<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tag dari tegalsari - NU PONOROGO</title>
	<atom:link href="https://nuponorogo.or.id/tag/tegalsari/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nuponorogo.or.id/tag/tegalsari/</link>
	<description>Official Website PCNU Ponorogo</description>
	<lastBuildDate>Mon, 03 Nov 2025 08:54:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2020/09/cropped-favi-nu-ponorogo-32x32.png</url>
	<title>Tag dari tegalsari - NU PONOROGO</title>
	<link>https://nuponorogo.or.id/tag/tegalsari/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Aura Sanad Al-Azhar Mesir di Jantung Pesantren Gebang Tinatar-Tegalsari</title>
		<link>https://nuponorogo.or.id/aura-sanad-al-azhar-mesir-di-jantung-pesantren-gebang-tinatar-tegalsari/</link>
					<comments>https://nuponorogo.or.id/aura-sanad-al-azhar-mesir-di-jantung-pesantren-gebang-tinatar-tegalsari/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2025 08:54:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[al azhar]]></category>
		<category><![CDATA[aswaja]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[kitab]]></category>
		<category><![CDATA[manuskrip]]></category>
		<category><![CDATA[mesir]]></category>
		<category><![CDATA[nu]]></category>
		<category><![CDATA[nu ponorogo]]></category>
		<category><![CDATA[pesantren]]></category>
		<category><![CDATA[ponorogo]]></category>
		<category><![CDATA[tegalsari]]></category>
		<category><![CDATA[turots]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nuponorogo.or.id/?p=7884</guid>

					<description><![CDATA[<p>NU Online Ponorogo &#8212; Di tengah tenangnya Desa Tegalsari,... </p>
<p>The post <a href="https://nuponorogo.or.id/aura-sanad-al-azhar-mesir-di-jantung-pesantren-gebang-tinatar-tegalsari/">Aura Sanad Al-Azhar Mesir di Jantung Pesantren Gebang Tinatar-Tegalsari</a> appeared first on <a href="https://nuponorogo.or.id">NU PONOROGO</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_7885" aria-describedby="caption-attachment-7885" style="width: 1599px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-7885" src="https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-03-at-08.45.33_bdadc30d-rotated.jpg" alt="" width="1599" height="1200" srcset="https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-03-at-08.45.33_bdadc30d-rotated.jpg 1599w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-03-at-08.45.33_bdadc30d-300x225.jpg 300w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-03-at-08.45.33_bdadc30d-1024x768.jpg 1024w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-03-at-08.45.33_bdadc30d-768x576.jpg 768w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-03-at-08.45.33_bdadc30d-1536x1153.jpg 1536w" sizes="(max-width: 1599px) 100vw, 1599px" /><figcaption id="caption-attachment-7885" class="wp-caption-text">Lembar-lembar klasik tulisan santri-santri Tegalsari era 1830-an, dari Kitāb Sharḥ Sittīn Mas&#8217;alah (Fiqh), Fatḥ al-Mubīn, Ḥāsyiyah al-Dāsuqī ‘alā Sharḥ al-Sanūsiyyah, al-Miftāḥ fī Sharḥ Ma‘rifat al-Islām wa al-Īmān (‘Aqidah), Muqaddimah al-Ājurūmiyyah, hingga al-‘Awāmil al-Mi’ah karya al-Jurjānī (Naḥwu).</figcaption></figure>
<p>NU Online Ponorogo &#8212; Di tengah tenangnya Desa Tegalsari, Ponorogo—yang menyimpan memori peradaban besar Pesantren Gebang Tinatar, sebuah ikhtiar besar tengah dirajut kembali. Ikhtiar ini berupa upaya menghubungkan sanad keilmuan Nusantara dengan pusat ilmu Islam dunia, Al-Azhar Mesir. Inilah napas sejarah yang kembali berhembus melalui Pameran Manuskrip Tegalsari yang akan digelar Sabtu (8/11) di Tegalsari. Kegiatan ini juga dirangkai dengan Ijazah Kubro Sanad Dalail Khoirot – Sanad Burdah bersama Al-Muhaddits Prof. Dr. Muhammad Ibrahim Asymawi (Guru Besar Hadits Al-Azhar Mesir).</p>
<p>Berikut ini informasi selengkapnya yang disampaikan oleh Ustaz Khoirul Fata dari Ikatan Alumni Al-Azhar Mataraman (IAAM), yang diterima NU Online Ponorogo pada Senin (3/11).</p>
<p>Era 1820-an dikenal sebagai masa keemasan Tegalsari di bawah kepemimpinan Kiai Ageng Hasan Besari. Pada periode itu, para santri tidak hanya mendalami khazanah kitab lokal Nusantara, tetapi juga mulai bersentuhan erat dengan karya-karya ulama poros Mekkah dan Al-Azhar di Mesir. Salah satu figur penting yang menjadi jembatan langsung antara Tegalsari dan Al-Azhar adalah Kiai Abdul Manan Dipomenggolo—santri kesayangan Kiai Hasan Besari sekaligus pendiri Pesantren Termas.</p>
<p>Setelah menyelesaikan pengembaraan ilmunya di Tegalsari, ia melanjutkan perjalanan ke Mekkah hingga akhirnya bermukim di Al-Azhar Mesir dan menempati Ruwaq Jawi—asrama bagi para penuntut ilmu dari Nusantara. Catatan dalam buku Potret Hubungan Indonesia-Mesir terbitan KBRI Mesir menyebut, Kiai Abdul Manan berada di Al-Azhar pada masa Grand Syaikh Ibrahim Bajuri (1847–1860), sehingga tidak heran bila kitab-kitab karya beliau kemudian menjadi rujukan utama di Tegalsari.</p>
<p>Beberapa karya tersebut seperti Fath al-Mubin—syarah atas Umm al-Barahin—dan Syarh Jauharut Tauhid masih diajarkan hingga hari ini di sejumlah pesantren Ponorogo. Di antaranya pondok Pesantren Darul Rohmah Gandu Mlarak yang diasuh Gus Muhammad Ulil Albab, dzurriyah Kiai Nido Besari Mambil, serta Dar al Ridho Sawuh Siman yang diasuh Gus Muhammad Asvin, Rektor Insuri Ponorogo, dzurriyah Kiai Hilal Sambit.</p>
<p>Selain itu, sejumlah kitab ajar Al-Azhar lainnya seperti Sittin Mas’alah karya al-Imam Muhammad Zahid al-Misri beserta syarahnya, Hasyiyah Dasuqiy ‘Ala Syarh Umm al-Barohin, dan Al-Minhaj al-Qowim karya Ibn Hajar al-Haitami, masih menjadi bukti konkret bahwa transmisi sanad Al-Azhar–Tegalsari tidak pernah benar-benar putus.</p>
<p>Kini, melalui gelaran ilmiah dan spiritual di Tegalsari ini, hubungan keilmuan dua poros peradaban akan ditegaskan kembali. Manuskrip-manuskrip kuno Tegalsari yang selama ini terjaga dalam diam akan kembali bertutur tentang kejayaan yang pernah menyatukan murid Nusantara dengan ulama Mesir.</p>
<p>Ustaz Khoirul Fata menegaskan bahwa acara ini bukan nostalgia belaka, melainkan upaya menghidupkan kembali ruh sanad—dari masa lampau untuk masa depan keilmuan Islam di bumi Reyog. &#8220;Dengan kehadiran langsung ulama Al-Azhar, momentum ini diyakini mampu mengembalikan Tegalsari ke peta keilmuan internasional, sebagaimana dahulu ia menjadi simpul peradaban Islam Nusantara,&#8221; tulisnya.</p>
<p>Kontributor: Sahabat Media LTN</p>
<p>Ditambahkan dalam rilis Ustaz Khoirul Fata, kegiatan di Tegalsari inj adalah sebuah kebangkitan yang tidak hanya layak disambut, tetapi harus dirayakan sebagai bagian dari kebanggaan umat Islam Nusantara.</p>
<p>Mewakili Panitia, Asparagus dan IAAM, Ustaz Khoirul Fata mengajak khalayak untuk menghadiri dan meramaikan kegiatan langka ini.</p>
<p>&#8220;Sebuah kebangkitan yang tidak hanya layak disambut, tetapi harus dirayakan sebagai bagian dari kebanggaan umat Islam Nusantara,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>The post <a href="https://nuponorogo.or.id/aura-sanad-al-azhar-mesir-di-jantung-pesantren-gebang-tinatar-tegalsari/">Aura Sanad Al-Azhar Mesir di Jantung Pesantren Gebang Tinatar-Tegalsari</a> appeared first on <a href="https://nuponorogo.or.id">NU PONOROGO</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nuponorogo.or.id/aura-sanad-al-azhar-mesir-di-jantung-pesantren-gebang-tinatar-tegalsari/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PCNU Ponorogo Apresiasi Rencana Pameran Manuskrip Tegalsari dan Ijazah Kubro Sanad Dalail Khoirot-Burdah</title>
		<link>https://nuponorogo.or.id/pcnu-ponorogo-apresiasi-rencana-pameran-manuskrip-tegalsari-dan-ijazah-kubro-sanad-dalail-khoirot-burdah/</link>
					<comments>https://nuponorogo.or.id/pcnu-ponorogo-apresiasi-rencana-pameran-manuskrip-tegalsari-dan-ijazah-kubro-sanad-dalail-khoirot-burdah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 31 Oct 2025 01:21:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[asparagus]]></category>
		<category><![CDATA[burdah]]></category>
		<category><![CDATA[gus]]></category>
		<category><![CDATA[ijazah kitab]]></category>
		<category><![CDATA[kiai]]></category>
		<category><![CDATA[kitab]]></category>
		<category><![CDATA[kitab kuning]]></category>
		<category><![CDATA[manuskrip]]></category>
		<category><![CDATA[nu]]></category>
		<category><![CDATA[nu ponorogo]]></category>
		<category><![CDATA[pesantren]]></category>
		<category><![CDATA[ponorogo]]></category>
		<category><![CDATA[santri]]></category>
		<category><![CDATA[tegalsari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nuponorogo.or.id/?p=7805</guid>

					<description><![CDATA[<p>NU Online Ponorogo &#8212; Ketua PCNU Ponorogo Dr. Idam... </p>
<p>The post <a href="https://nuponorogo.or.id/pcnu-ponorogo-apresiasi-rencana-pameran-manuskrip-tegalsari-dan-ijazah-kubro-sanad-dalail-khoirot-burdah/">PCNU Ponorogo Apresiasi Rencana Pameran Manuskrip Tegalsari dan Ijazah Kubro Sanad Dalail Khoirot-Burdah</a> appeared first on <a href="https://nuponorogo.or.id">NU PONOROGO</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_7806" aria-describedby="caption-attachment-7806" style="width: 1023px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="size-full wp-image-7806" src="https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2025/10/WhatsApp-Image-2025-10-31-at-05.01.52_8a1faf39.jpg" alt="" width="1023" height="1280" srcset="https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2025/10/WhatsApp-Image-2025-10-31-at-05.01.52_8a1faf39.jpg 1023w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2025/10/WhatsApp-Image-2025-10-31-at-05.01.52_8a1faf39-240x300.jpg 240w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2025/10/WhatsApp-Image-2025-10-31-at-05.01.52_8a1faf39-818x1024.jpg 818w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2025/10/WhatsApp-Image-2025-10-31-at-05.01.52_8a1faf39-768x961.jpg 768w" sizes="(max-width: 1023px) 100vw, 1023px" /><figcaption id="caption-attachment-7806" class="wp-caption-text">Flyer acara Ijazah Sanad Kitab Dalail Khoirot dan Sanad Kitab Burdah</figcaption></figure>
<p>NU Online Ponorogo &#8212; Ketua PCNU Ponorogo Dr. Idam Mustofa menyampaikan apresiasinya terhadap ASPARAGUS Ponorogo bersama Ikatan Alumni Al-Azhar Internasional (IAAI) Mataraman yang akan menyelenggarakan sebuah agenda keilmuan dan spiritual istimewa. Kegiatan itu bertajuk “Pameran Manuskrip Tegalsari dan Ijazah Kubro Sanad Dalail Khoirot – Sanad Burdah”. Dijadwalkan kegiatan akan berlangsung pada Sabtu (8/11/2025) mulai pukul 08.00 WIB di Ndalem Pendopo Tegalsari, komplek Wisata Religi Tegalsari, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo.</p>
<p>Menurut Dr Idam, warisan keilmuan Tegalsari perlu terus dirawat dan dikenalkan kepada generasi masa kini sebagai bukti kejayaan pesantren Nusantara dalam sejarah peradaban Islam.</p>
<p>“Tegalsari adalah bagian penting dari sejarah dakwah dan sanad ulama Nusantara. PCNU Ponorogo mendukung penuh kegiatan ini sebagai bentuk ikhtiar menjaga sanad ilmu dan tradisi pesantren,” ungkapnya.</p>
<p>Dr. Idam berharap, melalui kegiatan ini semakin banyak generasi muda yang mengenal kekayaan manuskrip dan tradisi sanad ulama Tegalsari serta memupuk kecintaan terhadap dzikir, shalawat, dan amaliah pesantren yang telah tumbuh berabad-abad di Ponorogo.</p>
<p>Perlu diketahui, acara ini akan menghadirkan Al-Muhaddits Prof. Dr. Muhammad Ibrohim Asymawi, Guru Besar Hadist dan Ilmu Hadist Universitas Al-Azhar Mesir sekaligus Khodim Tarekat Syadziliyah Mesir, sebagai al-mujiz atau pemberi ijazah sanad. Momen ini diharapkan menjadi ajang penyambung sanad keilmuan yang bersambung hingga Rasulullah SAW, sekaligus memperkuat keberkahan tradisi keilmuan pesantren di wilayah Mataraman, khususnya Ponorogo.</p>
<p>Dari rilis panitia yang telah tersebar di berbagai medsos, peserta akan mendapatkan berbagai fasilitas antara lain: ijazah Sanad, Kitab Dala’il Khoirot dan konsumsi. Adapun Infaq Ijazah Sanad sebesar Rp 80.000.</p>
<p>Disebut juga dalam rilis, informasi pendaftaran dapat diakses melalui kontak:<br />
📱 Fata: ‪+62 813-1149-2455‬<br />
📱 Tony: ‪+62 853-2583-9566‬</p>
<p>Kontributor: Sahabat Media LTN</p>
<p>The post <a href="https://nuponorogo.or.id/pcnu-ponorogo-apresiasi-rencana-pameran-manuskrip-tegalsari-dan-ijazah-kubro-sanad-dalail-khoirot-burdah/">PCNU Ponorogo Apresiasi Rencana Pameran Manuskrip Tegalsari dan Ijazah Kubro Sanad Dalail Khoirot-Burdah</a> appeared first on <a href="https://nuponorogo.or.id">NU PONOROGO</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nuponorogo.or.id/pcnu-ponorogo-apresiasi-rencana-pameran-manuskrip-tegalsari-dan-ijazah-kubro-sanad-dalail-khoirot-burdah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Masjid Tegalsari Dibanjiri Lautan Manusia</title>
		<link>https://nuponorogo.or.id/masjid-tegalsari-dibanjiri-lautan-manusia/</link>
					<comments>https://nuponorogo.or.id/masjid-tegalsari-dibanjiri-lautan-manusia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Jun 2022 04:40:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[makam tegalsari]]></category>
		<category><![CDATA[masjid tegalsari]]></category>
		<category><![CDATA[Mujahadah Kubro]]></category>
		<category><![CDATA[tegalsari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nuponorogo.or.id/?p=4351</guid>

					<description><![CDATA[<p>NU Online Ponorogo &#8211; Kerinduan warga nahdliyin akan adanya... </p>
<p>The post <a href="https://nuponorogo.or.id/masjid-tegalsari-dibanjiri-lautan-manusia/">Masjid Tegalsari Dibanjiri Lautan Manusia</a> appeared first on <a href="https://nuponorogo.or.id">NU PONOROGO</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_4355" aria-describedby="caption-attachment-4355" style="width: 1077px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-4355" src="https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/06/11.png" alt="" width="1077" height="591" srcset="https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/06/11.png 1077w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/06/11-300x165.png 300w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/06/11-1024x562.png 1024w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/06/11-768x421.png 768w" sizes="(max-width: 1077px) 100vw, 1077px" /><figcaption id="caption-attachment-4355" class="wp-caption-text">Mujahadah Kubro Kader NU Se-JAWA TIMUR</figcaption></figure>
<p><em><strong>NU Online Ponorogo &#8211;</strong></em> Kerinduan warga <em>nahdliyin</em> akan adanya kegiatan masal, sepertinya telah membuncah. Hal ini setidaknya bisa dilihat dari kegiatan Mujahadah Kubro 9999 Kader NU yang digelar PWNU Jatim, Minggu (19/6) malam. Tak kurang dari 20 ribu jama&#8217;ah NU dari seluruh wilayah di Jawa Timur berbondong-bondong membanjiri Masjid Tegalsari yang berada di Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo.</p>
<p>&#8220;Kita tidak tahu pasti berapa jumlahnya. Tapi kita perkirakan sekitar dua puluh satu ribu. Dari data yang dilaporkan masing-masing cabang saja tercatat sekitar tujuh belas ribu. Belum termasuk romli,&#8221; kata Dr. H. Luthfi Hadi Aminudin, Sekretaris PCNU Ponorogo.</p>
<p>Perkiraan 21 ribu memang bukan hanya sekedar klaim semata. Hal ini bisa dilihat dari penuh sesaknya setiap ruang di kawasan Tegalsari. Mulai dari lapangan parkir selatan yang digunakan sebagai panggung utama, parkir sepeda motor di sisi selatan, di dalam masjid, serambi masjid, dan sepanjang jalan menuju ke masjid. Bahkan, jamaah juga meluber sampai di jalan-jalan di luar Komplek Tegalsari.</p>
<p>Meski kegiatan mujahadah digelar pada Minggu malam, kata Luthfi, beberapa kader sudah mulai berdatangan sejak sehari sebelumnya. Kebetulan sehari sebelumnya, PWNU Jatim juga menyelenggarakan Bahtsul Masail. Kegiatan rutin yang diadakan selama 6 bulan sekali itu berlangsung selama 2 hari, Sabtu-Minggu.</p>
<p>&#8220;Luar biasa acaranya. Tepat waktu, dan sangat padat isinya. Tidak ada sambutan-sambutan,&#8221; kata Bambang Heri Irianto, kader NU dari Kota Madiun yang berada di Tegalsari sejak hari Sabtu.</p>
<p>Kegiatan dalam rangka menyongsong 100 Tahun NU itu bertajuk <em><strong>NU Membangun Sanad Jamiyah, Menyambung Sanad Keilmuan dan</strong> <strong>Perjuangan</strong></em>. Turut hadir Rais PWNU Jatim KH Anwar Mansur, Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar, Pengasuh Ponpes Al-Falah Al Kholili Bangkalan KH Abdul Adzim Kholili, Pengasuh Ponpes Tremas Pacitan KH Lukman Dimyati, Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Jombang KH Fahmi Amrullah Hadziq, serta sejumlah kyai lainnya. Juga hadir Ketua MUI Jatim Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa serta Ketua DPRD Jatim Kusnadi SH, M.Hum.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Magnet KH. Hasan Besari</strong></p>
<p>Membanjirnya jamaah dari berbagai penjuru ke Masjid Tegalsari, tak lepas dari sosok ulama besar KH. Hasan Besari yang menjadi mahaguru dari sejumlah ulama di seluruh Jawa dan Madura. KH. Hasan Besari adalah cucu dari KH. Ageng Muhammad Besari (Kuncen, Caruban) yang bernasab sampai kepada Kanjeng Nabi Muhammad saw. Makam keduanya berdampingan dengan Masjid Tegalsari.</p>
<p>&#8220;Magnet Mbah Ageng dan Mbah Hasan Besari memang luar biasa. Jama&#8217;ah sampai membludak tak terbendung,&#8221; kata Dr. H. Lutfhi Hadi Aminudin, Sekretaris PCNU Ponorogo.</p>
<p>Menurut catatan yang diterbitkan salah satu <em>dzuriyah</em> Tegalsari, Mbah Ageng dan adiknya KH. Nur Shodiq berguru di Pesantren Setono, bersebelahan dengan Kawasan Tegalsari. Pengasuhnya adalah Kyai Donopuro, keturunan Sunan Tembayat. Usai berguru, Mbah Ageng diperintah gurunya babad alas di seberang sungai, yakni di Tegalsari. Singkat cerita, dari sini pulalah kemudian lahir Pesantren Gebang Tinatar di era tahun 1700 an.</p>
<p>Pesantren Gerbang Tinatar Tegalsari banyak melahirkan tokoh atau ulama besar. Baik dari sisi <em>sanad</em> keturunan (<em>nasab</em>), ataupun <em>sanad</em> keilmuan. Di antaranya Raden Bagus Harun atau Kyai Ageng Basyariyah (Sewulan, Madiun), Pakubuwono II, Raden Bagus Burhan atau Ronggowarsito, Pangeran Diponegoro, H.O.S Tjokroaminoto, serta lainnya. Bahkan sejumlah <em>muasis</em> pesantren besar seperti Tebuireng (Jombang), Lirboyo (Kediri), Jampes ((Kediri), Ploso (Kediri), Tremas (Pacitan), juga masih tersambung ke Tegalsari.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter : Budi</strong></p>
<p><strong>Editor : Lege</strong></p>
<p>The post <a href="https://nuponorogo.or.id/masjid-tegalsari-dibanjiri-lautan-manusia/">Masjid Tegalsari Dibanjiri Lautan Manusia</a> appeared first on <a href="https://nuponorogo.or.id">NU PONOROGO</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nuponorogo.or.id/masjid-tegalsari-dibanjiri-lautan-manusia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ulama NU se-Jatim Akan Berkumpul Di Ponorogo, Ada Apa?</title>
		<link>https://nuponorogo.or.id/ulama-nu-se-jatim-akan-berkumpul-di-ponorogo-ada-apa/</link>
					<comments>https://nuponorogo.or.id/ulama-nu-se-jatim-akan-berkumpul-di-ponorogo-ada-apa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Jun 2022 06:34:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[bahtsul masail]]></category>
		<category><![CDATA[Kader NU]]></category>
		<category><![CDATA[Mujahadah Kubro]]></category>
		<category><![CDATA[pcnu ponorogo]]></category>
		<category><![CDATA[tegalsari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nuponorogo.or.id/?p=4329</guid>

					<description><![CDATA[<p>NU Ponorogo Online &#8211; Para masyayikh dan ulama NU... </p>
<p>The post <a href="https://nuponorogo.or.id/ulama-nu-se-jatim-akan-berkumpul-di-ponorogo-ada-apa/">Ulama NU se-Jatim Akan Berkumpul Di Ponorogo, Ada Apa?</a> appeared first on <a href="https://nuponorogo.or.id">NU PONOROGO</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>NU Ponorogo Online &#8211;</strong></em> Para <em>masyayikh</em> dan ulama NU dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur bakal berdatangan ke Ponorogo. Berdasarkan informasi, ada sekitar 40 <em>masyayikh</em> dari jajaran PWNU Jatim, serta 100 ulama utusan pondok pesantren se-Jatim. Diperkirakan, para masayikh dan ulama NU akan memasuki Kota Ponorogo mulai Sabtu (18/6) dini hari.<span id="more-4329"></span></p>
<p>&#8220;Informasinya, ada sebagian yang datang Jum&#8217;at tengah malam atau sekitar Sabtu dini hari. Jadi ada yang rombongan, ada yang berangkat sendiri-sendiri,&#8221; kata Wakil Sekretaris PCNU Ponorogo, Agus Khoirul Hadi, S.Pd.I.</p>
<p>Kedatangan para masayikh dan ulama NU tersebut dalam rangka memenuhi undangan untuk menghadiri perhelatan akbar yang akan diselenggarakan PWNU Jatim di Kota Reog, 18-19 Juni 2022. Perhelatan akbar bertajuk &#8216;Bahtsul Masail dan Mujahadah Kubro 9.999 Kader NU se-Jatim&#8217; tersebut akan digelar di Area Masjid Tegalsari, Kecamatan Jetis, Ponorogo.</p>
<p>Ketua PCNU Ponorogo Drs. H. Fatchul Aziz MA mengatakan, acara tersebut merupakan kegiatan rutin Lembaga Bahtsul Masail (LBM) PWNU Jatim setiap 6 bulan sekali. Kebetulan PWNU Jatim juga menginstruksikan kepada PCNU Ponorogo agar menggelar Mujahadah Kubro bagi kader-kader NU. &#8220;Ponorogo dalam kegiatan ini hanya sebagai panitia lokal saja,&#8221; kata Fatchul Aziz.</p>
<p>Melalui kegiatan ini, kata Fatchul Aziz, PCNU Ponorogo berharap mendapatkan keberkahan. Utamanya dalam hal pengembangan dakwah Islam Aswaja. &#8220;Kami berharap, para peserta <em>B</em><em>ahtsul Masail</em> maupun Mujahadah Kubro bisa mengoptimalkan kegiatan ini sebagai sarana <em>silaturrahim</em> bagi kader, sekaligus nge<em>charge</em> energi juang kepada Mbah Ageng (KH. Mohammad Besari, <strong>Red</strong>) dan Mbah Hasan (KH. Moh. Hasan Besari, <strong>Red</strong>).</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-4315 aligncenter" src="https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/06/WhatsApp-Image-2022-06-13-at-10.41.59.jpeg" alt="" width="366" height="477" srcset="https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/06/WhatsApp-Image-2022-06-13-at-10.41.59.jpeg 981w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/06/WhatsApp-Image-2022-06-13-at-10.41.59-230x300.jpeg 230w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/06/WhatsApp-Image-2022-06-13-at-10.41.59-785x1024.jpeg 785w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/06/WhatsApp-Image-2022-06-13-at-10.41.59-768x1002.jpeg 768w" sizes="auto, (max-width: 366px) 100vw, 366px" /></p>
<p>Selain <em>masyayikh</em> dan ulama, kader NU dari berbagai penjuru kabupaten/kota di Jatim juga akan ikut berdo&#8217;a bersama di Tegalsari. &#8220;Kami perkirakan, masa yang akan hadir lebih dari lima belas ribu kader,&#8221; terang Dr. H. Luthfi Hadi Aminuddin, M.Ag, Sekretaris PCNU Ponorogo.</p>
<p>Perkiraan jumlah massa yang akan hadir tersebut bukan tanpa perhitungan. Berdasarkan <em>update</em> laporan yang masuk ke sekretariat per Kamis (16/6) saja, sudah mencapai 8 ribu orang. Padahal, baru 22 PCNU yang melaporkan. Masih ada 23 PCNU yang belum melaporkan. &#8220;Itu pun belum termasuk Ponorogo,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Lebih jauh dijelaskan Luthfi, ada 2 rangkaian acara yang akan digelar. Pertama, Bahtsul Masail selama 2 hari yang akan diikuti pengurus LBM PCNU se-Jatim dan utusan dari Pondok Pesantren. Panitia sudah menyiapkan penginapan untuk peserta. Yang kedua, sekaligus puncak acara, yaitu Mujahadah Kubro yang akan diikuti kader NU se-Jatim pada Minggu tengah malam. &#8220;Untuk persiapan mujahadah ini lebih ekstra. karena pesertanya bisa lebih dari lima belas ribu,&#8221; jelasnya.</p>
<p><strong>Pemberdayaan Ekonomi Warga</strong></p>
<p>Sekretaris PCNU Ponorogo Dr. H. Luthfi Hadi Aminudin M.Ag mengatakan, perhelatan akbar ini harus bisa memberikan keberkahan bagi semuanya. Khususnya bagi warga sekitar yang diperkirakan bakal terdampak. &#8220;Kita sudah koordinasi dengan tujuh Mbah Lurah di sekitar lokasi. Mulai dari penyediaan ojek, parkir dan kegiatan ekonomi lainnya. Khusus ojek, kita sudah tetapkan tarif <em>flat</em> lima ribu sekali angkut. Biar sama-sama jalan,&#8221; terangnya.</p>
<p>Untuk mensukeskan acara, lanjutnya, PCNU Ponorogo menggerakkan seluruh lembaga dan banom di bawah naungan keluarga besar NU Ponorogo. Panitia juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Polres, Kodim dan Dinas Perhubungan. &#8220;Kita sudah siapkan Ansor dan Banser untuk memandu kedatangan para tamu. Kita tempatkan di pos-pos perbatasan. Jadi nanti satu kendaraan akan dipandu satu banser ke tempat parkir sampai ke lokasi mujahadah,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Koordinator Sekretariat Panitia, Dr. Idam Mustofa, mengimbau agar setiap kader yang akan menghadiri acara bersedia melaporkan diri ke PCNU masing-masing. Pasalnya, pendataan tersebut berkaitan dengan tanggungjawab panitia menyediakan buku <em>istighotsah</em> serta konsumsi. &#8220;Ini juga perlu untuk meminimalisir romli mengingat keterbatasan daya tampung Tegalsari,&#8221; tandas Idam.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter/Editor : Lege </strong></p>
<p>The post <a href="https://nuponorogo.or.id/ulama-nu-se-jatim-akan-berkumpul-di-ponorogo-ada-apa/">Ulama NU se-Jatim Akan Berkumpul Di Ponorogo, Ada Apa?</a> appeared first on <a href="https://nuponorogo.or.id">NU PONOROGO</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nuponorogo.or.id/ulama-nu-se-jatim-akan-berkumpul-di-ponorogo-ada-apa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warung Terapi JRA Batoro Katong Dibanjiri Pasien</title>
		<link>https://nuponorogo.or.id/warung-terapi-jra-batoro-katong-dibanjiri-pasien/</link>
					<comments>https://nuponorogo.or.id/warung-terapi-jra-batoro-katong-dibanjiri-pasien/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Sep 2021 08:23:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[ruqyah aswaja]]></category>
		<category><![CDATA[tegalsari]]></category>
		<category><![CDATA[Warung Terapi JRA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nuponorogo.or.id/?p=3357</guid>

					<description><![CDATA[<p>NU Online Ponorogo &#8211; Meski belum lama dibuka, keberadaan... </p>
<p>The post <a href="https://nuponorogo.or.id/warung-terapi-jra-batoro-katong-dibanjiri-pasien/">Warung Terapi JRA Batoro Katong Dibanjiri Pasien</a> appeared first on <a href="https://nuponorogo.or.id">NU PONOROGO</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_3358" aria-describedby="caption-attachment-3358" style="width: 430px" class="wp-caption alignright"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-3358" title="Salah satu layanan Warung Terapi JRA yang cukup banyak, diminati, yaitu gurah" src="https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2021/09/a-300x192.jpeg" alt="Salah satu layanan Warung Terapi JRA yang cukup banyak, diminati, yaitu gurah" width="430" height="275" srcset="https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2021/09/a-300x192.jpeg 300w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2021/09/a.jpeg 727w" sizes="auto, (max-width: 430px) 100vw, 430px" /><figcaption id="caption-attachment-3358" class="wp-caption-text">Salah satu layanan Warung Terapi JRA yang cukup banyak diminati, yaitu gurah</figcaption></figure>
<p><em><strong>NU Online Ponorogo &#8211;</strong></em> Meski belum lama dibuka, keberadaan Warung Terapi <a href="https://nuponorogo.or.id/?s=jra+batoro+katong">Jam&#8217;iyyah Ruqyah Aswaja (JRA) Batoro Katong</a> di <a href="https://www.laduni.id/post/read/65198/wisata-ziarah-dan-berdoa-di-makam-kyai-ageng-besari-ponorogo">Makam Tegalsari</a> sudah sangat dikenal. Buktinya Kamis (2/9) lalu, puluhan pasien harus rela antri untuk mendapatkan layanan karena keterbatasan tempat dan juga tenaga praktisi. Pasien yang datang tidak hanya dari dalam kota saja, bahkan ada juga yang dari luar kota.<span id="more-3357"></span></p>
<p>Sebagian pasien yang dari dalam kota, kebanyakan memang sengaja mendatangi Warung Terapi JRA Batoro Katong untuk berobat. Berbeda dengan pasien dari luar kota. Tujuan utama mereka adalah ziarah makam. &#8220;Tadi habis sholat di masjid mau ke parkiran, <em>tak</em> lihat <em>kok</em> ada Warung Terapi ini. Ya sudah, mampir <em>aja</em>. Soalnya perjalanan kami jauh, biar tubuh lebih <em>fit</em> dan <em>fresh</em>,&#8221; kata Abdul Rochim, pasien dari Kudus.</p>
<p>Para pasien yang datang, tujuannya beragam. Khoirul misalnya. Pasien dari Desa Mrican, Jenangan, itu minta diruqyah. Ia mengaku punggungnya terasa sangat berat, hati selalu was-was, bahkan terkadang seperti orang linglung. &#8220;Sebenarnya saya sudah lama ingin <em>ruqyah</em>. Tapi belum sempat karena harus kerja. Dan <em>alhamdulillah</em> setelah di<em>ruqyah</em>, beda rasanya. Punggung saya terasa lebih enteng,&#8221; akunya.</p>
<p>Wakil ketua JRA Batoro Katong, ustadz Cholid Abasa Rifa’i, mengatakan bahwa setiap pasien bebas memilih layanan. Mulai pijat refleksi, bekam, <em>ruqyah</em>, <em>gurah</em>, atau <em>fashdu</em>. Yang paling penting, pasien menyampaikan keluhannya. Setelah itu, akan didiagnosa oleh praktisi JRA terapi yang cocok untuk mengatasi keluhan itu. &#8220;Kita arahkan jenis terapinya. Tapi kalau pasien punya keinginan sendiri, ya monggo,&#8221; terangnya.</p>
<p>Ustadz Cholid menyinggung soal <em>ruqyah</em> yang selama ini bayak disalahpahami masyarakat. Umumnya, ruqyah selalu dikaitkan dengan gangguan jin atau makhluk halus. &#8220;Ya ini gara-gara tayangan di tivi yang mempertontonkan orang yang di<em>ruqyah</em> selalu kesurupan. Padahal tidak begitu. Penyakit batuk, pilek atau sakit kepala pun juga bisa disembuhkan dengan metode <em>ruqyah</em>,&#8221;.jelasnya.</p>
<p>Hal senada juga disampaikan praktisi JRA lainnya, Ustadz Habibullah. Katanya, untuk mengatasi masalah gangguan jin, serangan ghaib atau santet, memang menggunakan metode <em>ruqyah</em>. Hanya saja, metode ruqyah yang diterapkan JRA Batoro Katong selalu mengajak pasien untuk tetap berpikiran positif. Tidak memiliki prasangka kepada siapapun. &#8220;Meskipun itu kiriman dari orang lain, dan kita tahu, tapi tetap tidak akan kita sampaikan kepada pasien. Yang penting pasien bisa sembuh, terbebas dari gangguan,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Warung Terapi yang dikelola <a href="https://www.facebook.com/jra.jra.1865">JRA Batoro Katong</a> di Makam Tegalsari hanya membuka layanan pada malam jum&#8217;at saja. Biasanya, layanan dimulai pukul 20.00 WIB atau selepas sholat isya&#8217;. Uniknya, JRA Batoro Katong tidak memberlakukan tarif untuk layanan apapun. Hanya saja, tersedia kotak infaq yang bisa diisi pasien seikhlasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter/Editor : Lege</strong></p>
<p>The post <a href="https://nuponorogo.or.id/warung-terapi-jra-batoro-katong-dibanjiri-pasien/">Warung Terapi JRA Batoro Katong Dibanjiri Pasien</a> appeared first on <a href="https://nuponorogo.or.id">NU PONOROGO</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nuponorogo.or.id/warung-terapi-jra-batoro-katong-dibanjiri-pasien/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tanpa Publikasi, Haul Kiai Nur Shodiq Al Hafidz Berlangsung Sederhana</title>
		<link>https://nuponorogo.or.id/tanpa-publikasi-haul-kiai-nur-shodiq-al-hafidz-berlangsung-sederhana/</link>
					<comments>https://nuponorogo.or.id/tanpa-publikasi-haul-kiai-nur-shodiq-al-hafidz-berlangsung-sederhana/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Aug 2021 10:21:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[budaya]]></category>
		<category><![CDATA[haul]]></category>
		<category><![CDATA[makam tegalsari]]></category>
		<category><![CDATA[masjid tegalsari]]></category>
		<category><![CDATA[syariat islam]]></category>
		<category><![CDATA[tegalsari]]></category>
		<category><![CDATA[ziarah]]></category>
		<category><![CDATA[ziarah makam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nuponorogo.or.id/?p=3273</guid>

					<description><![CDATA[<p>NU Online Ponorogo &#8211; Keluarga Besar Kiai Nur Shodiq... </p>
<p>The post <a href="https://nuponorogo.or.id/tanpa-publikasi-haul-kiai-nur-shodiq-al-hafidz-berlangsung-sederhana/">Tanpa Publikasi, Haul Kiai Nur Shodiq Al Hafidz Berlangsung Sederhana</a> appeared first on <a href="https://nuponorogo.or.id">NU PONOROGO</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_3277" aria-describedby="caption-attachment-3277" style="width: 1280px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3277" src="https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2021/08/Suasana-doa-bersama-dan-pembacaan-manakib-di-area-makam-Tegalsari-dengan-tetap-taat-prokes.jpeg" alt="Suasana doa bersama dan pembacaan manakib di area makam Tegalsari dengan tetap taat prokes" width="1280" height="853" srcset="https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2021/08/Suasana-doa-bersama-dan-pembacaan-manakib-di-area-makam-Tegalsari-dengan-tetap-taat-prokes.jpeg 1280w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2021/08/Suasana-doa-bersama-dan-pembacaan-manakib-di-area-makam-Tegalsari-dengan-tetap-taat-prokes-300x200.jpeg 300w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2021/08/Suasana-doa-bersama-dan-pembacaan-manakib-di-area-makam-Tegalsari-dengan-tetap-taat-prokes-1024x682.jpeg 1024w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2021/08/Suasana-doa-bersama-dan-pembacaan-manakib-di-area-makam-Tegalsari-dengan-tetap-taat-prokes-768x512.jpeg 768w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /><figcaption id="caption-attachment-3277" class="wp-caption-text">Suasana doa bersama dan pembacaan manakib di area makam Tegalsari dengan tetap taat prokes</figcaption></figure>
<p><strong>NU Online Ponorogo</strong> &#8211; Keluarga Besar Kiai Nur Shodiq Al Hafidz tahun ini tetap menyelenggarakan haulnya, meski masih dalam kondisi pandemi. Acara digelar secara sederhana di Makam Kiai Nur Shodiq Tegalsari (Jetis, Ponorogo), Jum’at (20/8).</p>
<p>Sekedar untuk diketahui, Kiai Nur Shodiq adalah adik Kiai Ageng Muhammad Besari. Menurut Suparnun, salah satu dzuriyahnya,Nur Shodiq muda selalu mengikuti kakaknya itu hingga berguru kepada Kiai Donopuro di Setono. &#8220;Mereka juga bersama membuka Desa Tegalsari, lalu mendirikan Pondok Gebang Tinatar bersama,&#8221; kata pria yang kerap disapa mbah Kicuk ini.</p>
<p>Selain itu, sebut mbah Kicuk, Kiai Nur Shodiq dikenal sebagai ahli administrasi Pondok Gebang Tinatar dan sebagai guru para santri di bidang kanuragan pada zaman itu.</p>
<p>Dikatakan mbah Kicuk pula, Kiai Nur Shodiq berbeda dengan kakaknya, karena ia seorang penghafal Al Qur’an. &#8220;Maka ada gelar Al Hafidz dan menjadi sosok penting dalam babad Tegalsari dan Pondok Gebang Tinatar,” terangnya.</p>
<p>Rangkaian haul dimulai Jum&#8217;at sore, saat dilakukan penggantian kain putih atau mori di makam Kiai Nur Shodiq, juga kirim doa atau tahlil. Makam itu terletak di sebelah barat makam Kiai Ageng Muhammad Besari.</p>
<figure id="attachment_3278" aria-describedby="caption-attachment-3278" style="width: 1280px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3278" src="https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2021/08/Kirim-doa-atau-tahlil-untuk-Kiai-Nur-Shodiq-Al-Hafidz-bersamaan-penggantian-kain-putih-atau-mori-di-batu-nisan-makamnya.jpeg" alt="Kirim doa atau tahlil untuk Kiai Nur Shodiq Al Hafidz bersamaan penggantian kain putih atau mori di batu nisan makamnya" width="1280" height="853" srcset="https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2021/08/Kirim-doa-atau-tahlil-untuk-Kiai-Nur-Shodiq-Al-Hafidz-bersamaan-penggantian-kain-putih-atau-mori-di-batu-nisan-makamnya.jpeg 1280w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2021/08/Kirim-doa-atau-tahlil-untuk-Kiai-Nur-Shodiq-Al-Hafidz-bersamaan-penggantian-kain-putih-atau-mori-di-batu-nisan-makamnya-300x200.jpeg 300w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2021/08/Kirim-doa-atau-tahlil-untuk-Kiai-Nur-Shodiq-Al-Hafidz-bersamaan-penggantian-kain-putih-atau-mori-di-batu-nisan-makamnya-1024x682.jpeg 1024w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2021/08/Kirim-doa-atau-tahlil-untuk-Kiai-Nur-Shodiq-Al-Hafidz-bersamaan-penggantian-kain-putih-atau-mori-di-batu-nisan-makamnya-768x512.jpeg 768w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /><figcaption id="caption-attachment-3278" class="wp-caption-text">Kirim doa atau tahlil untuk Kiai Nur Shodiq Al Hafidz bersamaan penggantian kain putih atau mori di batu nisan makamnya</figcaption></figure>
<p>Setelah salat isya&#8217; acara haul dilanjutkan dengan dzikir dan Manaqib dipimpin KH. Imam Suyono pengasuh PP Al Barokah Mangunsuman (Siman).</p>
<p>Dalam tausiyahnya di depan Jam&#8217;ah KH Imam Suyono menjelaskan keberuntungan bagi jama&#8217;ah yang mengikuti haul malam itu. Mbah Yono, sapaan akrabnya mengaku pernah diberi tahu gurunya, bahwa di makam Tegalsari banyak bersemayam orang ampuh dan berilmu.</p>
<p>&#8220;Maka kalau ke Tegalsari (makam, Red) ziarahlah semuanya. Seperti ikut hadir di haulnya Kiai Nur Shodiq ini adalah sebuah keberuntungan dan barokah,’’ kata mbah Yono.</p>
<figure id="attachment_3279" aria-describedby="caption-attachment-3279" style="width: 1280px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3279" src="https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2021/08/Prosesi-penggantian-kain-putih-atau-mori-penutup-batu-nisan-makam-Kiai-Nur-Shodiq-Al-Hafidz.jpeg" alt="Prosesi penggantian kain putih atau mori penutup batu nisan makam Kiai Nur Shodiq Al Hafidz" width="1280" height="853" srcset="https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2021/08/Prosesi-penggantian-kain-putih-atau-mori-penutup-batu-nisan-makam-Kiai-Nur-Shodiq-Al-Hafidz.jpeg 1280w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2021/08/Prosesi-penggantian-kain-putih-atau-mori-penutup-batu-nisan-makam-Kiai-Nur-Shodiq-Al-Hafidz-300x200.jpeg 300w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2021/08/Prosesi-penggantian-kain-putih-atau-mori-penutup-batu-nisan-makam-Kiai-Nur-Shodiq-Al-Hafidz-1024x682.jpeg 1024w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2021/08/Prosesi-penggantian-kain-putih-atau-mori-penutup-batu-nisan-makam-Kiai-Nur-Shodiq-Al-Hafidz-768x512.jpeg 768w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /><figcaption id="caption-attachment-3279" class="wp-caption-text">Prosesi penggantian kain putih atau mori penutup batu nisan makam Kiai Nur Shodiq Al Hafidz</figcaption></figure>
<p>Haul Kiai Nur Shodiq ini pada tahun-tahun sebelumnya selalu dikemas meriah. Namun, menurut Khoirul Huda, Kepala Desa Tegalsari, karena situasi pandemi panitia sengaja tidak memberi informasi ke publik.</p>
<p>&#8220;Mohon maaf untuk haul kali ini berbeda karena situasi pandemi ini dan acara dibuat sederhana mungkin, semoga dengan adanya haul Kiai Nur Shodiq keadaan kembali normal,&#8221; tuturnya.</p>
<p><strong>Reporter: Fikri/Idam</strong><br />
<strong>Editor : Budi</strong></p>
<p>The post <a href="https://nuponorogo.or.id/tanpa-publikasi-haul-kiai-nur-shodiq-al-hafidz-berlangsung-sederhana/">Tanpa Publikasi, Haul Kiai Nur Shodiq Al Hafidz Berlangsung Sederhana</a> appeared first on <a href="https://nuponorogo.or.id">NU PONOROGO</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nuponorogo.or.id/tanpa-publikasi-haul-kiai-nur-shodiq-al-hafidz-berlangsung-sederhana/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
