<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tag dari teladan - NU PONOROGO</title>
	<atom:link href="https://nuponorogo.or.id/tag/teladan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nuponorogo.or.id/tag/teladan/</link>
	<description>Official Website PCNU Ponorogo</description>
	<lastBuildDate>Fri, 27 Jan 2023 04:16:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2020/09/cropped-favi-nu-ponorogo-32x32.png</url>
	<title>Tag dari teladan - NU PONOROGO</title>
	<link>https://nuponorogo.or.id/tag/teladan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kisah Teladan Rasulullah SAW Dalam Berkeluarga</title>
		<link>https://nuponorogo.or.id/kisah-teladan-rasulullah-saw-dalam-berkeluarga/</link>
					<comments>https://nuponorogo.or.id/kisah-teladan-rasulullah-saw-dalam-berkeluarga/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Feb 2023 23:05:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[adab rasululloh]]></category>
		<category><![CDATA[doa rasulullah]]></category>
		<category><![CDATA[istri rasulullah]]></category>
		<category><![CDATA[pesan rasulullah]]></category>
		<category><![CDATA[rasululloh]]></category>
		<category><![CDATA[teladan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nuponorogo.or.id/?p=5227</guid>

					<description><![CDATA[<p>Assalamualaikum warahmatullaahi wabarakatuh&#8230; Kisah Teladan Rasulullah SAW Dalam Berkeluarga... </p>
<p>The post <a href="https://nuponorogo.or.id/kisah-teladan-rasulullah-saw-dalam-berkeluarga/">Kisah Teladan Rasulullah SAW Dalam Berkeluarga</a> appeared first on <a href="https://nuponorogo.or.id">NU PONOROGO</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum warahmatullaahi wabarakatuh&#8230;</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-5296" src="https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2023/02/Kisah-Teladan-Rasulullah-SAW-Dalam-Berkeluarga.jpg" alt="Kisah Teladan Rasulullah SAW Dalam Berkeluarga" width="1920" height="1080" srcset="https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2023/02/Kisah-Teladan-Rasulullah-SAW-Dalam-Berkeluarga.jpg 1920w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2023/02/Kisah-Teladan-Rasulullah-SAW-Dalam-Berkeluarga-300x169.jpg 300w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2023/02/Kisah-Teladan-Rasulullah-SAW-Dalam-Berkeluarga-1024x576.jpg 1024w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2023/02/Kisah-Teladan-Rasulullah-SAW-Dalam-Berkeluarga-768x432.jpg 768w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2023/02/Kisah-Teladan-Rasulullah-SAW-Dalam-Berkeluarga-1536x864.jpg 1536w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2023/02/Kisah-Teladan-Rasulullah-SAW-Dalam-Berkeluarga-355x199.jpg 355w" sizes="(max-width: 1920px) 100vw, 1920px" /></p>
<h2>Kisah Teladan Rasulullah SAW Dalam Berkeluarga</h2>
<p>Bismillahirrahmanirrahim&#8230;<br />
Shollallahu&#8217;alaa Muhammad&#8230;</p>
<p>kisah Nabi Muhammad dan Khadijah. Rasulullah sangat mengagumi kebaikan istrinya itu. Pernah Aisyah cemburu kepada Rasulullah karena meskipun Khadijah sudah meninggal tetapi Rasulullah tetap mencintainya.</p>
<p>Bukti bahwa Rasulullah adalah orang yang setia karena beliau menikahi banyak perempuan bukan semata karena nafsu tetapi untuk membantu janda-janda yang suaminya meninggal karena perang.</p>
<p>Rasulullah menikahpun dengan istri istrinya lama setelah menduda akibat ditinggal oleh Khadijah yang sudah wafat. Bukti bahwa beliau sangat setia terhadap istrinya itu. Semoga istri kita bisa menjadi sosok Khadijah yang sabarnya luar biasa menemani Rasulullah dan bertemu dengan sosok seperti nabi Muhammad yang cinta dan kasihnya begitu luar biasa.<br />
Keluarga Rasulullah sebagai inspirasi kita untuk menuju bahagia dunia dan akhirat..<br />
Aaamiin</p>
<p>Selamat beraktifitas pada hari ini</p>
<p>Ya Allah&#8230; Bimbing kami keluarga kami, tuk menuju jalan ridhoMu&#8230; Amiin</p>
<blockquote><p>Al-Faqir<br />
H. Marhaban Ahmad<br />
PP ilhamul qudus<br />
Ponorogo</p></blockquote>
<p>The post <a href="https://nuponorogo.or.id/kisah-teladan-rasulullah-saw-dalam-berkeluarga/">Kisah Teladan Rasulullah SAW Dalam Berkeluarga</a> appeared first on <a href="https://nuponorogo.or.id">NU PONOROGO</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nuponorogo.or.id/kisah-teladan-rasulullah-saw-dalam-berkeluarga/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Akibat suami sering menanyakan kemana uang belanja!</title>
		<link>https://nuponorogo.or.id/akibat-suami-sering-menanyakan-kemana-uang-belanja/</link>
					<comments>https://nuponorogo.or.id/akibat-suami-sering-menanyakan-kemana-uang-belanja/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Jan 2023 22:24:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[cerita]]></category>
		<category><![CDATA[contoh yang baik]]></category>
		<category><![CDATA[kisah]]></category>
		<category><![CDATA[suami istri]]></category>
		<category><![CDATA[teladan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nuponorogo.or.id/?p=5018</guid>

					<description><![CDATA[<p>Assalamualaikum warahmatullaahi wabarakatuh&#8230; Akibat suami sering menanyakan kemana uang... </p>
<p>The post <a href="https://nuponorogo.or.id/akibat-suami-sering-menanyakan-kemana-uang-belanja/">Akibat suami sering menanyakan kemana uang belanja!</a> appeared first on <a href="https://nuponorogo.or.id">NU PONOROGO</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-5177" src="https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2023/01/Akibat-suami-sering-menanyakan-kemana-uang-belanja.jpg" alt="Akibat suami sering menanyakan kemana uang belanja" width="1920" height="1080" srcset="https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2023/01/Akibat-suami-sering-menanyakan-kemana-uang-belanja.jpg 1920w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2023/01/Akibat-suami-sering-menanyakan-kemana-uang-belanja-300x169.jpg 300w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2023/01/Akibat-suami-sering-menanyakan-kemana-uang-belanja-1024x576.jpg 1024w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2023/01/Akibat-suami-sering-menanyakan-kemana-uang-belanja-768x432.jpg 768w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2023/01/Akibat-suami-sering-menanyakan-kemana-uang-belanja-1536x864.jpg 1536w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2023/01/Akibat-suami-sering-menanyakan-kemana-uang-belanja-355x199.jpg 355w" sizes="(max-width: 1920px) 100vw, 1920px" /></p>
<p>Assalamualaikum warahmatullaahi wabarakatuh&#8230;</p>
<h2>Akibat suami sering menanyakan kemana uang belanja!</h2>
<p>Bismillahirrahmanirrahim&#8230;<br />
Shollallahu&#8217;alaa Muhammad&#8230;</p>
<p>Suatu hari, suami memberikan uang belanja kepada istri sebesar #500RB , karena istri takut suami menanyakan kembali kemana uang belanja tersebut, sang istri pun menyimpan baik² uang belanja yang diberikan kepada suaminya dan tidak menyentuh uang belanja tersebut sama sekali.</p>
<p>Karena sang anak sering melihat teman² nya membeli jajan, sang istri pun mengajak anak² nya untuk terbiasa bermain didalam rumah. Karena sang istri gag mau anaknya membeli jajan seperti temannya yang lain.</p>
<p>Setiap hari mereka hanya makan dengan nasi saja. Tidak ada lauk dan tidak ada lagi yang namanya jajan untuk si buah hati.<br />
Hal tersebut dilakukannya karena sang istri tidak mau suami menyalahkannya yang suka memboros² uang belanja.<br />
Pada suatu hari, sang suami pun pulang.</p>
<p>Dia kaget melihat seisi rumah berantakan, baju kotor dimana², lampu mati. Dan ketika sang suami mau mandi tidak ada air sama sekali. Dia pun memarahi istrinya. &#8220;Kenapa semua bisa berantakan seperti ini&#8221;?.</p>
<p>Istri pun tersenyum dan berkata &#8221; Ini uang belanja yang kamu kasi dan aku masih simpan, aku takut menggunakan nya karena kamu akan menanyakan kembali kemana uang belanja, aku belum membayar listrik, taman main anak² aku pindah kedalam rumah, agar anak² tidak meminta jajan, maklum jadi berantakan seperti ini. Nih aku kembalikan uang belanja, kali aja mau nyobain jadi aku.</p>
<p>Suami hanya terdiam.<br />
Gas harus dibeli, listrik harus dibayar, belum lagi bayar keperluan dapur, sabun cuci, sabun mandi, belum lagi keperluan anak, jajannya, susunya, pempers nya.<br />
Suami menghitung semua dalam hati. Uda kebayang bagaimana menjadi seorang istri.</p>
<p>Untuk para suami. Jgn sesekali kamu menanyakan kemana uang belanja atau kemana uang kamu berikan kepada istri. Sakit banget sang istri mendengarkan nya. Kekuatannya hilang seketika ketika mendengar kata² tersebut. Belum lagi istri harus menjawab apa. Bagaimana cara menjelaskannya. Apa perlu mencatat bon pengeluaran??</p>
<p>Nafkah istri itu wajib, dan nafkah bukan uang belanja ya pak bapak, jgn salah artikan uang belanja sbg nafkah, kebanyakan suami taunya memberi uang belanja saja ya utk belanja saja, istri terkadang hrs mutar otak utk mencukupkan uang tersebut buat kebutuhan sehari hari, syukur&#8221; kalo cukup bahkan lebihan bisa buat beli bedak dan lipstik&#8230;</p>
<p>Jgn lukai hati istrimu dgn pertanyaan kmn uang yg d kasih dihabiskan, kecuali uang yg km berikan k istri mmg buanyak yah (catet buanyak)😁</p>
<p>Selamat beraktifitas pada hari ini</p>
<p>Ya Allah&#8230; Bimbing kami, anak istri kami, keluarga kami, supaya bisa saling mensukuri dan mencintai&#8230; Amiin</p>
<blockquote><p>Al-Faqir<br />
H. Marhaban Ahmad<br />
PP ilhamul qudus<br />
Ponorogo</p></blockquote>
<p>The post <a href="https://nuponorogo.or.id/akibat-suami-sering-menanyakan-kemana-uang-belanja/">Akibat suami sering menanyakan kemana uang belanja!</a> appeared first on <a href="https://nuponorogo.or.id">NU PONOROGO</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nuponorogo.or.id/akibat-suami-sering-menanyakan-kemana-uang-belanja/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>GURU SEBAGAI MURABBI DAN MURSYIDMU</title>
		<link>https://nuponorogo.or.id/guru-sebagai-murabbi-dan-mursyidmu/</link>
					<comments>https://nuponorogo.or.id/guru-sebagai-murabbi-dan-mursyidmu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Jan 2023 22:24:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[contoh yang baik]]></category>
		<category><![CDATA[guru]]></category>
		<category><![CDATA[guru nu]]></category>
		<category><![CDATA[mursyid]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[teladan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nuponorogo.or.id/?p=5035</guid>

					<description><![CDATA[<p>Assalamualaikum warahmatullaahi wabarakatuh&#8230; 💞 GURU SEBAGAI MURABBI DAN MURSYIDMU... </p>
<p>The post <a href="https://nuponorogo.or.id/guru-sebagai-murabbi-dan-mursyidmu/">GURU SEBAGAI MURABBI DAN MURSYIDMU</a> appeared first on <a href="https://nuponorogo.or.id">NU PONOROGO</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-5187" src="https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2023/01/GURU-SEBAGAI-MURABBI-DAN-MURSYIDMU.jpg" alt="GURU SEBAGAI MURABBI DAN MURSYIDMU" width="1920" height="1080" srcset="https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2023/01/GURU-SEBAGAI-MURABBI-DAN-MURSYIDMU.jpg 1920w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2023/01/GURU-SEBAGAI-MURABBI-DAN-MURSYIDMU-300x169.jpg 300w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2023/01/GURU-SEBAGAI-MURABBI-DAN-MURSYIDMU-1024x576.jpg 1024w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2023/01/GURU-SEBAGAI-MURABBI-DAN-MURSYIDMU-768x432.jpg 768w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2023/01/GURU-SEBAGAI-MURABBI-DAN-MURSYIDMU-1536x864.jpg 1536w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2023/01/GURU-SEBAGAI-MURABBI-DAN-MURSYIDMU-355x199.jpg 355w" sizes="(max-width: 1920px) 100vw, 1920px" /></p>
<p>Assalamualaikum warahmatullaahi wabarakatuh&#8230;</p>
<h2>💞 GURU SEBAGAI MURABBI DAN MURSYIDMU 💞</h2>
<p>Bismillahirrahmanirrahim&#8230;<br />
Shollallahu&#8217;alaa Muhammad&#8230;</p>
<p>🍀Carilah guru yg bukan hanya bisa membuat kamu pintar tapi sekaligus mampu membawa hatimu (batinmu) kepada Allah, jika engkau sdh menemukan guru yg istiqomah dan sholeh tsb maka berpegang teguhlah kepadanya.</p>
<p>🍀Seberapa Kau Berakhlaq &amp; Beradab Kepada Gurumu Sebanyak Itu pula Kau akan Mendapat Alfutuh (terbukanya hati untuk sampai kepada Allah).</p>
<p>*Al Imam Ali bin Hasan al Aththas mngatakan :<br />
🍀Memperoleh ilmu, futuh &amp; cahaya (maksudnya terbukanya hijab² batinnya), adalah sesuai kadar adabmu bersama gurumu. Kadar besarnya gurumu di hatimu, maka demikian pula kadar besarnya dirimu di sisi Allah tanpa ragu &#8220;.<br />
(al Manhaj as Sawiy : 217)</p>
<p>🍀Imam Nawawi ketika hendak belajar kpd gurunya, beliau selalu bersedekah di perjalanan &amp; berdoa:<br />
&#8220;Ya Allah, tutuplah dariku kekurangan guruku, hingga mataku tdk melihat kekurangannya dan tdk seorangpun yg menyampaikan kekurangan guruku kepadaku&#8221;.<br />
(Lawaqih al Anwaar al Qudsiyyah : 155)</p>
<p>*Habib Abdullah al Haddad berkata:<br />
🍀Sesuatu yg paling berbahaya bagi seorang murid, adalah berubahnya hati gurunya kepadanya. Seandainya seluruh wali dari timur dan barat ingin memperbaiki keadaan murid itu, niscaya tidak akan mampu kecuali gurunya telah kembali ridha kepadanya&#8221;.<br />
(Adaab Suluk al Murid : 54)</p>
<p>🍀Diriwayatkan bahwa seorang murid sedang menyapu madrasah gurunya, tiba-tiba Nabi Khidir as. mendatanginya,murid itu tidak sedikitpun menoleh dan mengajak bicara nabi Khidhir. Maka nabi Khidhir berkata:<br />
&#8221; Tidakkah kau mengenalku ?.</p>
<p>Murid itu menjawab:<br />
“ya aku mengenalmu, engkau adalah Abul Abbas al Khidhir &#8220;.</p>
<p>Nabi Khidhir bertanya:<br />
&#8221; kenapa kamu tidak meminta sesuatu dariku ?&#8221;.</p>
<p>Murid itu menjawab, &#8221; Guruku sudah cukup bagiku, tidak tersisa satupun hajat kepadamu &#8220;.<br />
(Kalam al Habib Idrus al Habsyi : 78)</p>
<p>*Al Habib Abdullah al Haddad berkata:<br />
🍀Tidak sepatutnya bagi penuntut ilmu mengatakan pada gurunya, &#8221; perintahkan aku ini, berikan aku ini..!&#8221;, karena itu sama saja menuntut untuk dirinya. Tapi sebaiknya dia seperti mayat di hadapan orang yg memandikannya &#8220;.<br />
(Ghoyah al Qashd wa al Murad : 2/177)</p>
<p>*Para ulama ahli hikmah mengatakan :<br />
🍀Barangsiapa yang mengatakan &#8221; kenapa ?&#8221; Kepada gurunya, maka dia tidak akan bahagia selamanya &#8220;.<br />
(Al Fataawa al Hadiitsiyyah : 56)</p>
<p>Para ulama hakikat mengatakan:<br />
🍀70% ilmu itu diperoleh sebab kuatnya hubungan ( batin, adab dan baik sangka ) antara murid dengan gurunya &#8220;.</p>
<p>Semoga kita semua termasuk murid yang baik dan mendapat berkah manfaat dari guru kita semoga kita selalu di akui syaikhina sebagai murid dunia akhirat.<br />
آمين اللهم آمين🤲🤲</p>
<p style="text-align: right;">اللهم صل وسلم على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد🥰</p>
<p>Selamat beraktifitas pada hari ini</p>
<p>Ya Allah&#8230; Bimbing kami tuk menuju jalan ridhoMu&#8230; Amin</p>
<blockquote><p>Al-Faqir<br />
H. Marhaban Ahmad<br />
PP ilhamul qudus<br />
Ponorogo</p></blockquote>
<p>The post <a href="https://nuponorogo.or.id/guru-sebagai-murabbi-dan-mursyidmu/">GURU SEBAGAI MURABBI DAN MURSYIDMU</a> appeared first on <a href="https://nuponorogo.or.id">NU PONOROGO</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nuponorogo.or.id/guru-sebagai-murabbi-dan-mursyidmu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>WASIAT KH. ARWANI AMIN KUDUS</title>
		<link>https://nuponorogo.or.id/wasiat-kh-arwani-amin-kudus/</link>
					<comments>https://nuponorogo.or.id/wasiat-kh-arwani-amin-kudus/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Dec 2022 11:51:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[adab]]></category>
		<category><![CDATA[adab dan akhlak]]></category>
		<category><![CDATA[adab terhadap teman]]></category>
		<category><![CDATA[akhlak]]></category>
		<category><![CDATA[akhlak baik]]></category>
		<category><![CDATA[akhlakul karimah]]></category>
		<category><![CDATA[teladan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nuponorogo.or.id/?p=5054</guid>

					<description><![CDATA[<p>Assalamualaikum warahmatullaahi wabarakatuh&#8230; اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ ْعَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ... </p>
<p>The post <a href="https://nuponorogo.or.id/wasiat-kh-arwani-amin-kudus/">WASIAT KH. ARWANI AMIN KUDUS</a> appeared first on <a href="https://nuponorogo.or.id">NU PONOROGO</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_5127" aria-describedby="caption-attachment-5127" style="width: 1920px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-5127" src="https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/12/WASIAT-KH.-ARWANI-AMIN-KUDUS.jpg" alt="WASIAT KH. ARWANI AMIN KUDUS" width="1920" height="1080" srcset="https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/12/WASIAT-KH.-ARWANI-AMIN-KUDUS.jpg 1920w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/12/WASIAT-KH.-ARWANI-AMIN-KUDUS-300x169.jpg 300w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/12/WASIAT-KH.-ARWANI-AMIN-KUDUS-1024x576.jpg 1024w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/12/WASIAT-KH.-ARWANI-AMIN-KUDUS-768x432.jpg 768w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/12/WASIAT-KH.-ARWANI-AMIN-KUDUS-1536x864.jpg 1536w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/12/WASIAT-KH.-ARWANI-AMIN-KUDUS-355x199.jpg 355w" sizes="auto, (max-width: 1920px) 100vw, 1920px" /><figcaption id="caption-attachment-5127" class="wp-caption-text">WASIAT KH. ARWANI AMIN KUDUS</figcaption></figure>
<p>Assalamualaikum warahmatullaahi wabarakatuh&#8230;</p>
<p style="text-align: right;">اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ ْعَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى الِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ  ‎</p>
<h2>WASIAT KH. ARWANI AMIN KUDUS</h2>
<p>Bismillahirrahmanirrahim&#8230;</p>
<p>1. Dadi wong sing iso syukur (Jadi orang harus bisa bersyukur).<br />
2. Nek ngaji jo dipekso sing penting usaha (Kalau belajar jangan terlalu dipaksakan, yang penting berusaha).<br />
3. Jo ngejar cepet, ngejaro lanyah (Jangan mengejar cepatnya, tapi kejarlah penguasaan).<br />
4. Eleng, cobone wong dewe-dewe (Ingat, cobaan seseorang itu beda-beda ).<br />
5. Saben dino dungakno kyaimu (Setiap hari doakanlah guru/ kyaimu).<br />
6. Jo cepet sambat kabeh nengkene cobo (Jangan mudah mengeluh, semua mengalami cobaan).<br />
7. Maqamku diziyarahi (Makamku ziarahilah).<br />
8. Jo kakean guyon (Jangan kebanyakan bergurau).<br />
9. Nek ibadah sing istiqomah (Kalau beribadah istiqamahlah).<br />
10. Sholate sing ati-ati (Shalatnya yang hati-hati)<br />
11. Nek hajat sing ati-ati (Kalau berhajat yang hati-hati).<br />
12. Sing eman karo wong tuwo (Yang murah hati terhadap orangtua).<br />
13. Jo podo sembrono (Jangan mudah tergesa-gesa).<br />
14. Sopo gelem obah bakal mamah (Siapa yang mau bergerak jangan takut tidak makan). .<br />
15. Aku wekas karo sliramu: wiwit mongso iki sliramu saben-saben deres supoyo tartil. Mergo senejan mung setitik nanging tartil iku luwih utama lan manfaat tinimbang olih akeh nanging ora tartil. (Aku berpesan kepadamu: mulai sekarang setiap kali kamu deres supaya tartil. Karena meskipun dapat sedikit tapi tartil itu lebih utama dan bermanfaat daripada dapat banyak tapi tidak tartil). .<br />
16. Mulo wiwit saiki dibiasaaken sing tartil senejan mung olih sa’juz rong juz sedino. Pengendikane sohabat Abdulloh bin Abbas mengkene “La ‘an aqro-a sûrotan urottilihâ ahabbu ilayya min an Aqraal qurâna kullahû” (Makanya mulai dari sekarang dibiasakan yang tartil walau hanya dapat satu atau dua juz sehari. Kata sahabat Abdullah bin Abbas begini: “Jika aku membaca satu surat dengan tartil adalah lebih aku sukai daripada membaca keseluruhan al-Quran.”)<br />
17. Selain itu hal yang sudah nyata, jika terbiasa deres tartil sewaktu-waktu ingin deres cepat tentu bisa. Tapi sebaliknya jika terbiasa deres cepat bahayanya jika disuruh deres tartil tentu tidak bisa jalan. Makanya kamu hati-hati kalau deres. Cukup sekian wasiatku.</p>
<p style="text-align: right;">اللهم صلِ على سيدنا محمد وعلى آل سيدنا محمد</p>
<p>Selamat beraktifitas pada hari ini</p>
<p>Ya Allah&#8230; Bimbing kami tuk menuju jalan ridhoMu berkahi hidup kami matikan kami dengan Husnul khatimah&#8230; Amin</p>
<blockquote><p>Al-Faqir<br />
H. Marhaban Ahmad<br />
PP ilhamul qudus<br />
Ponorogo</p></blockquote>
<p>The post <a href="https://nuponorogo.or.id/wasiat-kh-arwani-amin-kudus/">WASIAT KH. ARWANI AMIN KUDUS</a> appeared first on <a href="https://nuponorogo.or.id">NU PONOROGO</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nuponorogo.or.id/wasiat-kh-arwani-amin-kudus/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cerita Pembelajaran Hidup</title>
		<link>https://nuponorogo.or.id/cerita-pembelajaran-hidup/</link>
					<comments>https://nuponorogo.or.id/cerita-pembelajaran-hidup/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Dec 2022 00:25:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[adab dan akhlak]]></category>
		<category><![CDATA[akhlak]]></category>
		<category><![CDATA[akhlak baik]]></category>
		<category><![CDATA[akhlakul karimah]]></category>
		<category><![CDATA[ibadah]]></category>
		<category><![CDATA[ibadah amaliyah]]></category>
		<category><![CDATA[ibadah mahdhah]]></category>
		<category><![CDATA[ibadah muamalah]]></category>
		<category><![CDATA[teladan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nuponorogo.or.id/?p=5037</guid>

					<description><![CDATA[<p>Assalamualaikum warahmatullaahi wabarakatuh&#8230; Cerita Pembelajaran Hidup Bismillahirrahmanirrahim&#8230; Shollallahu&#8217;alaa Muhammad&#8230;... </p>
<p>The post <a href="https://nuponorogo.or.id/cerita-pembelajaran-hidup/">Cerita Pembelajaran Hidup</a> appeared first on <a href="https://nuponorogo.or.id">NU PONOROGO</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_5143" aria-describedby="caption-attachment-5143" style="width: 1920px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-5143" src="https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/12/Cerita-Pembelajaran-Hidup.jpg" alt="Cerita Pembelajaran Hidup" width="1920" height="1080" srcset="https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/12/Cerita-Pembelajaran-Hidup.jpg 1920w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/12/Cerita-Pembelajaran-Hidup-300x169.jpg 300w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/12/Cerita-Pembelajaran-Hidup-1024x576.jpg 1024w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/12/Cerita-Pembelajaran-Hidup-768x432.jpg 768w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/12/Cerita-Pembelajaran-Hidup-1536x864.jpg 1536w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/12/Cerita-Pembelajaran-Hidup-355x199.jpg 355w" sizes="auto, (max-width: 1920px) 100vw, 1920px" /><figcaption id="caption-attachment-5143" class="wp-caption-text">Cerita Pembelajaran Hidup</figcaption></figure>
<p>Assalamualaikum warahmatullaahi wabarakatuh&#8230;</p>
<h2>Cerita Pembelajaran Hidup</h2>
<p>Bismillahirrahmanirrahim&#8230;<br />
Shollallahu&#8217;alaa Muhammad&#8230;</p>
<p>Ucapan Baginda Nabi Muhamad Saw tentang Cinta :</p>
<p>Wahai Khodijah awalnya aku adalah seorang faqir tetapi Allah telah menjadikanku berkecukupan (kaya) dengan adanya dirimu.</p>
<p>Bagitu pula hubungan pada Tuhan, hamba yang begitu sangat kaya, yakni hamba yang mencintai Tuhannya. Dan itulah kenikmatan yang hakiki.</p>
<p>Tidak semua kekayaan itu diukur dari banyaknya harta, tapi apa pun yang dimiliki dan dilandasi cinta, akan menjadi kekayaan dan harta yang paling berharga.</p>
<p>Selamat beraktifitas pada hari ini</p>
<p>Ya Allah&#8230; Jadikan kami orang yang pandai mensyukuri atas semua karuniaMu&#8230; Amiin</p>
<blockquote><p>Al-Faqir<br />
H. Marhaban Ahmad<br />
PP ilhamul qudus<br />
Ponorogo</p></blockquote>
<p>The post <a href="https://nuponorogo.or.id/cerita-pembelajaran-hidup/">Cerita Pembelajaran Hidup</a> appeared first on <a href="https://nuponorogo.or.id">NU PONOROGO</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nuponorogo.or.id/cerita-pembelajaran-hidup/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cerita Pembelajaran Hidup</title>
		<link>https://nuponorogo.or.id/cerita-pembelajaran-hidup-2/</link>
					<comments>https://nuponorogo.or.id/cerita-pembelajaran-hidup-2/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Dec 2022 00:25:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[akhlak]]></category>
		<category><![CDATA[akhlak baik]]></category>
		<category><![CDATA[akhlakul karimah]]></category>
		<category><![CDATA[kisah]]></category>
		<category><![CDATA[teladan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nuponorogo.or.id/?p=5055</guid>

					<description><![CDATA[<p>Assalamualaikum warahmatullaahi wabarakatuh&#8230; Cerita Pembelajaran Hidup Bismillahirrahmanirrahim&#8230; Shollallahu&#8217;alaa Muhammad&#8230;... </p>
<p>The post <a href="https://nuponorogo.or.id/cerita-pembelajaran-hidup-2/">Cerita Pembelajaran Hidup</a> appeared first on <a href="https://nuponorogo.or.id">NU PONOROGO</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_5147" aria-describedby="caption-attachment-5147" style="width: 1920px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-5147" src="https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/12/Cerita-Pembelajaran-Hidup-1.jpg" alt="Cerita Pembelajaran Hidup" width="1920" height="1080" srcset="https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/12/Cerita-Pembelajaran-Hidup-1.jpg 1920w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/12/Cerita-Pembelajaran-Hidup-1-300x169.jpg 300w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/12/Cerita-Pembelajaran-Hidup-1-1024x576.jpg 1024w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/12/Cerita-Pembelajaran-Hidup-1-768x432.jpg 768w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/12/Cerita-Pembelajaran-Hidup-1-1536x864.jpg 1536w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/12/Cerita-Pembelajaran-Hidup-1-355x199.jpg 355w" sizes="auto, (max-width: 1920px) 100vw, 1920px" /><figcaption id="caption-attachment-5147" class="wp-caption-text">Cerita Pembelajaran Hidup</figcaption></figure>
<p>Assalamualaikum warahmatullaahi wabarakatuh&#8230;</p>
<h2>Cerita Pembelajaran Hidup</h2>
<p>Bismillahirrahmanirrahim&#8230;<br />
Shollallahu&#8217;alaa Muhammad&#8230;</p>
<p>Kisah Orang Saleh yang Sempat Berhenti Mengamalkan Shalawat Nabi :</p>
<p>Pada suatu zaman terdapat seorang yang cukup saleh. Ia melazimkan bacaan shalawat nabi setiap harinya. Ia sendiri kerap bertemu Rasulullah SAW dlm mimpinya.</p>
<p>Ia diperlakukan dengan hangat oleh Rasulullah SAW pada setiap perjumpaan.</p>
<p>Tetapi suasana perjumpaannya pada malam kali ini berbeda. Ketika tertidur, ia bermimpi melihat Rasulullah SAW. Tidak seperti biasanya, Rasulullah bersikap dingin. Rasulullah SAW tidak menoleh kepadanya dan tidak menyapanya.</p>
<p>Wahai Rasulullah, apakah yang mulia sedang murka terhadapku?” ia bertanya dengan masygul.</p>
<p>“Tidak,” jawab Rasulullah SAW.</p>
<p>“Lalu mengapa yang mulia tidak sudi memandangku?”</p>
<p>&#8220;Karena aku tidak mengenalimu,” kata Rasulullah SAW.</p>
<p>Bagaimana bisa yang mulia tidak mengenaliku? Padahal, aku adalah salah seorang dari umat Anda yang mulia.</p>
<p>Sementara, ulama yang menjadi ahli waris yang mulia meriwayatkan bahwa yang mulia lebih mengenal umat yang mulia sendiri dibanding pengenalan ibu terhadap anaknya.”</p>
<p>&#8220;Mereka itu benar. Hanya saja kau tidak mengingatku melalui shalawat. Sementara daya pengenalanku terhadap umatku bergantung pada kekuatan mereka membaca shalawat,”kata Rasulullah SAW.</p>
<p>Ia pun terbangun. Hatinya begitu sedih. Tetapi ia menyadari bahwa sudah sekian bulan ia tidak membaca shalawat. Ia kemudian bertekad dalam hatinya untuk membaca shalawat nabi sebanyak 100 kali setiap hari. Ia pun kemudian membuktikan tekadnya dengan baik.</p>
<p>Pada suatu malam kemudian ia berjumpa dengan Rasulullah SAW dalam mimpinya. Ia disapa dengan hangat oleh Rasulullah.</p>
<p>“Sekarang aku mengenalimu dan aku memberikan syafaatku untukmu,” kata Rasulullah SAW dengan perhatian.</p>
<p>Tanggapan Rasulullah SAW begitu hangat karena orang saleh tersebut dengan amalan shalawatnya menunjukkan diri sebagai pecinta Rasulullah SAW.</p>
<p>Kitab Mukasyafatul Qulub Al-Muqarribu ila Hadhrati ‘Allamil Ghuyub fi Ilmit Tashawwuf karya Imam Al-Ghazali halaman 30.</p>
<p>Selamat beraktifitas pada hari ini</p>
<p>Ya Allah&#8230; Mudahkan lesan ini tuk selalu bisa berdzikir kepada Mu dan bersholawat kepada RasulMu&#8230; Amin</p>
<blockquote><p>Al-Faqir<br />
H. Marhaban Ahmad<br />
PP ilhamul qudus<br />
Ponorogo</p></blockquote>
<p>The post <a href="https://nuponorogo.or.id/cerita-pembelajaran-hidup-2/">Cerita Pembelajaran Hidup</a> appeared first on <a href="https://nuponorogo.or.id">NU PONOROGO</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nuponorogo.or.id/cerita-pembelajaran-hidup-2/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Belajar Keteladanan, Kebajikan dan Kebijaksanaan dari Filosofi Elang dan Burung Gagak</title>
		<link>https://nuponorogo.or.id/belajar-keteladanan-kebajikan-dan-kebijaksanaan-dari-filosofi-elang-dan-burung-gagak/</link>
					<comments>https://nuponorogo.or.id/belajar-keteladanan-kebajikan-dan-kebijaksanaan-dari-filosofi-elang-dan-burung-gagak/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Dec 2022 01:55:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[adab dan akhlak]]></category>
		<category><![CDATA[akhlak]]></category>
		<category><![CDATA[akhlak baik]]></category>
		<category><![CDATA[akhlakul karimah]]></category>
		<category><![CDATA[kebaikan]]></category>
		<category><![CDATA[teladan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nuponorogo.or.id/?p=5075</guid>

					<description><![CDATA[<p>Assalamualaikum warahmatullaahi wabarakatuh&#8230; Belajar Keteladanan, Kebajikan dan Kebijaksanaan dari... </p>
<p>The post <a href="https://nuponorogo.or.id/belajar-keteladanan-kebajikan-dan-kebijaksanaan-dari-filosofi-elang-dan-burung-gagak/">Belajar Keteladanan, Kebajikan dan Kebijaksanaan dari Filosofi Elang dan Burung Gagak</a> appeared first on <a href="https://nuponorogo.or.id">NU PONOROGO</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_5106" aria-describedby="caption-attachment-5106" style="width: 1920px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-5106" src="https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/12/Belajar-Keteladanan-Kebajikan-dan-Kebijaksanaan-dari-Filosofi-Elang-dan-Burung-Gagak.jpg" alt="Belajar Keteladanan, Kebajikan dan Kebijaksanaan dari Filosofi Elang dan Burung Gagak" width="1920" height="1080" srcset="https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/12/Belajar-Keteladanan-Kebajikan-dan-Kebijaksanaan-dari-Filosofi-Elang-dan-Burung-Gagak.jpg 1920w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/12/Belajar-Keteladanan-Kebajikan-dan-Kebijaksanaan-dari-Filosofi-Elang-dan-Burung-Gagak-300x169.jpg 300w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/12/Belajar-Keteladanan-Kebajikan-dan-Kebijaksanaan-dari-Filosofi-Elang-dan-Burung-Gagak-1024x576.jpg 1024w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/12/Belajar-Keteladanan-Kebajikan-dan-Kebijaksanaan-dari-Filosofi-Elang-dan-Burung-Gagak-768x432.jpg 768w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/12/Belajar-Keteladanan-Kebajikan-dan-Kebijaksanaan-dari-Filosofi-Elang-dan-Burung-Gagak-1536x864.jpg 1536w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/12/Belajar-Keteladanan-Kebajikan-dan-Kebijaksanaan-dari-Filosofi-Elang-dan-Burung-Gagak-355x199.jpg 355w" sizes="auto, (max-width: 1920px) 100vw, 1920px" /><figcaption id="caption-attachment-5106" class="wp-caption-text">Belajar Keteladanan, Kebajikan dan Kebijaksanaan dari Filosofi Elang dan Burung Gagak</figcaption></figure>
<p><strong>Assalamualaikum warahmatullaahi wabarakatuh&#8230;</strong></p>
<h2><strong>Belajar Keteladanan, Kebajikan dan Kebijaksanaan dari Filosofi Elang dan Burung Gagak&#8230;</strong></h2>
<p>Bismillahirrahmanirrahim&#8230;</p>
<p>Shollallahu&#8217;alaa Muhammad&#8230;</p>
<p>Satu-satunya burung yang berani mematuk seekor Elang adalah burung Gagak. Burung ini bisa duduk dipunggung Elang dan mematuk lehernya.</p>
<p>Namun, tahukah kita, Elang tidak pernah merespon, juga tak mau bertarung dengan burung gagak. Ternyata, Elang tidak mau menghabiskan waktu dan energi hanya untuk menanggapi burung gagak.</p>
<p>Cukup bagi Elang untuk membuka sayapnya dan mulai terbang lebih tinggi dilangit.</p>
<p>Semakin tinggi penerbangan, maka semakin sulit bagi gagak untuk bernafas dan akhirnya gagak jatuh karena kekurangan oksigen&#8230;</p>
<p>Begitu juga dengan kehidupan ini, tidak semua pertempuran perlu ditanggapi.</p>
<p>Berhentilah membuang waktu untuk menanggapi semua argumen, kritik, cibiran, dan fitnah. Fokus saja mengembangkan kualitas diri, tingkatkan standar yang dimiliki, dengan sendirinya mereka akan jatuh&#8230;!</p>
<p>Berhentilah membuang waktu dengan &#8216;Gagak&#8217;..</p>
<p>Selamat beraktifitas pada hari ini</p>
<p>Ya Allah&#8230; Sibukkan kami di setiap waktu untuk selalu memujiMu&#8230; Ya Allah, hilangkan iri dengki di hati kami&#8230; Amin</p>
<blockquote><p>Al-Faqir<br />
H. Marhaban Ahmad<br />
PP ilhamul qudus<br />
Ponorogo</p></blockquote>
<p>The post <a href="https://nuponorogo.or.id/belajar-keteladanan-kebajikan-dan-kebijaksanaan-dari-filosofi-elang-dan-burung-gagak/">Belajar Keteladanan, Kebajikan dan Kebijaksanaan dari Filosofi Elang dan Burung Gagak</a> appeared first on <a href="https://nuponorogo.or.id">NU PONOROGO</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nuponorogo.or.id/belajar-keteladanan-kebajikan-dan-kebijaksanaan-dari-filosofi-elang-dan-burung-gagak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>𝐊𝐈𝐒𝐀𝐇 𝐓𝐄𝐋𝐀𝐃𝐀𝐍 𝐍𝐀𝐁𝐈 𝐌𝐔𝐇𝐀𝐌𝐌𝐀𝐃</title>
		<link>https://nuponorogo.or.id/%f0%9d%90%8a%f0%9d%90%88%f0%9d%90%92%f0%9d%90%80%f0%9d%90%87-%f0%9d%90%93%f0%9d%90%84%f0%9d%90%8b%f0%9d%90%80%f0%9d%90%83%f0%9d%90%80%f0%9d%90%8d-%f0%9d%90%8d%f0%9d%90%80%f0%9d%90%81%f0%9d%90%88/</link>
					<comments>https://nuponorogo.or.id/%f0%9d%90%8a%f0%9d%90%88%f0%9d%90%92%f0%9d%90%80%f0%9d%90%87-%f0%9d%90%93%f0%9d%90%84%f0%9d%90%8b%f0%9d%90%80%f0%9d%90%83%f0%9d%90%80%f0%9d%90%8d-%f0%9d%90%8d%f0%9d%90%80%f0%9d%90%81%f0%9d%90%88/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Dec 2022 01:55:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[doa rasulullah]]></category>
		<category><![CDATA[pesan rasulullah]]></category>
		<category><![CDATA[rasululloh]]></category>
		<category><![CDATA[sunnah rasul]]></category>
		<category><![CDATA[teladan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nuponorogo.or.id/?p=5073</guid>

					<description><![CDATA[<p>Assalamualaikum warahmatullaahi wabarakatuh&#8230; 𝐊𝐈𝐒𝐀𝐇 𝐓𝐄𝐋𝐀𝐃𝐀𝐍 𝐍𝐀𝐁𝐈 𝐌𝐔𝐇𝐀𝐌𝐌𝐀𝐃 Bismillahirrahmanirrahim&#8230; Shollallahu&#8217;alaa... </p>
<p>The post <a href="https://nuponorogo.or.id/%f0%9d%90%8a%f0%9d%90%88%f0%9d%90%92%f0%9d%90%80%f0%9d%90%87-%f0%9d%90%93%f0%9d%90%84%f0%9d%90%8b%f0%9d%90%80%f0%9d%90%83%f0%9d%90%80%f0%9d%90%8d-%f0%9d%90%8d%f0%9d%90%80%f0%9d%90%81%f0%9d%90%88/">𝐊𝐈𝐒𝐀𝐇 𝐓𝐄𝐋𝐀𝐃𝐀𝐍 𝐍𝐀𝐁𝐈 𝐌𝐔𝐇𝐀𝐌𝐌𝐀𝐃</a> appeared first on <a href="https://nuponorogo.or.id">NU PONOROGO</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_5108" aria-describedby="caption-attachment-5108" style="width: 1920px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-5108" src="https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/12/𝐊𝐈𝐒𝐀𝐇-𝐓𝐄𝐋𝐀𝐃𝐀𝐍-𝐍𝐀𝐁𝐈-𝐌𝐔𝐇𝐀𝐌𝐌𝐀𝐃.jpg" alt="𝐊𝐈𝐒𝐀𝐇 𝐓𝐄𝐋𝐀𝐃𝐀𝐍 𝐍𝐀𝐁𝐈 𝐌𝐔𝐇𝐀𝐌𝐌𝐀𝐃" width="1920" height="1080" srcset="https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/12/𝐊𝐈𝐒𝐀𝐇-𝐓𝐄𝐋𝐀𝐃𝐀𝐍-𝐍𝐀𝐁𝐈-𝐌𝐔𝐇𝐀𝐌𝐌𝐀𝐃.jpg 1920w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/12/𝐊𝐈𝐒𝐀𝐇-𝐓𝐄𝐋𝐀𝐃𝐀𝐍-𝐍𝐀𝐁𝐈-𝐌𝐔𝐇𝐀𝐌𝐌𝐀𝐃-300x169.jpg 300w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/12/𝐊𝐈𝐒𝐀𝐇-𝐓𝐄𝐋𝐀𝐃𝐀𝐍-𝐍𝐀𝐁𝐈-𝐌𝐔𝐇𝐀𝐌𝐌𝐀𝐃-1024x576.jpg 1024w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/12/𝐊𝐈𝐒𝐀𝐇-𝐓𝐄𝐋𝐀𝐃𝐀𝐍-𝐍𝐀𝐁𝐈-𝐌𝐔𝐇𝐀𝐌𝐌𝐀𝐃-768x432.jpg 768w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/12/𝐊𝐈𝐒𝐀𝐇-𝐓𝐄𝐋𝐀𝐃𝐀𝐍-𝐍𝐀𝐁𝐈-𝐌𝐔𝐇𝐀𝐌𝐌𝐀𝐃-1536x864.jpg 1536w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/12/𝐊𝐈𝐒𝐀𝐇-𝐓𝐄𝐋𝐀𝐃𝐀𝐍-𝐍𝐀𝐁𝐈-𝐌𝐔𝐇𝐀𝐌𝐌𝐀𝐃-355x199.jpg 355w" sizes="auto, (max-width: 1920px) 100vw, 1920px" /><figcaption id="caption-attachment-5108" class="wp-caption-text">𝐊𝐈𝐒𝐀𝐇 𝐓𝐄𝐋𝐀𝐃𝐀𝐍 𝐍𝐀𝐁𝐈 𝐌𝐔𝐇𝐀𝐌𝐌𝐀𝐃</figcaption></figure>
<p>Assalamualaikum warahmatullaahi wabarakatuh&#8230;</p>
<h2>𝐊𝐈𝐒𝐀𝐇 𝐓𝐄𝐋𝐀𝐃𝐀𝐍 𝐍𝐀𝐁𝐈 𝐌𝐔𝐇𝐀𝐌𝐌𝐀𝐃</h2>
<p>Bismillahirrahmanirrahim&#8230;</p>
<p>Shollallahu&#8217;alaa Muhammad&#8230;</p>
<p>Rasulullah ﷺ‎ dan sedekah yang bernilai.</p>
<p>Suatu ketika ada seorang pengemis dari kalangan Anshar datang meminta-minta kepada Rasulullah ﷺ.</p>
<p>Lalu beliau bertanya kepada pengemis tersebut, &#8220;Apakah kamu mempunyai sesuatu di rumahmu?&#8221;</p>
<p>Pengemis itu menjawab, &#8220;Tentu, saya mempunyai pakaian yang biasa dipakai sehari-hari dan sebuah cangkir.&#8221;</p>
<p>Rasulullah ﷺ‎ lalu berkata, &#8220;Ambil dan serahkan ke saya!&#8221;</p>
<p>Pengemis itupun pulang mengambil satu-satunya cangkir miliknya dan kembali lagi pada Rasulullah ﷺ.</p>
<p>Rasulullah ﷺ kemudian menawarkan cangkir itu kepada para sahabat, &#8220;Adakah di antara kalian yang ingin membeli ini?&#8221;</p>
<p>Seorang sahabat menyahut, &#8220;Saya beli dengan satu dirham.&#8221;</p>
<p>Rasulullah ﷺ menawarkannya kembali, &#8220;Adakah di antara kalian yang ingin membayar lebih?&#8221;</p>
<p>Lalu ada seorang sahabat yang sanggup membelinya dengan harga dua dirham.</p>
<p>Rasulullah ﷺ memberikan dua dirham itu kepada si pengemis lalu menyuruhnya menggunakan uang itu untuk membeli makanan untuk keluarganya dan sisa uangnya digunakan untuk membeli kapak.</p>
<p>Rasullulah ﷺ‎ berkata, &#8220;Carilah kayu sebanyak mungkin dan juallah, selama dua minggu ini aku tidak ingin melihatmu.&#8221; Sambil melepas kepergiannya Rasulullah ﷺ‎ pun memberinya uang untuk ongkos.</p>
<p>Dua minggu kemudian pengemis itu datang kembali menghadap Rasulullah ﷺ sambil membawa uang sepuluh dirham hasil dari penjualan kayu.</p>
<p>Kemudian Rasulullah ﷺ menyuruhnya untuk membeli pakaian dan makanan untuk keluarganya seraya bersada, &#8220;Hal ini lebih baik bagi kamu, karena meminta-meminta hanya akan membuat noda di wajahmu di akhirat nanti. Tidak layak bagi seseorang meminta-minta kecuali dalam tiga hal, fakir miskin yang benar-benar tidak mempunyai sesuatu, utang yang tidak bisa terbayar, dan penyakit yang membuat sesorang tidak bisa berusaha. (HR Abu Daud)</p>
<p><strong>والله اعلم</strong></p>
<p>Selamat beraktifitas pada hari ini..</p>
<p>Ya Allah&#8230; Mudahkan urusan kami, lancarkan Rizqi kami, berkahi hidup kami, matikan kami dengan Husnul khatimah&#8230; Amin</p>
<blockquote><p>Al-Faqir<br />
H. Marhaban Ahmad<br />
PP ilhamul qudus<br />
Ponorogo</p></blockquote>
<p>The post <a href="https://nuponorogo.or.id/%f0%9d%90%8a%f0%9d%90%88%f0%9d%90%92%f0%9d%90%80%f0%9d%90%87-%f0%9d%90%93%f0%9d%90%84%f0%9d%90%8b%f0%9d%90%80%f0%9d%90%83%f0%9d%90%80%f0%9d%90%8d-%f0%9d%90%8d%f0%9d%90%80%f0%9d%90%81%f0%9d%90%88/">𝐊𝐈𝐒𝐀𝐇 𝐓𝐄𝐋𝐀𝐃𝐀𝐍 𝐍𝐀𝐁𝐈 𝐌𝐔𝐇𝐀𝐌𝐌𝐀𝐃</a> appeared first on <a href="https://nuponorogo.or.id">NU PONOROGO</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nuponorogo.or.id/%f0%9d%90%8a%f0%9d%90%88%f0%9d%90%92%f0%9d%90%80%f0%9d%90%87-%f0%9d%90%93%f0%9d%90%84%f0%9d%90%8b%f0%9d%90%80%f0%9d%90%83%f0%9d%90%80%f0%9d%90%8d-%f0%9d%90%8d%f0%9d%90%80%f0%9d%90%81%f0%9d%90%88/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Posisi Duduk Nabi Ketika Makan</title>
		<link>https://nuponorogo.or.id/posisi-duduk-nabi-ketika-makan/</link>
					<comments>https://nuponorogo.or.id/posisi-duduk-nabi-ketika-makan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Dec 2022 01:55:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[adab]]></category>
		<category><![CDATA[adab makan]]></category>
		<category><![CDATA[adab nabi]]></category>
		<category><![CDATA[adab rasululloh]]></category>
		<category><![CDATA[cara makan]]></category>
		<category><![CDATA[teladan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nuponorogo.or.id/?p=5058</guid>

					<description><![CDATA[<p>Assalamualaikum warahmatullaahi wabarakatuh&#8230; Posisi Duduk Nabi Ketika Makan Bismillahirrahmanirrahim&#8230;... </p>
<p>The post <a href="https://nuponorogo.or.id/posisi-duduk-nabi-ketika-makan/">Posisi Duduk Nabi Ketika Makan</a> appeared first on <a href="https://nuponorogo.or.id">NU PONOROGO</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_5118" aria-describedby="caption-attachment-5118" style="width: 1920px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-5118" src="https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/12/Posisi-Duduk-Nabi-Ketika-Makan.jpg" alt="Posisi Duduk Nabi Ketika Makan" width="1920" height="1080" srcset="https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/12/Posisi-Duduk-Nabi-Ketika-Makan.jpg 1920w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/12/Posisi-Duduk-Nabi-Ketika-Makan-300x169.jpg 300w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/12/Posisi-Duduk-Nabi-Ketika-Makan-1024x576.jpg 1024w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/12/Posisi-Duduk-Nabi-Ketika-Makan-768x432.jpg 768w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/12/Posisi-Duduk-Nabi-Ketika-Makan-1536x864.jpg 1536w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/12/Posisi-Duduk-Nabi-Ketika-Makan-355x199.jpg 355w" sizes="auto, (max-width: 1920px) 100vw, 1920px" /><figcaption id="caption-attachment-5118" class="wp-caption-text">Posisi Duduk Nabi Ketika Makan</figcaption></figure>
<p>Assalamualaikum warahmatullaahi wabarakatuh&#8230;</p>
<h2>Posisi Duduk Nabi Ketika Makan</h2>
<p>Bismillahirrahmanirrahim&#8230;<br />
Shollallahu&#8217;alaa Muhammad&#8230;</p>
<p>Imam Bukhari meriwayatkan sebuah hadits dari Abu Juhaifah radhiyallahu’anhu, beliau berkata, Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda,</p>
<p style="text-align: right;">لَا آكُلُ مُتَّكِئًا</p>
<p>“Aku tidak makan sambil duduk itka’.” Imam Nawawi berkata,</p>
<p style="text-align: right;">لَا آكُل أَكْل مَنْ يُرِيد الِاسْتِكْثَار مِنْ الطَّعَام وَيَقْعُد لَهُ مُتَمَكِّنًا, بَلْ أَقْعُد مُسْتَوْفِزًا, وَآكُل قَلِيلًا</p>
<p>“Makna hadits di atas, ‘Aku tidaklah makan makanan seperti orang yang ingin banyak makan lalu dia mengambil posisi duduk yang nyaman. Namun aku duduk seperti orang yang akan bangkit serta makan sedikit.” (Syarh Muslim). Salah satu penjelasan cara duduk Nabi Shallahu&#8217;alaihi wa salam ketika makan adalah duduk di atas kaki kiri dan kaki kanan ditegakan.<br />
.<br />
Ternyata para ahli kesehatan juga mengakui cara ini adalah cara terbaik untuk menjaga pecahnya usus buntu. Karena:<br />
.<br />
Apendiks (usus buntu) terletak di sebelah kanan perut (Belly). Usus ini adalah gelembung tambahan yang biasanya tertutup tetapi kadangkala makanan yang masuk ke dalamnya menjadi keras dan terlalu banyak dan boleh menyebabkan pecah serta bisa menyebabkan kematian.<br />
Maasyaa Allah atas hikmah dibalik sunnah nabi.</p>
<p>Selamat beraktifitas pada hari ini</p>
<p>Ya Allah&#8230; Beri kami kekuatan lahir dan batin tuk selalu bisa mengikuti Sunnah Sunnah RasulullahM &#8230; Amiin</p>
<blockquote><p>Al-Faqir<br />
H. Marhaban Ahmad<br />
PP ilhamul qudus<br />
Ponorogo</p></blockquote>
<p>The post <a href="https://nuponorogo.or.id/posisi-duduk-nabi-ketika-makan/">Posisi Duduk Nabi Ketika Makan</a> appeared first on <a href="https://nuponorogo.or.id">NU PONOROGO</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nuponorogo.or.id/posisi-duduk-nabi-ketika-makan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>TANYA SUAMI KEPADA BELAHAN JIWANYA (ISTRI TERCINTA)</title>
		<link>https://nuponorogo.or.id/tanya-suami-kepada-belahan-jiwanya-istri-tercinta/</link>
					<comments>https://nuponorogo.or.id/tanya-suami-kepada-belahan-jiwanya-istri-tercinta/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Dec 2022 01:55:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[adab]]></category>
		<category><![CDATA[adab dan akhlak]]></category>
		<category><![CDATA[akhlak]]></category>
		<category><![CDATA[akhlak baik]]></category>
		<category><![CDATA[contoh yang baik]]></category>
		<category><![CDATA[suami istri]]></category>
		<category><![CDATA[teladan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nuponorogo.or.id/?p=5074</guid>

					<description><![CDATA[<p>Assalamualaikum warahmatullaahi wabarakatuh&#8230; TANYA SUAMI KEPADA BELAHAN JIWANYA (ISTRI... </p>
<p>The post <a href="https://nuponorogo.or.id/tanya-suami-kepada-belahan-jiwanya-istri-tercinta/">TANYA SUAMI KEPADA BELAHAN JIWANYA (ISTRI TERCINTA)</a> appeared first on <a href="https://nuponorogo.or.id">NU PONOROGO</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_5125" aria-describedby="caption-attachment-5125" style="width: 1920px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-5125" src="https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/12/TANYA-SUAMI-KEPADA-BELAHAN-JIWANYA-ISTRI-TERCINTA.jpg" alt="TANYA SUAMI KEPADA BELAHAN JIWANYA (ISTRI TERCINTA)" width="1920" height="1080" srcset="https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/12/TANYA-SUAMI-KEPADA-BELAHAN-JIWANYA-ISTRI-TERCINTA.jpg 1920w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/12/TANYA-SUAMI-KEPADA-BELAHAN-JIWANYA-ISTRI-TERCINTA-300x169.jpg 300w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/12/TANYA-SUAMI-KEPADA-BELAHAN-JIWANYA-ISTRI-TERCINTA-1024x576.jpg 1024w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/12/TANYA-SUAMI-KEPADA-BELAHAN-JIWANYA-ISTRI-TERCINTA-768x432.jpg 768w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/12/TANYA-SUAMI-KEPADA-BELAHAN-JIWANYA-ISTRI-TERCINTA-1536x864.jpg 1536w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/12/TANYA-SUAMI-KEPADA-BELAHAN-JIWANYA-ISTRI-TERCINTA-355x199.jpg 355w" sizes="auto, (max-width: 1920px) 100vw, 1920px" /><figcaption id="caption-attachment-5125" class="wp-caption-text">TANYA SUAMI KEPADA BELAHAN JIWANYA (ISTRI TERCINTA)</figcaption></figure>
<p>Assalamualaikum warahmatullaahi wabarakatuh&#8230;</p>
<h2>TANYA SUAMI KEPADA BELAHAN JIWANYA (ISTRI TERCINTA)</h2>
<p>Bismillahirrahmanirrahim&#8230;.<br />
Shollallahu&#8217;alaa Muhammad&#8230;</p>
<p>&#8221; Sudah shalat ashar Dek ? &#8221;<br />
&#8221; belum &#8221; jawab istrinya pendek.<br />
Suami bertanya lagi : &#8221; kok belum shalat , mengapa ?&#8221;<br />
ketus istrinya menjawab : &#8221; aku baru saja pulang, capek sekali dan aku tadi ketiduran &#8221;<br />
suaminya menimpali : &#8220;baiklah bangun dan shalatlah ashar dan maghrib sekaligus, sebentar lagi sudah mau masuk waktu isya &#8221;</p>
<p>Pada keesokan harinya suami pergi untuk menunaikan tugas ke luar kota dari kantornya seperti biasa seharusnya si suami menelpon istrinya bila telah tiba dengan selamat di tempat tugasnya .</p>
<p>Si istri menunggu berjam2 telepon dari suaminya namun si suami tak juga menghubunginya pemberitahuan dengan SMS atau WA singkat pun tidak ada di notifikasi.istripun mulai cemas, ini bukan kebiasaan suaminya ia berpraduga bermacam macam dan amat khawatir dengan keselamatan sang suami berkali2 ia mencoba menghubungi HP suaminya terhubung tapi tidak diangkat .</p>
<p>Setelah beberapa jam akhirnya si suami mengangkat HP nya<br />
terbata2 si istri bertanya : &#8221; suamiku apakah engkau tlah tiba dengan selamat ? &#8221;<br />
&#8221; Ya, alhamdulillah &#8221; jawab suami pendek &#8221;<br />
kapan sampainya ? &#8221; si istri bertanya lagi<br />
cuek si suami menjawab ; &#8221; saya sampai kira kira 4 jam yang lalu &#8221;<br />
dengan nada marah si istri berkata lagi :<br />
&#8220;4 jam yang lalu dan tidak menghubungi aku ?<br />
masih dengan nada malas si suami menjawab : &#8221; aku merasa capek sekali dan aku ketiduran sebentar &#8221;<br />
si istri menimpali : &#8221; berapa menit sih kalau harus menelponku ? cuma sebentar masa ngak bisa ? apa nggak kedengaran bunyi HP mu waktu tadi aku menghubungi berkali2 ?<br />
&#8220;ya aku dengar &#8221; jawab suami<br />
dengan suara sedih si istri berkata ;<br />
&#8221; kok gitu sih apa sudah nggak sayang padaku lagi ?<br />
si suami menimpali : &#8221; aku amat sayang padamu tapi kemarin mengapa engkau tidak menyahuti seruan adzan Ashar dan bersegera shalat, bukankah shalat itu hanya Sebentar, bagaimana nanti kalau aku ditanya Allah SWT, tentang perbuatanmu itu apakah engkau sudah tidak sayang padaku ? Bukankah bila engkau lalai dan berbuat dosa, aku sebagai suamimu ikut menanggung dosanya ? Lantas bagaimana aku mempertanggung jawabkan kedudukanku sebagai imam keluarga kepada Allah SWT kelak ?&#8221;<br />
di ujung HP sambil terisak si istri berkata : &#8220;Engkau benar suamiku aku mohon maaf aku berjanji untuk tidak mengulanginya lagi &#8221;</p>
<p>sejak saat itu si istri tidak pernah lagi mengakhirkan shalat bila telah tiba waktunya<br />
Sungguh orang yang benar benar mencintaimu adalah orang mendorongmu ke depan untuk berjalan bersama di jalannya ALLAH ia akan terus menyokongmu agar engkau tidak berpaling ataupun mundur ke belakang<br />
Ingat setiap detik menuju menit hingga berganti bulan adalah waktu yang menggerus umur manusia menuju ajal.</p>
<p>&#8220;Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat2 yang kasar, dan keras, yang tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.&#8221;</p>
<p>Selamat beraktifitas pada hari ini</p>
<p>Ya Allah&#8230; Lindungi kami dari perbuatan keji dan mungkar, selamatkan kami dari api nerakaMu&#8230; Amin</p>
<blockquote><p>Al-Faqir<br />
H. Marhaban Ahmad<br />
PP ilhamul qudus<br />
Ponorogo</p></blockquote>
<p>The post <a href="https://nuponorogo.or.id/tanya-suami-kepada-belahan-jiwanya-istri-tercinta/">TANYA SUAMI KEPADA BELAHAN JIWANYA (ISTRI TERCINTA)</a> appeared first on <a href="https://nuponorogo.or.id">NU PONOROGO</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nuponorogo.or.id/tanya-suami-kepada-belahan-jiwanya-istri-tercinta/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
