<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tag dari karya seni - NU PONOROGO</title>
	<atom:link href="https://nuponorogo.or.id/tag/karya-seni/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nuponorogo.or.id/tag/karya-seni/</link>
	<description>Official Website PCNU Ponorogo</description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 Oct 2020 13:57:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2020/09/cropped-favi-nu-ponorogo-32x32.png</url>
	<title>Tag dari karya seni - NU PONOROGO</title>
	<link>https://nuponorogo.or.id/tag/karya-seni/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Telusuri Jati Diri Seni Ponorogo, Lesbumi Gelar Ngaji Panaragan</title>
		<link>https://nuponorogo.or.id/telusuri-jati-diri-seni-ponorogo-lesbumi-gelar-ngaji-panaragan/</link>
					<comments>https://nuponorogo.or.id/telusuri-jati-diri-seni-ponorogo-lesbumi-gelar-ngaji-panaragan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Oct 2020 13:57:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[budaya]]></category>
		<category><![CDATA[karya seni]]></category>
		<category><![CDATA[lesbumi]]></category>
		<category><![CDATA[seni]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nuponorogo.or.id/?p=925</guid>

					<description><![CDATA[<p>NUonline Ponorogo- Momen peringatan hari santri mendorong Lesbumi PCNU... </p>
<p>The post <a href="https://nuponorogo.or.id/telusuri-jati-diri-seni-ponorogo-lesbumi-gelar-ngaji-panaragan/">Telusuri Jati Diri Seni Ponorogo, Lesbumi Gelar Ngaji Panaragan</a> appeared first on <a href="https://nuponorogo.or.id">NU PONOROGO</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_928" aria-describedby="caption-attachment-928" style="width: 1280px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-928" src="https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2020/10/Tari-Sufi-menjadi-sajian-pembuka-acara-Ngaji-Panaragan-Lesbumi-NU-Ponorogo.jpeg" alt="Tari Sufi menjadi sajian pembuka acara Ngaji Panaragan Lesbumi NU Ponorogo" width="1280" height="960" srcset="https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2020/10/Tari-Sufi-menjadi-sajian-pembuka-acara-Ngaji-Panaragan-Lesbumi-NU-Ponorogo.jpeg 1280w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2020/10/Tari-Sufi-menjadi-sajian-pembuka-acara-Ngaji-Panaragan-Lesbumi-NU-Ponorogo-300x225.jpeg 300w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2020/10/Tari-Sufi-menjadi-sajian-pembuka-acara-Ngaji-Panaragan-Lesbumi-NU-Ponorogo-1024x768.jpeg 1024w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2020/10/Tari-Sufi-menjadi-sajian-pembuka-acara-Ngaji-Panaragan-Lesbumi-NU-Ponorogo-768x576.jpeg 768w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /><figcaption id="caption-attachment-928" class="wp-caption-text">Tari Sufi menjadi sajian pembuka acara Ngaji Panaragan Lesbumi NU Ponorogo</figcaption></figure>
<p>NUonline Ponorogo- Momen peringatan hari santri mendorong Lesbumi PCNU Ponorogo untuk mengangkat tema sejarah Ponorogo sebagai tema diskusi. Tema yang diangkat cukup menantang, “Sapa dlondonge Wong Ponorogo?” Gelaran ini dilaksanakan, Senin (26/10) pukl 20.00 WIB di aula PCNU Ponorogo.</p>
<p>Sebelum acara dimulai, para peserta undangan diskusi yang hanya dibatasi 50 orang itu disuguhi penampilan tarian sufi. Sejenak para peserta undangn yang berasal dari jajaran Syuriah dan Tanfidziyah PCNU, fungsionaris Lesbumi dan perwakilan Banom NU tampak larut dalam kesyahduan suasana.</p>
<p>Setelah acara dibuka, Ketua Lesbumi PCNU Ponorogo Sauji atau yang lebih akrab dipanggil Kang Jenggo tampil memberikan sambutan. Kang Jenggo lebih banyak melaporkan aktifitas Lesbumi selama ini. Ia menyatakan, Lesbumi dalam sebulan terakhir aktif menelusuri situs masjid yang berdiri sebelum era 90-an, diskusi dan pelestarian budaya lokal.</p>
