NU PONOROGO

Official Website PCNU Ponorogo

INSURI Ponorogo Hadirkan Guru Besar Al-Azhar Mesir Bahas Tafsir Pendidikan

Prof. Abu Ashi menegaskan bahwa Al-Qur’an adalah kalamullah yang menjadi risalah bagi seluruh umat manusia, bukan hanya untuk umat Islam.

NU Online Ponorogo – Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan forum akademik bertaraf internasional pada Kamis (25/09/2025). Kampus ini sukses menyelenggarakan Seminar Internasional bertajuk “Tafsir Pendidikan dalam Perspektif Turats dan Tantangan Kontemporer” dengan menghadirkan narasumber utama Prof. Dr. Muhammad Salim Abu Ashi, Guru Besar Tafsir sekaligus mantan Direktur Pascasarjana Universitas Al-Azhar Mesir.

Dalam paparannya, Prof. Abu Ashi menegaskan bahwa Al-Qur’an adalah kalamullah yang menjadi risalah bagi seluruh umat manusia, bukan hanya untuk umat Islam. Ia mengingatkan bahwa meskipun Al-Qur’an bersifat ma‘shum (terjaga dari kesalahan), tafsir yang dilakukan oleh manusia tidaklah ma‘shum. Oleh karena itu, proses penafsiran harus selalu terbuka terhadap beragam metode dan pendekatan.

“Tafsir memiliki banyak metode dan pendekatan. Karena itu, dalam menafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an, para mufassir harus senantiasa kembali pada maqasid al-Qur’an serta merujuk pada pemahaman ulama salafus shalih. Dengan cara itu, tafsir akan tetap menjaga keaslian pesan ilahi sekaligus menjawab kebutuhan zaman,” jelas Prof. Abu Ashi.

Seminar internasional ini diawali dengan sambutan Rektor INSURI Ponorogo, Dr. M. Asvin Abdur Rohman, M.Pd.I. Ia menegaskan pentingnya forum akademik global untuk memperluas wawasan mahasiswa dan dosen.

“Kehadiran tokoh internasional dari Al-Azhar Mesir merupakan momentum penting. Mahasiswa dan dosen INSURI dapat menyerap langsung keilmuan dari ulama yang otoritatif, sekaligus memperluas jejaring internasional kampus dalam bidang tafsir dan pendidikan Islam,” tutur Dr. Asvin.

Acara yang berlangsung di Gedung D INSURI ini mendapat sambutan hangat dari sivitas akademika, para dosen, mahasiswa, hingga tamu undangan dari berbagai lembaga pendidikan Islam di Ponorogo dan sekitarnya. Diskusi interaktif pun berjalan dinamis, dengan beragam pertanyaan kritis mengenai relevansi turats, metodologi tafsir, serta tantangan pendidikan global yang dihadapi dunia Islam.

Melalui agenda internasional ini, INSURI Ponorogo semakin meneguhkan posisinya sebagai kampus yang berorientasi pada pengembangan keilmuan Islam moderat, visioner, dan berkelas dunia. Tidak hanya memperkaya khazanah intelektual sivitas akademika, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata upaya INSURI dalam membangun jembatan keilmuan antara tradisi klasik Islam dengan kebutuhan kontemporer umat manusia.

Kontributor: Tim Media INSURI Ponorogo

Informasi terkait:

1 Comment

  1. Sangat bagus bahwa seminar ini mendorong diskusi interaktif. Mahasiswa bisa belajar kritis dalam menafsirkan Al-Qur’an dan memahami perbedaan metode tafsir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *