan pengurus PAC bidang infokom untuk membantu teknis zoom meeting yang diikuti pengurus MWC NU,” kata Idam mengisahkan.

Panlak juga menentukan tempat para pengurus MWC NU mengikuti zoom meeting. Sekolah atau madrasah NU di setiap kecamatan diminta bantuan untuk menyediakan fasilitas wifi dan petangkat pendukung zoom meeting lainnya.

“LP Maarif Cabang yang kita mintai bantuan untuk mengkoordinasikan sekolah atau madrasah sebagai tempat acara (zoom meeting, Red),” tambah Idam.

Tercatat 19 sekolah atau madrasah yang disiapkan LP Maarif. Namun LP Maarif belum bisa menunjuk tempat acara di Pudak dan Ngebel. Setelah dikonfirmasi Panlak, dua MWC NU yang berada di wilayah pegunungan itu menyatakan tetap mengikuti zoom meeting secara mandiri.

Pada hari-H, berdasarkan pantauan NU Online Ponorogo dari beberapa group WA, diluar dugaan hampir seluruh MWC mengikutsertakan Banom untuk mengikuti zoom meeting.

Di antaranya, MWC NU Ngebel, Sambit, Jetis, Bungkal, Slahung Jambon, Babadan, Jenangan, Pulung dan Sooko. Terpantau dari foto-foto kiriman di group WA MWC se-Kabupaten Ponorogo menjelang pembukaan, di masing-masing lokasi nampak pengurus MWC NU dan Banom telah duduk rapi sesuai protokol kesehatan menghadap layar screen.

Ada yang unik, MWC NU Ngebel yang semula melaporkan kesiapannya, di tengah acara pembukaan menginformasikan tidak bisa lagi melanjutkan acara. Sugito Sekretaris MWC NU setempat menginformasikan telah terjadi perbaikan jaringan listrik di wilayah Ngebel.

Menjelang pembukaan Muskercab II dimulai terdeteksi ada 34 peserta zoom meeting. Meskipun tidak satupun perwakilan MWC angkat bicara melalui zoom, namun berbagai komentar disampaikan lewat chat di zoom.

“Mungkin karena masih demam panggung,” ucap Sekretaris PCNU berkelakar saat ramah tamah usai memimpin sidang pleno.

Laporan ini terdengar ketua PCNU Drs.H.Fatchul Aziz, MA. Apresiasi terhadap semangat MWC NU dan Banom ini diungkapkan pria yang akrab dipanggil pak Aziz ini usai sidang pleno.

“Sungguh di luar dugaan semangat para pengurus MWC dan Banomnya. Ini menandakan jalur intruksi berjalan efektif,” katanya.

Reporter/Editor: Budi

Informasi terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama PONOROGO mengimbau kepada Nahdliyin untuk senantiasa Menjaga Kesehatan, Mematuhi Instruksi, Himbauan, dan Protokol yang ditetapkan oleh Pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19, termasuk tidak keluar rumah dan jaga jarak aman (Physical Distancing) agar tercapai kemaslahatan bersama, serta Memperbanyak Doa dan Amaliyah sebagaimana instruksi PBNU serta memohon pertolongan kepada Allah SWT semoga pandemi Covid-19 bisa diatasi dengan segera