<p>“Meskipun masih dalam masa pandemi, kami dalam tiga bulan ini terus aktif menelusuri situs masjid yamg berdiri di sebelum tahun 1900. Juga giat di pelestarian cagar budaya dan secara berkala mengadakan diskusi bertajuk jagongan budaya,” ucap Kang Jenggo.</p>
<p>Namun, sebutnya lebih lanjut, mulai pandemi covid-19 melanda Indonesia kegiatan kesenian yang dikelolanya terpaksa harus dihentikan sementara.</p>
<p>“Karena pandemi, sanggar seni, musik, wayang kontemporer belum kita mulai,” imbuh Dia.</p>
<p>Pada sesi diskusi, Lesbumi PCNU Ponorogo menghadirkan narasumber Muslim Rahmat dari Bidang Pendidikan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Ponorogo dan Yuda dari Dinas Budaya, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga.</p>
<figure id="attachment_927" aria-describedby="caption-attachment-927" style="width: 1280px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-927" src="https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2020/10/Tumpengan-ala-jagong-budaya-Lesbumi-pada-acara-Ngaji-Panaragan.jpeg" alt="Tumpengan ala jagong budaya Lesbumi pada acara Ngaji Panaragan" width="1280" height="960" srcset="https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2020/10/Tumpengan-ala-jagong-budaya-Lesbumi-pada-acara-Ngaji-Panaragan.jpeg 1280w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2020/10/Tumpengan-ala-jagong-budaya-Lesbumi-pada-acara-Ngaji-Panaragan-300x225.jpeg 300w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2020/10/Tumpengan-ala-jagong-budaya-Lesbumi-pada-acara-Ngaji-Panaragan-1024x768.jpeg 1024w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2020/10/Tumpengan-ala-jagong-budaya-Lesbumi-pada-acara-Ngaji-Panaragan-768x576.jpeg 768w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /><figcaption id="caption-attachment-927" class="wp-caption-text">Tumpengan ala jagong budaya Lesbumi pada acara Ngaji Panaragan</figcaption></figure>
<p>Pemaparan Muslim Rahmat lebih banyak menjelaskan upaya pelestarian seni tradisi dan budaya Ponorogo yang di laksanakan oleh Dinas Pendidikan sesuai dengan peraturan yang ditetapkan. Ia mencontohkan, pada usia PAUD dan TK diadakan pengenalan seni tradisi Ponorogo dengan cara bermain dan gembira.</p>
<p>“Sebab usia mereka adalah usia anak yang masih banyak bermain. Tari-tarian tradisional banyak di kenalkan pada usia ini,” ucapnya berdalih.</p>
<p>Muslim menambahkan, pengenalan seni dan budaya untuk anak SD bisa di jalankan melalui kegiatan ekstrakurikuler. Bahkan, sebutnya, kini di SD sudah ada pengenalan dan pembinaan reyog anak.</p>
<p>“Ini salah satu upaya pelestarian reyog. Reyog anak sebetulnya mau difestivalkan pada tahun 2020 ini tapi masih terkendala adanya pandemi covid 19,” ujarnya.</p>
<p>Setelah Muslim tampil, Yuda mengingatkan semua yang hadir bahwa kesenian khas Ponorogo sangat banyak. Ia menyebut, selain memiliki reyog yang telah diakui dunia, masih ada beberapa kesenian lain. Seperti seni gong gumbeng, seni Kongkil dan sebagainya.</p>
<p>“Reyog kini telah menjadi kebanggan tersendiri. Reyog merupakan warisan non benda dari para leluhur kita. Maka saat ini kita masih berupaya Reyog mendapat pengakuan Unesco, sebagai warisan nenek moyang atau Leluhur non benda. Dan kini masih pada tahap pengkajian para ahli,” papar Yuda.</p>
<figure id="attachment_926" aria-describedby="caption-attachment-926" style="width: 1280px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-926" src="https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2020/10/Antusias-peserta-Ngaji-Panaragan-terlihat-begitu-semangat.jpeg" alt="Antusias peserta Ngaji Panaragan terlihat begitu semangat" width="1280" height="960" srcset="https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2020/10/Antusias-peserta-Ngaji-Panaragan-terlihat-begitu-semangat.jpeg 1280w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2020/10/Antusias-peserta-Ngaji-Panaragan-terlihat-begitu-semangat-300x225.jpeg 300w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2020/10/Antusias-peserta-Ngaji-Panaragan-terlihat-begitu-semangat-1024x768.jpeg 1024w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2020/10/Antusias-peserta-Ngaji-Panaragan-terlihat-begitu-semangat-768x576.jpeg 768w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /><figcaption id="caption-attachment-926" class="wp-caption-text">Antusias peserta Ngaji Panaragan terlihat begitu semangat</figcaption></figure>
<p>Sesi tanya jawab seakan menjadi ajang curahan kegelisahan para seniman dan budayawan di Ponorogo termasuk Lesbumi. Lesbumi mempertanyakan nasib kaderisasi seniman reyog. Kang Jenggo saat diberi kesempatan berbicara menyampaikan harapannya tehadap perkembangan reyog.</p>
<p>“Jangan sampai reyog Ponorogo yang lahir di Ponorogo ini, akan terkubur di Ponorogo. Maka pelestarian reyog pada usia sejak kecil harus dilaksanakan,”</p>
<p>Menjawab keluhan para budayawan, pihak Dinas Budaya, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga menyatakan, apabila pandemi ini telah selesai di Ponorogo akan kita gelar tiga even festival. Yaitu, Reyog anak pada Event Hari Anak, Reyog mini untuk Remaja usia SMP akan di gelar pada Hari Jadi Ponorogo dan Reyog Nasional akan digelar pada Peringatan Grebeg Suro.</p>
<p>Di akhir diskusi, Kang Jenggo yang juga sebagai moderator menyimpulkan dengan menjawab pertanyaan, “Sapa Dlondonge Wong Ponorogo?” Jawabannya adalah mereka yang peduli terhadap seni, tradisi dan budaya Ponorogo.</p>
<p>“Mereka yang memiliki ide, gagasan, mengupayakan menjalankan pelestarian seni tradisi dan budaya Ponorogo,” pungkas Kang Jenggo.( dam)</p>
<p>Reporter: Idam<br />
Editor : budi</p>
<p>The post <a href="https://nuponorogo.or.id/telusuri-jati-diri-seni-ponorogo-lesbumi-gelar-ngaji-panaragan/">Telusuri Jati Diri Seni Ponorogo, Lesbumi Gelar Ngaji Panaragan</a> appeared first on <a href="https://nuponorogo.or.id">NU PONOROGO</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nuponorogo.or.id/telusuri-jati-diri-seni-ponorogo-lesbumi-gelar-ngaji-panaragan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Fingerpaint, Unggulan MI Ma&#8217;arif 1 Babadan</title>
		<link>https://nuponorogo.or.id/fingerpaint-unggulan-mi-maarif-1-babadan/</link>
					<comments>https://nuponorogo.or.id/fingerpaint-unggulan-mi-maarif-1-babadan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Oct 2020 22:29:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[ansor]]></category>
		<category><![CDATA[gp ansor]]></category>
		<category><![CDATA[karya seni]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nuponorogo.or.id/?p=682</guid>

					<description><![CDATA[<p>NUonline Ponorogo &#8211; Wakil Ketua Kaderisasi Pimpinan Anak Cabang... </p>
<p>The post <a href="https://nuponorogo.or.id/fingerpaint-unggulan-mi-maarif-1-babadan/">Fingerpaint, Unggulan MI Ma&#8217;arif 1 Babadan</a> appeared first on <a href="https://nuponorogo.or.id">NU PONOROGO</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_683" aria-describedby="caption-attachment-683" style="width: 1080px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-683" src="https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2020/10/Marsonowakil-ketua-kaderisasi-PAC-GP-Ansor-Jenangan.jpeg" alt="Marsono,wakil ketua kaderisasi PAC GP Ansor Jenangan Menunjukkan Hasil Karya Fingerpaint" width="1080" height="1080" srcset="https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2020/10/Marsonowakil-ketua-kaderisasi-PAC-GP-Ansor-Jenangan.jpeg 1080w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2020/10/Marsonowakil-ketua-kaderisasi-PAC-GP-Ansor-Jenangan-300x300.jpeg 300w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2020/10/Marsonowakil-ketua-kaderisasi-PAC-GP-Ansor-Jenangan-1024x1024.jpeg 1024w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2020/10/Marsonowakil-ketua-kaderisasi-PAC-GP-Ansor-Jenangan-150x150.jpeg 150w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2020/10/Marsonowakil-ketua-kaderisasi-PAC-GP-Ansor-Jenangan-768x768.jpeg 768w" sizes="auto, (max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /><figcaption id="caption-attachment-683" class="wp-caption-text">Marsono,wakil ketua kaderisasi PAC GP Ansor Jenangan</figcaption></figure>
<p><strong>NUonline Ponorogo </strong>&#8211; Wakil Ketua Kaderisasi Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Kecamatan, Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Marsono seolah tak henti untuk berkhidmat kepada masyarakat. Kali ini, dibidang pendidikan Marsono bekerjasama dengan MS KINDS cetuskan fingerpaint di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ma&#8217;arif 1 Babadan (MIMASBA) Ponorogo dengan progam berbasis alam, pesantren, informasi teknologi (IT) dan Inklusi. Dalam hal ini karya seni lukis fingerpaint menjadi salah satu unggulan di MIMASABA.</p>
<p>Marsono Nahkoda MIMASBA mengatakan MI besutan para sahabat dan dirinya itu adalah terobosan baru ditengah tantangan pendidikan yang mulai sangat dinamis dan komplek. Sehingga program pendidikan pun harus dipadukan agar tidak kehilangan tujuan utama dari LP Ma&#8217;arif.</p>
<p>&#8220;MI MA&#8217;ARIF 1 BABADAN atau yang sering di sebut MIMASBA adalah madrasah ibtidaiyah baru, hal ini adalah jawaban atas tantangan dunia pendidikan yang makin komplek dan tututan orang tua yang anaknya sudah memiliki skill dan kemerdekaan dalam belajar sesuai bakat dan minat anak,&#8221; kata Marsono, Senin (13/10/2020).</p>
<figure id="attachment_687" aria-describedby="caption-attachment-687" style="width: 1040px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-687" src="https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2020/10/MIMASBA-Menunjukkan-Hasil-Karya-Fingerpaint.jpeg" alt="MIMASBA Menunjukkan Hasil Karya Fingerpaint" width="1040" height="588" srcset="https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2020/10/MIMASBA-Menunjukkan-Hasil-Karya-Fingerpaint.jpeg 1040w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2020/10/MIMASBA-Menunjukkan-Hasil-Karya-Fingerpaint-300x170.jpeg 300w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2020/10/MIMASBA-Menunjukkan-Hasil-Karya-Fingerpaint-1024x579.jpeg 1024w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2020/10/MIMASBA-Menunjukkan-Hasil-Karya-Fingerpaint-768x434.jpeg 768w" sizes="auto, (max-width: 1040px) 100vw, 1040px" /><figcaption id="caption-attachment-687" class="wp-caption-text">MIMASBA Menunjukkan Hasil Karya Fingerpaint</figcaption></figure>
<p>Uson sapaan akrab ketua Kelompok Dasa Wisma ( Pokdarwis ) Sri Sentono, Desa Plalangan, Kecamatan Jenangan yang sukses bersama timnya angkat Wage dan pasar Minggon, mengungkap MIMASBA menawarkan sekolah berbasis alam,berbasis pesantren, berbasis IT dan berbasis Inklusi. Dengan maksud berbasis alam tentunya mengajar peserta didik untuk menjadi pribadi yang mencinta alamnya, agar turut menjaga dan melestarikan nya.</p>
<p>&#8220;Ada pembelajaran PLH mas , sehingga anak di ajak berkreasi,salah satunya pembelajaran Fingerpaint yang kita lakukan,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Uson menyampaikan, tujuan dari program ini adalah agar siswa dibebaskan dalam berkreasi apa pun itu, apa yang ingin di tuangkan dalam lukisan sebebas-bebasnya.</p>
<p>&#8220;Selama ini anak terkekang dengan pembelajaran daring, sehingga anak perlu media untuk menuangkan segala unek-uneknya,&#8221; paparnya.</p>
<p>Uson menambahkan tercapainya program tersebut pihaknya berkerja sama dengan tim alhi / psikolog dari MS KINDS yaitu lembaga non formal yang memang mendampingi tumbuh kembang anak.</p>
<p>&#8220;Sehingga apapun kegiatan santri akan terarah dan tentu dalam sebuah kegiatan santri malah terbebani dengan beban yang memang tidak perlu,&#8221; pungkasnya. ( dam)</p>
<p>Reporter : Idam<br />
Editor. : Budi</p>
<p>The post <a href="https://nuponorogo.or.id/fingerpaint-unggulan-mi-maarif-1-babadan/">Fingerpaint, Unggulan MI Ma&#8217;arif 1 Babadan</a> appeared first on <a href="https://nuponorogo.or.id">NU PONOROGO</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nuponorogo.or.id/fingerpaint-unggulan-mi-maarif-1-babadan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>FGD Lintas Elemen Menjajaki Optimalisasi Layanan Pendidikan Inklusi di Mimasba</title>
		<link>https://nuponorogo.or.id/fgd-lintas-elemen-menjajaki-optimalisasi-layanan-pendidikan-inklusi-di-mimasba/</link>
					<comments>https://nuponorogo.or.id/fgd-lintas-elemen-menjajaki-optimalisasi-layanan-pendidikan-inklusi-di-mimasba/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Oct 2020 10:02:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[karya seni]]></category>
		<category><![CDATA[lp maarif]]></category>
		<category><![CDATA[maarif ponorogo]]></category>
		<category><![CDATA[seni]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nuponorogo.or.id/?p=492</guid>

					<description><![CDATA[<p>Madrasah Ibtidaiyah Maarif 1 Babadan (Mimasba) pada Juli 2020... </p>
<p>The post <a href="https://nuponorogo.or.id/fgd-lintas-elemen-menjajaki-optimalisasi-layanan-pendidikan-inklusi-di-mimasba/">FGD Lintas Elemen Menjajaki Optimalisasi Layanan Pendidikan Inklusi di Mimasba</a> appeared first on <a href="https://nuponorogo.or.id">NU PONOROGO</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_493" aria-describedby="caption-attachment-493" style="width: 1040px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-493 size-full" src="https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2020/10/FGD-Lintas-Elemen-Menjajaki-Optimalisasi-Layanan-Pendidikan-Inklusi-di-Mimasba.jpeg" alt="Kreativitas Anak2 Inklusi MIMASBA" width="1040" height="588" srcset="https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2020/10/FGD-Lintas-Elemen-Menjajaki-Optimalisasi-Layanan-Pendidikan-Inklusi-di-Mimasba.jpeg 1040w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2020/10/FGD-Lintas-Elemen-Menjajaki-Optimalisasi-Layanan-Pendidikan-Inklusi-di-Mimasba-300x170.jpeg 300w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2020/10/FGD-Lintas-Elemen-Menjajaki-Optimalisasi-Layanan-Pendidikan-Inklusi-di-Mimasba-1024x579.jpeg 1024w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2020/10/FGD-Lintas-Elemen-Menjajaki-Optimalisasi-Layanan-Pendidikan-Inklusi-di-Mimasba-768x434.jpeg 768w" sizes="auto, (max-width: 1040px) 100vw, 1040px" /><figcaption id="caption-attachment-493" class="wp-caption-text">Kreativitas Anak-Anak Inklusi MIMASBA</figcaption></figure>
<p>Madrasah Ibtidaiyah Maarif 1 Babadan (Mimasba) pada Juli 2020 baru mulai menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran. Sebagai lembaga pendidikan baru, banyak pilihan model pendidikan yang ingin diterapkan, mulai madrasah berbasis alam, berbasis pesantren, dan berbasijs informasi teknologi. Pilihan-pilihan ini mengarah pada upaya menemukan diferensiasi layanan pendidikan. Tentu pilihan-pilihan ini tidak lepas dari peneguhan nilai-nilai Islam dalam pendidikan sebagaimana yang diinginkan para pendirinya.</p>
<p>Sampai pada akhirnya, Ramadhan tahun ini seakan menjadi tonggak penemuan diferensiasi pendidikan Mimasba. Secara tidak sengaja Sholihin, salah satu anggota Komite Madrasah bertemu dengan seorang praktisi inklusi bernama Kayyis Mahmudi Yasri. Sudah sekian lama pria yang biasa dipanggil Kayyis ini membuka terapi anak berkebutuhan khusus (ABK) dengan pendekatan pendidikan inklusi. Singkat cerita, mereka sepakat untuk menjadikan ABK binaan Kayyis sebagai peserta didik Mimasba dengan layanan khusus inklusi.</p>
<p>“Tahun ini ada 3 ABK, dan insyaallah tahun depan sudah ada gambaran sekitar 8 ABK yang akan bersekolah di Mimasba,” ujar Marsono S.Pd Kepala Mimasba.</p>
<p>Pemberian layanan pendidikan inklusi ini pada awalnya dilaksanakan tanpa ikatan kerjasama yang terstruktur.</p>
<p>“Pihak madrasah menaruh kepercayaan penuh kepada timnya Kayyis untuk membina ABK yang tercatat sebagai peserta didik Mimisba, sementara pihak Mimasba cukup memantaunya,” kata Sholihin anggota Komite Madrasah.</p>
<p>Namun, akhirnya berbagai elemen memerlukan duduk bersama untuk memperjelas konsep layanan pendidikan inklusi di Mimasba. Komite Madrasah menjadi inisiator FGD antar elemen untuk membahas pematangan konsep layanan pendidikan inklusi di Mimasba. Kegiatan ini telah berlangsung pada Sabtu (26/9) di kantor Mimasba. Hadir pada FGD tersebut Komite Madrasah, Kepala Madrasah, Tim Penjaminan Mutu, Kayyis mewakili timnya dan para staff TU.</p>
<h3>FGD Lintas Elemen Menjajaki Optimalisasi Layanan Pendidikan Inklusi di Mimasba</h3>
<figure id="attachment_494" aria-describedby="caption-attachment-494" style="width: 1040px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-494 size-full" src="https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2020/10/Foto-Acara-FGD-Lintas-Elemen-Menjajaki-Optimalisasi-Layanan-Pendidikan-Inklusi-di-Mimasba.jpeg" alt="Rapat Komite Madrasah" width="1040" height="780" srcset="https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2020/10/Foto-Acara-FGD-Lintas-Elemen-Menjajaki-Optimalisasi-Layanan-Pendidikan-Inklusi-di-Mimasba.jpeg 1040w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2020/10/Foto-Acara-FGD-Lintas-Elemen-Menjajaki-Optimalisasi-Layanan-Pendidikan-Inklusi-di-Mimasba-300x225.jpeg 300w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2020/10/Foto-Acara-FGD-Lintas-Elemen-Menjajaki-Optimalisasi-Layanan-Pendidikan-Inklusi-di-Mimasba-1024x768.jpeg 1024w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2020/10/Foto-Acara-FGD-Lintas-Elemen-Menjajaki-Optimalisasi-Layanan-Pendidikan-Inklusi-di-Mimasba-768x576.jpeg 768w" sizes="auto, (max-width: 1040px) 100vw, 1040px" /><figcaption id="caption-attachment-494" class="wp-caption-text">Rapat Komite Madrasah</figcaption></figure>
<p>FGD berhasil mengurai perlunya keterlibatan guru Mimasba pada pembelajaran di kelas binaan Kayyis, demikian sebaliknya, Kayyis dkk akan memantau ABK jika pada saatnya sudah memiliki kelas khusus di Mimasba. Selain itu, semua yang hadir menyepakati percepatan urusan administrasi kepala sekolah dan guru, baru kemudian akan memulai penataan sistem pengelolaan Mimasba, hari ini dan seterusnya.</p>
<p>Pengembangan layanan pendidikan inklusi di madrasah ternyata masih belum banyak yang meliriknya.</p>
<p>“Bisa jadi Mimasba menjadi madrasah formal pertama di wilayah Madiun yang membuka layanan pendidikan inklusi,” ungkap Kayyis saat berbicara di forum FGD.</p>
<p>Tentu saja layanan pendidikan inklusi di madrasah sangat diperlukan meskipun tidak mudah untuk menyelengarakannya. Maka dari itu, komite madrasah mengingatkan agar pihak Mimasba melakukan sosialisasi agar orang tua yakin bahwa kelas ABK dibuat terpisah dengan kelas peserta didik reguler.</p>
<p>“Sulit&#8230;.! namun bila tidak pernah ada yang mau memperhatikan pendidikan Inklusi, maka bagaimana pertanggung jawaban kita pada UUD dan hati Nurani,” ujar Marsono, S.Pd .(dam)</p>
<p>The post <a href="https://nuponorogo.or.id/fgd-lintas-elemen-menjajaki-optimalisasi-layanan-pendidikan-inklusi-di-mimasba/">FGD Lintas Elemen Menjajaki Optimalisasi Layanan Pendidikan Inklusi di Mimasba</a> appeared first on <a href="https://nuponorogo.or.id">NU PONOROGO</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nuponorogo.or.id/fgd-lintas-elemen-menjajaki-optimalisasi-layanan-pendidikan-inklusi-di-mimasba/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
