
NU Online Ponorogo – Semangat berbagi dan kepedulian sosial terus diwujudkan oleh Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) PCNU Ponorogo. Melalui program sosial kemasyarakatan, LAZISNU menyalurkan sebanyak 110 paket sembako kepada warga Desa Jonggol, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo.
Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan bertepatan dengan kegiatan pengajian rutin Ahad Kliwon yang diselenggarakan oleh PAC Muslimat NU dan Fatayat NU Jambon bersama masyarakat Desa Jonggol di Masjid Al-Mustofa, Dusun Modinan, Ahad (7/6/2026).
Koordinator kegiatan dari LAZISNU PCNU Ponorogo, Jam’un Haidar, menjelaskan bahwa penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di sela-sela kegiatan pengajian yang dihadiri ratusan jamaah. Sementara paket sembako lainnya disalurkan secara langsung dengan mendatangi rumah-rumah warga yang menjadi penerima manfaat.
“Secara simbolis bantuan kita serahkan pada acara pengajian rutin Fatayat dan Muslimat PAC Jambon. Adapun paket yang lainnya kami antar langsung ke rumah warga Desa Jonggol Kecamatan Jambon agar bantuan dapat diterima secara merata oleh masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Jam’un Haidar.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk nyata dari amanah para munfiq dan muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui LAZISNU. Amanah tersebut kemudian dikelola dan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih luas.
Acara pengajian Ahad Kliwon sendiri berlangsung khidmat dan penuh keakraban. Kegiatan tersebut menghadirkan penceramah Ustaz H. Meky Hasan Tachtarudin, S.Th.I. dari Ponorogo. Selain mendapatkan tausiyah keagamaan, para jamaah juga disuguhi penampilan Grup Hadrah Syauqul Mustofa yang semakin menambah semarak suasana.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh jajaran pengurus Muslimat NU dan Fatayat NU Kecamatan Jambon, Ketua NU Ranting Jonggol, tokoh masyarakat, serta Kepala Desa Jonggol, Supriyadi, S.Sos. Kehadiran berbagai unsur masyarakat tersebut menunjukkan sinergi yang kuat antara organisasi keagamaan, pemerintah desa, dan masyarakat dalam membangun kepedulian sosial.
Jam’un Haidar menambahkan bahwa kegiatan penyaluran bantuan tidak hanya bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat, tetapi juga menjadi sarana mempererat ukhuwah islamiyah serta menumbuhkan semangat gotong royong di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat penerima dan menjadi keberkahan bagi para donatur. Semoga semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama terus tumbuh di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung berbagai program sosial yang dijalankan LAZISNU PCNU Ponorogo. Menurutnya, semakin besar partisipasi masyarakat dalam berzakat, berinfak, dan bersedekah melalui lembaga yang terpercaya, maka semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.
Melalui kegiatan ini, LAZISNU PCNU Ponorogo kembali menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam bidang keagamaan, tetapi juga dalam bidang sosial dan kemanusiaan. Dengan semangat berkhidmat untuk umat, LAZISNU terus berupaya menjadi jembatan kebaikan antara para dermawan dengan masyarakat yang membutuhkan, sehingga nilai-nilai kepedulian dan kebersamaan dapat terus terjaga dan berkembang di Kabupaten Ponorogo.
Kontributor: Nanang Diyanto/ LKNU Ponorogo