NU PONOROGO

Official Website PCNU Ponorogo

GP Ansor Pudak Luncurkan BUMA, Kembangkan Usaha Pertanian dan Peternakan

Peluncuran BUMA GP Ansor Pudak menjadi langkah penguatan ekonomi kader dengan memanfaatkan potensi lokal di bidang pertanian dan peternakan.

NU Online Ponorogo – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Pudak meluncurkan Badan Usaha Milik Ansor (BUMA) di Embung Bangunsari, Desa Krisik, Kecamatan Pudak, Kabupaten Ponorogo, Sabtu (10/10). Program ini diarahkan untuk mengembangkan usaha berbasis potensi lokal di sektor pertanian dan peternakan sekaligus mendorong kemandirian ekonomi kader.

Sebelum peluncuran, Ketua Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Jawa Timur, Musafa Safril, meninjau sejumlah potensi usaha di wilayah Pudak. Kunjungan tersebut mencakup sektor peternakan sapi perah dan produksi kascing atau pupuk organik yang dihasilkan melalui pengolahan bahan organik oleh cacing.

Pada sektor peternakan, peninjauan difokuskan pada potensi pengembangan usaha susu sapi, mulai dari pemeliharaan ternak hingga peluang meningkatkan nilai ekonomi hasil peternakan. Sementara itu, produksi kascing menjadi salah satu potensi usaha yang dapat mendukung pertanian ramah lingkungan dan meningkatkan kualitas tanah.

Peluncuran BUMA ANSOR dihadiri Musafa Safril, jajaran pengurus PC GP Ansor Ponorogo, kader Ansor dan Banser Kecamatan Pudak, perangkat Desa Krisik, serta tamu undangan lainnya.

Melalui BUMA, GP Ansor Pudak berupaya membangun kemandirian ekonomi organisasi sekaligus mengoptimalkan potensi pertanian dan peternakan di wilayah setempat.

Dalam sambutannya, Musafa Safril menegaskan pentingnya sektor pertanian bagi ketahanan pangan dan keberlangsungan negara. Menurutnya, GP Ansor Jawa Timur mendorong kader untuk mengembangkan usaha pertanian sesuai dengan potensi lokal masing-masing daerah.

“Petani itu adalah jangkar negara. Petani itu sangat berjasa untuk negara. Sekarang Ansor di Jawa Timur sudah fokus terhadap pertanian, maka kita gerakkan ke sektor pertanian sesuai potensi yang ada di lokal, karena bangsa ini bergantung pada lumpur yang menempel di kaki sahabat-sahabat petani,” ungkap Musafa.

Sementara itu, Kepala Desa Krisik sekaligus Satuan Koordinasi Rayon (Satkoryon) Banser Pudak, Erwan Santoso, menyampaikan bahwa pengalamannya berkunjung ke Tiongkok memberikan pelajaran mengenai pengembangan sektor pertanian. Ia berharap pengalaman tersebut dapat menjadi inspirasi untuk meningkatkan kualitas pertanian di desa.

“Harapannya, petani di Indonesia semoga lebih baik,” ujar Erwan.

Melalui BUMA ANSOR, PAC GP Ansor Pudak berupaya mengembangkan kewirausahaan kader dengan mengoptimalkan potensi agribisnis lokal, khususnya pertanian dan peternakan. Program ini diharapkan dapat tumbuh menjadi usaha berkelanjutan yang membuka peluang ekonomi bagi kader dan masyarakat sekaligus mendukung peningkatan produktivitas pertanian serta kesejahteraan petani.

Kontributor : Tim Media PAC GP Ansor Pudak

Informasi terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *