<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tag dari makam tegalsari - NU PONOROGO</title>
	<atom:link href="https://nuponorogo.or.id/tag/makam-tegalsari/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nuponorogo.or.id/tag/makam-tegalsari/</link>
	<description>Official Website PCNU Ponorogo</description>
	<lastBuildDate>Mon, 20 Jun 2022 18:56:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2020/09/cropped-favi-nu-ponorogo-32x32.png</url>
	<title>Tag dari makam tegalsari - NU PONOROGO</title>
	<link>https://nuponorogo.or.id/tag/makam-tegalsari/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Masjid Tegalsari Dibanjiri Lautan Manusia</title>
		<link>https://nuponorogo.or.id/masjid-tegalsari-dibanjiri-lautan-manusia/</link>
					<comments>https://nuponorogo.or.id/masjid-tegalsari-dibanjiri-lautan-manusia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Jun 2022 04:40:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[makam tegalsari]]></category>
		<category><![CDATA[masjid tegalsari]]></category>
		<category><![CDATA[Mujahadah Kubro]]></category>
		<category><![CDATA[tegalsari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nuponorogo.or.id/?p=4351</guid>

					<description><![CDATA[<p>NU Online Ponorogo &#8211; Kerinduan warga nahdliyin akan adanya... </p>
<p>The post <a href="https://nuponorogo.or.id/masjid-tegalsari-dibanjiri-lautan-manusia/">Masjid Tegalsari Dibanjiri Lautan Manusia</a> appeared first on <a href="https://nuponorogo.or.id">NU PONOROGO</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_4355" aria-describedby="caption-attachment-4355" style="width: 1077px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-4355" src="https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/06/11.png" alt="" width="1077" height="591" srcset="https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/06/11.png 1077w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/06/11-300x165.png 300w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/06/11-1024x562.png 1024w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2022/06/11-768x421.png 768w" sizes="(max-width: 1077px) 100vw, 1077px" /><figcaption id="caption-attachment-4355" class="wp-caption-text">Mujahadah Kubro Kader NU Se-JAWA TIMUR</figcaption></figure>
<p><em><strong>NU Online Ponorogo &#8211;</strong></em> Kerinduan warga <em>nahdliyin</em> akan adanya kegiatan masal, sepertinya telah membuncah. Hal ini setidaknya bisa dilihat dari kegiatan Mujahadah Kubro 9999 Kader NU yang digelar PWNU Jatim, Minggu (19/6) malam. Tak kurang dari 20 ribu jama&#8217;ah NU dari seluruh wilayah di Jawa Timur berbondong-bondong membanjiri Masjid Tegalsari yang berada di Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo.</p>
<p>&#8220;Kita tidak tahu pasti berapa jumlahnya. Tapi kita perkirakan sekitar dua puluh satu ribu. Dari data yang dilaporkan masing-masing cabang saja tercatat sekitar tujuh belas ribu. Belum termasuk romli,&#8221; kata Dr. H. Luthfi Hadi Aminudin, Sekretaris PCNU Ponorogo.</p>
<p>Perkiraan 21 ribu memang bukan hanya sekedar klaim semata. Hal ini bisa dilihat dari penuh sesaknya setiap ruang di kawasan Tegalsari. Mulai dari lapangan parkir selatan yang digunakan sebagai panggung utama, parkir sepeda motor di sisi selatan, di dalam masjid, serambi masjid, dan sepanjang jalan menuju ke masjid. Bahkan, jamaah juga meluber sampai di jalan-jalan di luar Komplek Tegalsari.</p>
<p>Meski kegiatan mujahadah digelar pada Minggu malam, kata Luthfi, beberapa kader sudah mulai berdatangan sejak sehari sebelumnya. Kebetulan sehari sebelumnya, PWNU Jatim juga menyelenggarakan Bahtsul Masail. Kegiatan rutin yang diadakan selama 6 bulan sekali itu berlangsung selama 2 hari, Sabtu-Minggu.</p>
<p>&#8220;Luar biasa acaranya. Tepat waktu, dan sangat padat isinya. Tidak ada sambutan-sambutan,&#8221; kata Bambang Heri Irianto, kader NU dari Kota Madiun yang berada di Tegalsari sejak hari Sabtu.</p>
<p>Kegiatan dalam rangka menyongsong 100 Tahun NU itu bertajuk <em><strong>NU Membangun Sanad Jamiyah, Menyambung Sanad Keilmuan dan</strong> <strong>Perjuangan</strong></em>. Turut hadir Rais PWNU Jatim KH Anwar Mansur, Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar, Pengasuh Ponpes Al-Falah Al Kholili Bangkalan KH Abdul Adzim Kholili, Pengasuh Ponpes Tremas Pacitan KH Lukman Dimyati, Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Jombang KH Fahmi Amrullah Hadziq, serta sejumlah kyai lainnya. Juga hadir Ketua MUI Jatim Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa serta Ketua DPRD Jatim Kusnadi SH, M.Hum.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Magnet KH. Hasan Besari</strong></p>
<p>Membanjirnya jamaah dari berbagai penjuru ke Masjid Tegalsari, tak lepas dari sosok ulama besar KH. Hasan Besari yang menjadi mahaguru dari sejumlah ulama di seluruh Jawa dan Madura. KH. Hasan Besari adalah cucu dari KH. Ageng Muhammad Besari (Kuncen, Caruban) yang bernasab sampai kepada Kanjeng Nabi Muhammad saw. Makam keduanya berdampingan dengan Masjid Tegalsari.</p>
<p>&#8220;Magnet Mbah Ageng dan Mbah Hasan Besari memang luar biasa. Jama&#8217;ah sampai membludak tak terbendung,&#8221; kata Dr. H. Lutfhi Hadi Aminudin, Sekretaris PCNU Ponorogo.</p>
<p>Menurut catatan yang diterbitkan salah satu <em>dzuriyah</em> Tegalsari, Mbah Ageng dan adiknya KH. Nur Shodiq berguru di Pesantren Setono, bersebelahan dengan Kawasan Tegalsari. Pengasuhnya adalah Kyai Donopuro, keturunan Sunan Tembayat. Usai berguru, Mbah Ageng diperintah gurunya babad alas di seberang sungai, yakni di Tegalsari. Singkat cerita, dari sini pulalah kemudian lahir Pesantren Gebang Tinatar di era tahun 1700 an.</p>
<p>Pesantren Gerbang Tinatar Tegalsari banyak melahirkan tokoh atau ulama besar. Baik dari sisi <em>sanad</em> keturunan (<em>nasab</em>), ataupun <em>sanad</em> keilmuan. Di antaranya Raden Bagus Harun atau Kyai Ageng Basyariyah (Sewulan, Madiun), Pakubuwono II, Raden Bagus Burhan atau Ronggowarsito, Pangeran Diponegoro, H.O.S Tjokroaminoto, serta lainnya. Bahkan sejumlah <em>muasis</em> pesantren besar seperti Tebuireng (Jombang), Lirboyo (Kediri), Jampes ((Kediri), Ploso (Kediri), Tremas (Pacitan), juga masih tersambung ke Tegalsari.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Reporter : Budi</strong></p>
<p><strong>Editor : Lege</strong></p>
<p>The post <a href="https://nuponorogo.or.id/masjid-tegalsari-dibanjiri-lautan-manusia/">Masjid Tegalsari Dibanjiri Lautan Manusia</a> appeared first on <a href="https://nuponorogo.or.id">NU PONOROGO</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nuponorogo.or.id/masjid-tegalsari-dibanjiri-lautan-manusia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tanpa Publikasi, Haul Kiai Nur Shodiq Al Hafidz Berlangsung Sederhana</title>
		<link>https://nuponorogo.or.id/tanpa-publikasi-haul-kiai-nur-shodiq-al-hafidz-berlangsung-sederhana/</link>
					<comments>https://nuponorogo.or.id/tanpa-publikasi-haul-kiai-nur-shodiq-al-hafidz-berlangsung-sederhana/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Aug 2021 10:21:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[budaya]]></category>
		<category><![CDATA[haul]]></category>
		<category><![CDATA[makam tegalsari]]></category>
		<category><![CDATA[masjid tegalsari]]></category>
		<category><![CDATA[syariat islam]]></category>
		<category><![CDATA[tegalsari]]></category>
		<category><![CDATA[ziarah]]></category>
		<category><![CDATA[ziarah makam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nuponorogo.or.id/?p=3273</guid>

					<description><![CDATA[<p>NU Online Ponorogo &#8211; Keluarga Besar Kiai Nur Shodiq... </p>
<p>The post <a href="https://nuponorogo.or.id/tanpa-publikasi-haul-kiai-nur-shodiq-al-hafidz-berlangsung-sederhana/">Tanpa Publikasi, Haul Kiai Nur Shodiq Al Hafidz Berlangsung Sederhana</a> appeared first on <a href="https://nuponorogo.or.id">NU PONOROGO</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_3277" aria-describedby="caption-attachment-3277" style="width: 1280px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-3277" src="https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2021/08/Suasana-doa-bersama-dan-pembacaan-manakib-di-area-makam-Tegalsari-dengan-tetap-taat-prokes.jpeg" alt="Suasana doa bersama dan pembacaan manakib di area makam Tegalsari dengan tetap taat prokes" width="1280" height="853" srcset="https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2021/08/Suasana-doa-bersama-dan-pembacaan-manakib-di-area-makam-Tegalsari-dengan-tetap-taat-prokes.jpeg 1280w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2021/08/Suasana-doa-bersama-dan-pembacaan-manakib-di-area-makam-Tegalsari-dengan-tetap-taat-prokes-300x200.jpeg 300w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2021/08/Suasana-doa-bersama-dan-pembacaan-manakib-di-area-makam-Tegalsari-dengan-tetap-taat-prokes-1024x682.jpeg 1024w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2021/08/Suasana-doa-bersama-dan-pembacaan-manakib-di-area-makam-Tegalsari-dengan-tetap-taat-prokes-768x512.jpeg 768w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /><figcaption id="caption-attachment-3277" class="wp-caption-text">Suasana doa bersama dan pembacaan manakib di area makam Tegalsari dengan tetap taat prokes</figcaption></figure>
<p><strong>NU Online Ponorogo</strong> &#8211; Keluarga Besar Kiai Nur Shodiq Al Hafidz tahun ini tetap menyelenggarakan haulnya, meski masih dalam kondisi pandemi. Acara digelar secara sederhana di Makam Kiai Nur Shodiq Tegalsari (Jetis, Ponorogo), Jum’at (20/8).</p>
<p>Sekedar untuk diketahui, Kiai Nur Shodiq adalah adik Kiai Ageng Muhammad Besari. Menurut Suparnun, salah satu dzuriyahnya,Nur Shodiq muda selalu mengikuti kakaknya itu hingga berguru kepada Kiai Donopuro di Setono. &#8220;Mereka juga bersama membuka Desa Tegalsari, lalu mendirikan Pondok Gebang Tinatar bersama,&#8221; kata pria yang kerap disapa mbah Kicuk ini.</p>
<p>Selain itu, sebut mbah Kicuk, Kiai Nur Shodiq dikenal sebagai ahli administrasi Pondok Gebang Tinatar dan sebagai guru para santri di bidang kanuragan pada zaman itu.</p>
<p>Dikatakan mbah Kicuk pula, Kiai Nur Shodiq berbeda dengan kakaknya, karena ia seorang penghafal Al Qur’an. &#8220;Maka ada gelar Al Hafidz dan menjadi sosok penting dalam babad Tegalsari dan Pondok Gebang Tinatar,” terangnya.</p>
<p>Rangkaian haul dimulai Jum&#8217;at sore, saat dilakukan penggantian kain putih atau mori di makam Kiai Nur Shodiq, juga kirim doa atau tahlil. Makam itu terletak di sebelah barat makam Kiai Ageng Muhammad Besari.</p>
<figure id="attachment_3278" aria-describedby="caption-attachment-3278" style="width: 1280px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-3278" src="https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2021/08/Kirim-doa-atau-tahlil-untuk-Kiai-Nur-Shodiq-Al-Hafidz-bersamaan-penggantian-kain-putih-atau-mori-di-batu-nisan-makamnya.jpeg" alt="Kirim doa atau tahlil untuk Kiai Nur Shodiq Al Hafidz bersamaan penggantian kain putih atau mori di batu nisan makamnya" width="1280" height="853" srcset="https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2021/08/Kirim-doa-atau-tahlil-untuk-Kiai-Nur-Shodiq-Al-Hafidz-bersamaan-penggantian-kain-putih-atau-mori-di-batu-nisan-makamnya.jpeg 1280w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2021/08/Kirim-doa-atau-tahlil-untuk-Kiai-Nur-Shodiq-Al-Hafidz-bersamaan-penggantian-kain-putih-atau-mori-di-batu-nisan-makamnya-300x200.jpeg 300w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2021/08/Kirim-doa-atau-tahlil-untuk-Kiai-Nur-Shodiq-Al-Hafidz-bersamaan-penggantian-kain-putih-atau-mori-di-batu-nisan-makamnya-1024x682.jpeg 1024w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2021/08/Kirim-doa-atau-tahlil-untuk-Kiai-Nur-Shodiq-Al-Hafidz-bersamaan-penggantian-kain-putih-atau-mori-di-batu-nisan-makamnya-768x512.jpeg 768w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /><figcaption id="caption-attachment-3278" class="wp-caption-text">Kirim doa atau tahlil untuk Kiai Nur Shodiq Al Hafidz bersamaan penggantian kain putih atau mori di batu nisan makamnya</figcaption></figure>
<p>Setelah salat isya&#8217; acara haul dilanjutkan dengan dzikir dan Manaqib dipimpin KH. Imam Suyono pengasuh PP Al Barokah Mangunsuman (Siman).</p>
<p>Dalam tausiyahnya di depan Jam&#8217;ah KH Imam Suyono menjelaskan keberuntungan bagi jama&#8217;ah yang mengikuti haul malam itu. Mbah Yono, sapaan akrabnya mengaku pernah diberi tahu gurunya, bahwa di makam Tegalsari banyak bersemayam orang ampuh dan berilmu.</p>
<p>&#8220;Maka kalau ke Tegalsari (makam, Red) ziarahlah semuanya. Seperti ikut hadir di haulnya Kiai Nur Shodiq ini adalah sebuah keberuntungan dan barokah,’’ kata mbah Yono.</p>
<figure id="attachment_3279" aria-describedby="caption-attachment-3279" style="width: 1280px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-3279" src="https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2021/08/Prosesi-penggantian-kain-putih-atau-mori-penutup-batu-nisan-makam-Kiai-Nur-Shodiq-Al-Hafidz.jpeg" alt="Prosesi penggantian kain putih atau mori penutup batu nisan makam Kiai Nur Shodiq Al Hafidz" width="1280" height="853" srcset="https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2021/08/Prosesi-penggantian-kain-putih-atau-mori-penutup-batu-nisan-makam-Kiai-Nur-Shodiq-Al-Hafidz.jpeg 1280w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2021/08/Prosesi-penggantian-kain-putih-atau-mori-penutup-batu-nisan-makam-Kiai-Nur-Shodiq-Al-Hafidz-300x200.jpeg 300w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2021/08/Prosesi-penggantian-kain-putih-atau-mori-penutup-batu-nisan-makam-Kiai-Nur-Shodiq-Al-Hafidz-1024x682.jpeg 1024w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2021/08/Prosesi-penggantian-kain-putih-atau-mori-penutup-batu-nisan-makam-Kiai-Nur-Shodiq-Al-Hafidz-768x512.jpeg 768w" sizes="auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /><figcaption id="caption-attachment-3279" class="wp-caption-text">Prosesi penggantian kain putih atau mori penutup batu nisan makam Kiai Nur Shodiq Al Hafidz</figcaption></figure>
<p>Haul Kiai Nur Shodiq ini pada tahun-tahun sebelumnya selalu dikemas meriah. Namun, menurut Khoirul Huda, Kepala Desa Tegalsari, karena situasi pandemi panitia sengaja tidak memberi informasi ke publik.</p>
<p>&#8220;Mohon maaf untuk haul kali ini berbeda karena situasi pandemi ini dan acara dibuat sederhana mungkin, semoga dengan adanya haul Kiai Nur Shodiq keadaan kembali normal,&#8221; tuturnya.</p>
<p><strong>Reporter: Fikri/Idam</strong><br />
<strong>Editor : Budi</strong></p>
<p>The post <a href="https://nuponorogo.or.id/tanpa-publikasi-haul-kiai-nur-shodiq-al-hafidz-berlangsung-sederhana/">Tanpa Publikasi, Haul Kiai Nur Shodiq Al Hafidz Berlangsung Sederhana</a> appeared first on <a href="https://nuponorogo.or.id">NU PONOROGO</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nuponorogo.or.id/tanpa-publikasi-haul-kiai-nur-shodiq-al-hafidz-berlangsung-sederhana/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warung Terapi, Mulai Gurah sampai Ruqyah</title>
		<link>https://nuponorogo.or.id/warung-terapi-mulai-ghurah-sampai-ruqyah/</link>
					<comments>https://nuponorogo.or.id/warung-terapi-mulai-ghurah-sampai-ruqyah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Aug 2021 09:22:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[bekam]]></category>
		<category><![CDATA[gurah]]></category>
		<category><![CDATA[JRA Batoro Katong]]></category>
		<category><![CDATA[makam tegalsari]]></category>
		<category><![CDATA[ruqyah aswaja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nuponorogo.or.id/?p=3258</guid>

					<description><![CDATA[<p>NU Online Ponorogo &#8211; Beragam strategi untuk melayani umat... </p>
<p>The post <a href="https://nuponorogo.or.id/warung-terapi-mulai-ghurah-sampai-ruqyah/">Warung Terapi, Mulai Gurah sampai Ruqyah</a> appeared first on <a href="https://nuponorogo.or.id">NU PONOROGO</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_3259" aria-describedby="caption-attachment-3259" style="width: 591px" class="wp-caption alignright"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-3259 " title="Suasana Warung Terapi JRA Batoro Katong di area Makam Tegalsari, Kamis (19/8)" src="https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2021/08/a-2.jpeg" alt="Suasana Warung Terapi JRA Batoro Katong di area Makam Tegalsari, Kamis (19/8) malam" width="591" height="444" srcset="https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2021/08/a-2.jpeg 1040w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2021/08/a-2-300x225.jpeg 300w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2021/08/a-2-1024x768.jpeg 1024w, https://nuponorogo.or.id/wp-content/uploads/2021/08/a-2-768x576.jpeg 768w" sizes="auto, (max-width: 591px) 100vw, 591px" /><figcaption id="caption-attachment-3259" class="wp-caption-text">Suasana Warung Terapi JRA Batoro Katong di area Makam Tegalsari, Kamis (19/8) malam</figcaption></figure>
<p><strong>NU Online Ponorogo &#8211; </strong>Beragam strategi untuk melayani umat dilakukan <a href="https://nuponorogo.or.id/?s=jra+batoro+katong">JRA Batoro Katong Ponorogo</a>. Salah satunya dengan membuka warung terapi. Jenis layanannya pun sangat beragam. Mulai dari <em>gurah </em>sampai <em>ruqyah</em>. Semua dilakukan demi satu tujuan. Yakni untuk mendakwahkan Al-Quran sebagai <em>syifa&#8217; </em>(obat, <strong>Red</strong>) dari segala jenis penyakit.<span id="more-3258"></span>“<em>Alhamdulillaah</em>, akhirnya kami mendapatkan izin untuk membuka warung terapi ini. Mudah-mudahan melalui warung terapi ini, misi untuk mendakwahkan Quran sebagai <em>syifa&#8217;</em> bisa lebih meluas,” ungkap Wakil ketua JRA Batoro Katong, ustadz Cholid Abasa Rifa’i.</p>
<p>Ustadz Cholid mengatakan, keberadaan warung terapi tersebut sebenarnya sudah dirintis sejak lama. Selama ini sudah melayani <em>gurah</em>, bekam, <em>fashdu</em>, pijat refleksi dan <em>ruqyah</em>. Ia sengaja memilih halaman salah satu warung kopi di area <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Masjid_Tegalsari">Makam Tegalsari</a>. Selain bertujuan <em>tabarukan</em>, Tegalsari dengan tokoh utama Kyai Ageng Hasan Besari sekaligus merupakan simbol keislaman di Ponorogo yang telah melahirkan banyak ulama.</p>
<p>Selain itu, makam Tegalsari dipillih karena banyaknya peziarah yang datang. Di hari-hari biasa, situs sejarah yang di dalamnya terdapat salah satu masjid tertua di Indonesia itu tak pernah sepi pengunjung. Terutama pada malam jum&#8217;at atau hari-hari tertentu.</p>
<p>&#8220;Ini (warung terapi, <strong>Red</strong>) juga untuk mewadahi berbagai kemampuan dan keahlian para praktisi dalam menjalankan pengobatan Thibbun Nabawi, agar kemampuan yang mereka miliki semakin berkembang dan semakin luas manfaat yang diberikan,&#8221; terang Ustadz Cholid.</p>
<p>Abid, salah satu pasien dari Kecamatan Slahung, ia mengaku sengaja datang ke Tegalsari untuk mendapatkan layanan terapi <em>fashdu</em>. Ia mengeluhkan kakinya yang sakit dan linu. “Saya dapat informasi dari teman. Dia baca di medsos, katanya ada terapi kesehatan di area makam Tegalsari. Saya langsung berangkat,&#8221; tutur Abid.</p>
<p>Terapis <em>fashdu</em> dari JRA Batoro Katong, Ustadz Burhan, mengaku senang bisa membantu melayani pasien untuk menghilangkan sakit. “Saya merasa bersyukur, senang bisa membantu menghilangkan rasa sakit dengan keahlian yang saya miliki,” pungkasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em><strong>Reporter : Mukhlas </strong></em></p>
<p><em><strong>Editor : Lege</strong></em></p>
<p>The post <a href="https://nuponorogo.or.id/warung-terapi-mulai-ghurah-sampai-ruqyah/">Warung Terapi, Mulai Gurah sampai Ruqyah</a> appeared first on <a href="https://nuponorogo.or.id">NU PONOROGO</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nuponorogo.or.id/warung-terapi-mulai-ghurah-sampai-ruqyah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
