NU PONOROGO

Official Website PCNU Ponorogo

Buka Kick-off Hari Santri di Jenangan, Ketua PCNU Ajak Kibarkan Bendera NU

Bendera NU: Ketua PCNU menegaskan, pengibaran bendera NU di hari santri simbol pengakuan perjuangan muassis NU.

NU Online Ponorogo – Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Ponorogo Dr. Idam Mustofa, mengajak seluruh keluarga besar Nahdlatul Ulama untuk mengibarkan bendera NU sebagai bentuk kecintaan terhadap jam’iyah sekaligus komitmen melanjutkan perjuangan para ulama. Ajakan tersebut disampaikan saat membuka kick-off Hari Santri keluarga besar NU Kecamatan Jenangan yang berlangsung di Balai Desa Ngrupit, Ahad (18/10).

Kegiatan tersebut serentak diadakan dengan Pengajian Ahad Pon yang digelar Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat NU Kecamatan Jenangan. Momentum ini menjadi bagian dari upaya menyemarakkan Hari Santri sekaligus mempererat silaturahmi keluarga besar NU di tingkat kecamatan.

Dalam acara tersebut, Ketua PCNU Ponorogo menekankan pentingnya menjaga semangat perjuangan Nahdlatul Ulama melalui keterlibatan aktif seluruh elemen organisasi.

“Pengibaran bendera NU, tidak semata-mata menjadi simbol keberadaan organisasi, tetapi juga mengingatkan atas tanggung jawab warga Nahdliyin dalam meneruskan perjuangan para muassis NU,” katanya.

Ajakan tersebut sekaligus menjadi dorongan agar semangat Hari Santri tidak berhenti pada kegiatan seremonial.

“Nilai-nilai perjuangan santri perlu diwujudkan dalam penguatan jam’iyah, pengabdian kepada umat, serta kontribusi nyata bagi masyarakat,” tegas Dr. Idam.

Kick-off penyelenggaraan Hari Santri bersama Pengajian Ahad Pon PAC Muslimat NU Jenangan juga menampilkan pentingnya sinergi antarelemen NU. Muslimat NU sebagai salah satu badan otonom NU memiliki peran strategis dalam menggerakkan kegiatan keagamaan, memperkuat ukhuwah, dan merawat tradisi keislaman di tengah masyarakat.

Semangat: Ribuan warga Muslimat NU Jenangan antusias mengikuti pengajian rutin Ahad Pon.

Melalui kegiatan tersebut, keluarga besar NU Kecamatan Jenangan diharapkan semakin solid dalam menjalankan khidmah organisasi. Semangat Hari Santri menjadi pengingat bahwa perjuangan santri dan ulama harus terus dilanjutkan melalui pendidikan, dakwah, kegiatan sosial, dan penguatan kehidupan beragama.

Kontributor: Sahabat LTN NU Ponorogo

Informasi terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *