
NU Online Ponorogo — Dalam upaya memperkuat kompetensi sekaligus meningkatkan profesionalitas para juru masak di lingkungan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Badan Gizi Nasional Ponorogo, Lakpesdam dan LPNU PCNU Ponorogo berkolaborasi dengan LSP Jana Dharma Indonesia menggelar program Sertifikasi Demi Chef BNSP. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, (29/11), bertempat di Laboratorium Fakultas Teknik Tata Boga Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).
Program sertifikasi ini diikuti oleh enam chef dari Dapur SPPG Ponorogo serta sejumlah perwakilan dari SPPG daerah lain. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen peningkatan standar mutu layanan dapur SPPG melalui pemenuhan standar kompetensi nasional. Proses sertifikasi dipimpin langsung oleh Asesor Sigit Purwanto dari LSP Jana Dharma Indonesia, lembaga yang telah berlisensi resmi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), sehingga seluruh tahapan asesmen dilakukan secara profesional dan sesuai prosedur nasional.

Salah satu peserta, Alex dari Chef SPPG Polorejo, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, sertifikasi tersebut memberikan manfaat besar dalam meningkatkan keterampilan teknis sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri para juru masak. Dengan adanya sertifikat kompetensi BNSP, para chef kini memiliki legitimasi resmi atas keahlian mereka dalam pengolahan makanan dan pelayanan dapur sehat bergizi.
“bagi saya ini bermanfaat sekali, dapat meningkatkan kepercayaan diri dan kepercayaan diri saya saat bertugas.” ungkapnya.
Ketua Lakpesdam PCNU Ponorogo, Novi Tri Hartanto, dalam kesempatan itu menyampaikan harapannya agar program sertifikasi ini menjadi langkah awal dalam memperkuat kualitas layanan dapur sekolah. Ia menegaskan bahwa peningkatan profesionalisme SDM di sektor gizi merupakan faktor penting untuk mendukung layanan publik yang lebih baik, khususnya di lingkungan SPPG Ponorogo.

Kegiatan sertifikasi ini sekaligus menunjukkan komitmen kuat PCNU Ponorogo dalam mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya dengan mencetak tenaga profesional yang kompeten, berstandar nasional, dan tersertifikasi resmi. Dengan langkah ini, diharapkan pelayanan gizi masyarakat semakin berkualitas, profesional, dan berdaya saing.
Kontributor: Tim Media Lakpesdam NU Ponorogo