Hikmah Hari Santri, MWC Jetis- GP Ansor Kembali Nyawiji

Perjalanan Petaka tiba di wilayah Kecamatan Jetis.
Perjalanan Petaka tiba di wilayah Kecamatan Jetis.

NU online Ponorogo – Kelar sudah perjalanan Kirab Pager Bumi dan 100 Do’a KH.Hasyim Asy’ ari di wilayah kecamatan Jetis.

Prosesi diawali ziarah makam Mbah Mansur di desa Josari, dilanjut makam Ki Ageng Besari dan Mbah Nur Shodiq desa Tegalsari serta berakhir di makam Mbah Ishak desa Coper- Jetis. “Alhamdulillah sebagai ucapan rasa syukur kita kepada sang pencipta yang selalu memberikan perlindungan kepada kita semua, akhirnya tuntas juga”, kata Zainal Abidin, Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Jetis.

Kepada NUonline Ponorogo , Zainal mengungkapkan, rangkaian Hari Santri Nasional ini benar-benar membawa hikmah luar biasa.

Beranjak pada hari selanjutnya, kegiatan rutin MDS RIJALUL ANSOR PAC GP ANSOR JETIS sudah dimulai kembali pada tanggal 16 Oktober 2019 bertempat di Masjid BAITUL MUTTAQIN Desa Kutu kulon kecamatan Jetis Kabupaten Ponorogo.

Khotmil Qur'an dihadiri Camat dan Kapolsek Jetis.
Khotmil Qur’an dihadiri Camat dan Kapolsek Jetis.

Seperti diceritakan oleh Ketua MWC NU Jetis, H.Suyanto, rutinan dibulan-bulan sebelumnya sempat terhenti total akibat pandemi Covid-19. Dikarenakan ada warga Jetis yang sempat terpapar virus yang menghantui dunia itu.

“Kini di wilayah kecamatan Jetis setelah keadaan mulai membaik dan dinyatakan semua aman sesuai persetujuan dari pihak desa dan pengurus MWC, mulailah dilanjutkan juga Rutinan Sima’an sabtu legi dan Dzikrul Ghofilin MWC NU JETIS pada tanggal 17 Oktober 2019. Dengan tanpa meninggalkan Protokol Kesehatan.

Rutinan MDS Rijalul Ansor bersama MWC NU Jetis
Rutinan MDS Rijalul Ansor bersama MWC NU Jetis

Dalam acara tersebut juga dihadiri oleh Bapak camat dan juga Kapolsek jetis yang sempat memberikan sambutan. “Walaupun sudah dalam keadan aman diwilayah Kecamatan Jetis ini kita harus tetap jaga kesehatan dan protokol kesehatan, tetap pakai masker, jaga jarak dan jangan lupa untuk selalu mencuci tangan setiap saat.

Serta semakin dekatnya PILKADA dikabupaten Ponorogo ini masyarakat dihimbau untuk ikut menyalurkan hak pilihnya untuk memilih calon pemimpin dikabupaten Ponorogo ini sesuai hati nurani masing-masing sehingga tidak menimbulkan perpecahan dikalangan masyarakat. “Jangan gara-gara pemilihan ini yang biasanya aruh-aruh dengan tetangga menjadi tak mau aruh-aruh dengan tetangga sekitar” tambahan dari bapak Kapolsek Jetis.

Seiring mulainya kembali Rutinan kegiatan-kegiatan positif ini semoga bisa menuntaskan masa pagebluk ini dapat segera hilang dari bumi pertiwi ini sehingga masyarakat bisa merasakan kembali untuk melakukan kegiatan sehari-hari seperti sedia kala.

Reporter: Zainal Abidin
Editor : Budi

Silahkan share:
  TwitterFacebookWhatsapp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *