Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama PONOROGO mengimbau kepada Nahdliyin untuk senantiasa Menjaga Kesehatan, Mematuhi Instruksi, Himbauan, dan Protokol yang ditetapkan oleh Pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19, termasuk tidak keluar rumah dan jaga jarak aman (Physical Distancing) agar tercapai kemaslahatan bersama, serta Memperbanyak Doa dan Amaliyah sebagaimana instruksi PBNU serta memohon pertolongan kepada Allah SWT semoga pandemi Covid-19 bisa diatasi dengan segera

NU PONOROGO

Official Website PCNU Ponorogo

Sosok Almarhum H. Nur Anwar Disebut Pemimpin Teladan

Suasana takziah pengurus MWC NU Pulung di kediaman keluarga almarhum H. Nur Anwar
Suasana takziah pengurus MWC NU Pulung di kediaman keluarga almarhum H. Nur Anwar

NUonline Ponorogo – Lewat tujuh hari wafatnya H.Nur Anwar masih ada kolega yang bertakziah ke kediaman almarhum yang sampai akhir hayatnya menjabat Ketua MWC NU Sukorejo. Seperti yang terjadi Sabtu (27/3) kemarin, rombongan MWC NU Pulung bertakziah dipimpin Ketuanya Drs. H. Mudjahidin, M.M.Pd. Kedatangan rombongan ini tidak sekedar takziah, tapi juga wujud empati dan kebersamaan.

“Takziah ini juga sebagai wujud solidaritas sesama pengurus MWCNU,” ungkap Ahmad Afifi Wakil Sekretaris MWC NU Pulung yang ikut dalam rombongan kepada NU online Ponorogo.

Rombongan MWC NU Pulung sebanyak 15 orang terdiri beberapa oran dari jajaran pengurus MWC NU, PAC GP Ansor Pulung dan PR NU Desa Wotan. Mereka bertolak dari kediaman H. Mudjahidin menggunakan dua mobil pribadi. Sampai di kediaman almarhum, setelah ramah tamah secukupnya, Kiai Suwarno Ketua PR NU Wotan didaulat memimpin pembacaan tahlil dan do’a bersama semua anggota rombongan.

Saat diminta keterangan usai takziah, H. Mudjahidin menyebut almarhum H. Nur Anwar termasuk Pengurus NU yang sukses dalam mengembangkan organisasi MWC NU Sukorejo.

“Beliau termasuk ketua MWC NU yang sukses dalam memipin, terbukti saat ada penilaian NU award tingkat MWC se Kab Ponorogo tahun 2017 lau, MWC Sukorejo menjadi juara 2,” kata H. Mudjahidin.

Prestasi yang dicapai MWC NU Sukorejo ini bagi H. Mudjahidin dapat menjadi percontohan bagi pengurus NU lainnya. Ini pula yang mendasarinya mengajak pengurus NU Pulung untuk bertakziah ke kekeluarga almarhum H. Nur Anwar.

“Diharapkan para pengurus NU Pulung dapat mencontoh almarhum dalam mengembangkan MWC NU,” tandasnya.

Perlu diketahui, almarhum yang meninggalkan seorang istri dan tiga orang putra putri ini selama hidupnya banyak berkiprah pada dunia pendidikan. Selain itu almarhum dengan dedikasi dan loyalitas tinggi menghabiskan waktunya untuk mengabdi kepada Nahdlatul Ulama merawat.

“Kami sering mendengar almarhum H. Nur Anwar dengan penuh kegigihan meangama jama’ah dan Jam’iyah Nahdlatul Ulama di wilayah Sukorejo Ponorogo,” kata Ahmad Afifi.

Pengkuan-pengakuan ini semakin membuktikan almarhum H. Nur Anwar memang layak disebut pemimpin teladan yang dapat menginspirasi pengurus NU lainnya untuk meniru jejak langkahnya. (Idam)

Reporter: idam
Editor : budi

Informasi terkait:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *