
NU Online Ponorogo – Sebanyak 1.000 kader Barisan Ansor Serbaguna (Banser) lintas generasi di Kabupaten Ponorogo siap memadati Monumen Reog Sampung. Massa dalam jumlah besar tersebut dijadwalkan mengikuti Apel Purifikasi Banser 2026 yang diinisiasi oleh Satkorcab Banser Ponorogo pada Minggu (9/8/2026).
Momentum ini bertujuan untuk memperkuat silaturahmi antargenerasi. Selain itu, acara ini menjadi ajang meneguhkan kembali nilai-nilai perjuangan, loyalitas, dan pengabdian kader Banser kepada agama, bangsa, dan Nahdlatul Ulama (NU).
Melalui surat undangan resmi, Satkorcab Banser Ponorogo mengundang seluruh kader dan anggota Banser era 1990–2020. Peserta diminta hadir mengenakan seragam Banser lengkap. Kehadiran para kader senior diharapkan mampu menjadi sumber inspirasi dan penguat semangat bagi kader muda lintas angkatan.
Kepala Satkorcab Banser Ponorogo, Yoyok Heri Saputro, S.Pd.I, menegaskan bahwa Apel Purifikasi bukan sekadar seremonial. Agenda ini merupakan ikhtiar menyatukan kembali semangat perjuangan Banser yang diwariskan para pendahulu.
“Melalui Apel Purifikasi ini, kami ingin mempertemukan kembali para sahabat Banser lintas generasi agar tali persaudaraan semakin erat. Semangat pengabdian yang telah dibangun para senior harus terus diwariskan kepada generasi penerus,” ujar Yoyok.
Ia juga menambahkan bahwa kekuatan ini penting untuk menjaga ulama, NU, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Yoyok mengajak seluruh kader, khususnya era 1990–2020, untuk hadir menyukseskan acara tersebut.

Rangkaian Agenda Kegiatan
Rangkaian acara rencananya akan diawali dengan ziarah ke makam para sesepuh Banser di masing-masing kecamatan atau wilayah rayon mulai pukul 10.00 WIB. Setelah itu, peserta bergerak menuju titik kumpul zonasi, lalu bersama-sama menuju Monumen Reog Sampung.
Usai gladi bersih, seluruh peserta akan mengikuti inti acara, yaitu Apel Purifikasi Banser yang dijadwalkan berlangsung pukul 16.00–17.30 WIB.
Tidak hanya fokus pada konsolidasi organisasi, Apel Purifikasi Banser 2026 juga diisi dengan berbagai aksi sosial. Panitia telah menyiapkan agenda pemberian santunan kepada kaum duafa di sekitar lokasi, penyerahan beasiswa anak yatim untuk putra-putri Banser Ponorogo, serta aksi penghijauan di kawasan Monumen Reog Sampung.
Sambut Muktamar NU ke-35
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari kontribusi nyata Banser Ponorogo dalam kesiapan pengamanan dan menyukseskan Muktamar Nahdlatul Ulama ke-35 yang akan digelar akhir Agustus 2026. Melalui penguatan nilai khidmah, kepedulian sosial, dan pelestarian lingkungan, Banser ingin menunjukkan pengabdian nyata kepada jam’iyah dan masyarakat.
Setelah apel selesai, kegiatan akan dilanjutkan dengan ritual reresik lahir batin, doa bersama, sarasehan, dan makan bersama. Seluruh peserta nantinya akan dipulangkan secara terkoordinasi.
Satkorcab Banser Ponorogo berharap agenda ini menjadi momentum penguatan nilai-nilai kepeloporan Banser. Meski seluruh jadwal telah disusun, panitia mengingatkan bahwa susunan acara dapat berubah sewaktu-waktu menyesuaikan kondisi di lapangan.
Kontributor: Sahabat Media LTN