NU PONOROGO

Official Website PCNU Ponorogo

PC GP Ansor Instruksikan Kadernya Bantu Fasilitasi Legalisasi JP-ZIS

Sosialisasi pengelolaan ZIS di Ranting NU Cokromenggalan oleh NU Care-Lazisnu dan LBM NU yang difasilitasi PC GP Ansor Ponorogo
Sosialisasi pengelolaan ZIS di Ranting NU Cokromenggalan oleh NU Care-Lazisnu dan LBM NU yang difasilitasi PC GP Ansor Ponorogo

NU Online Ponorogo – PC GP Ansor Ponorogo melalui MDS Rijalul Ansor Ponorogo tergerak untuk memfasilitasi Takmir masjid dan musala agar mendapatkan SK dari NU Care-LAZISNU sebagai pengelola Jaringan Pemungut Zakat, Infak dan Shadaqah atau JP-ZIS.

Imam Mahfudz Ketua PC MDS Rijalul Ansor Ponorogo menyatakan fasilitasi pengesahan JP-ZIS mendesak dilakukan karena berangkat dari fonemena sebagian besar pengelola zakat infak dan shodaqoh (ZIS) di masjid dan musala belum memenuhi standar secara fikih.

“Apalagi standar formal yang diharapkan yaitu SK untuk Lazisnu MWC atau Ranting, sehingga jangan sampai masyarakat yang secara ikhlas memfasilitasi pengelolaan zakat malah menjadi ilegal dan menimbulkan masalah baik secara hukum positif maupun secara hukum syar’i,” ungkap Mahfudz kepada NU online Ponorogo.

Kader GP Ansor, lanjut Mahfud, apalagi yang menjadi pengurus MDS Rijalul Ansor punya kewajiban untuk membantu fasilitasi legalitas pengelola zakat di masjid dan mushola secara hukum sah.

Tidak berhenti pada harapan, PC MDS Rijalul Ansor Ponorogo telah mengeluarkan surat edaran kepada PAC di bawah kendalinya untuk memfasilitasi Takmir masjid/musala dalam pengurusan SK JP-ZIS.

“Takmir masjid/musala diharapan untuk mengurusnya (SK JP-ZIS, Red) demi legalnya Panitia/Pengelola Zakat yang ada. PAC MDS Rijalul Ansor di masing-masing daerah harus betul betul ikut memastikan bahwa masjid/musala di setiap ranting sudah memilki SK Susunan Pengurus JP-ZIS dari LAZISNU,” tandas Mahfud.

PC MDS Rijalul Ansor Ponrogo juga meminta PAC MDS Rijalul Ansor yang menemukan takmir masjid/musala belum memiliki SK sebagai JP-ZIS harus memfasilitasi dan mengawal pengurusan SK tersebut sampai tuntas.

Upaya MDS Rijalul Ansor ini sesuai harapan Syamsul Ma’arif ketua PC GP Ansor Ponorogo. Syamsul menegaskan semua kader Ansor melaui MDS Rijalul Ansor untuk ikut mengawal dan memastikan proses pengelolaan ZIS sesuai dengan mekanisme dan prosedurnya dan tidak bertentangan dengan hukum yang berlaku.

“Tugas pengurus, selain memfasilitasi pemrosesan pengajuan SK pada LAZISNU juga memfasilitasi masyarakat untuk mendapatkan pengetahuan tentang seputar Zakat, Infaq maupun Shadaqah dalam bentuk sosialisasi ataupun yang lainya,” tandas Syamsul.

Syamsul menyebut contoh, sosialisasi ZIS sudah terlaksana di beberapa PAC maupun Ranting. Baru-baru ini PR GP Ansor Cokromenggalan Ponorogo mendatangkan Tim dari NU Care-Lazisnu dan LBM PCNU.

Sementara NU Care-Lazisnu Cabang Ponorogo melalui Sekretarisnya, Didik Eko Prasetio menyatakan kesiapannya dalam akselerasi pengesahan JP-ZIS. Saat diminta keterangan tentang teknis pengurusan SK JP-ZIS Didik menyebut pengurus JP-ZIS agar mengajuan surat permohonan pengesahan kepada NU Care -Lazisnu Cabang Ponorogo.

“Pengajuan SK bisa kolektif, dilampiri susunan pengurus. Ini lagi saya buatkan link google form, biar bisa diisi secara cepat. Jika hari ini mengisi form, maka besok semua sudah jadi SK-nya,” kata Didik.

NU-Care Lazisnu Cabang Ponorogo, terang Didik, sudah mulai menghubungi setiap MWC NU agar mulai mengurus pengajuan SK JP-ZIS secara online.

“Insya Allah hari ini ada kajian Amil bersama LBM pakai zoom dan live youtube, biar para Amil tahu fikh Zakat secara detail. Ada juga sesi tanya jawab,” pungkas Didik.

Reporter : Syamsudin/Idam
Editor : Budi

Informasi terkait:

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama PONOROGO mengimbau kepada Nahdliyin untuk senantiasa Menjaga Kesehatan, Mematuhi Instruksi, Himbauan, dan Protokol yang ditetapkan oleh Pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19, termasuk tidak keluar rumah dan jaga jarak aman (Physical Distancing) agar tercapai kemaslahatan bersama, serta Memperbanyak Doa dan Amaliyah sebagaimana instruksi PBNU serta memohon pertolongan kepada Allah SWT semoga pandemi Covid-19 bisa diatasi dengan segera