
NU Online Ponorogo – LAZISNU Fest 2026 di PCC Mall, Sabtu (18/7) menjadi bukti nyata sekaligus show of force kekuatan filantropi Nahdlatul Ulama di Kabupaten Ponorogo. Kegiatan yang digelar secara meriah ini tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menunjukkan kapasitas NU Care-LAZISNU dalam menggerakkan program filantropi dan membangun jejaring kemitraan, serta menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.
Puncak acara ditandai dengan penyerahan penghargaan kepada para juara berbagai cabang lomba yang diikuti ratusan peserta dari jenjang TK/RA, MI/SD dan SMP/MTs. Hadir dalam kesempatan tersebut jajaran pengurus PCNU Ponorogo, pengurus NU Care-LAZISNU, para sponsor, dewan juri, serta tokoh-tokoh NU yang memberikan dukungan penuh terhadap suksesnya penyelenggaraan festival.
Ketua PCNU Ponorogo Dr. Idam Mustofa, menegaskan bahwa LAZISNU Fest merupakan representasi wajah baru gerakan filantropi NU. Dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari masyarakat tidak hanya disalurkan kepada para mustahik, tetapi juga diolah menjadi program-program yang mampu mencetak generasi berprestasi, memperkuat pendidikan, dan membangun optimisme umat.
“LAZISNU harus tampil sebagai lembaga yang profesional, terpercaya, dan memberi dampak nyata. Festival ini menunjukkan bahwa filantropi bukan hanya tentang menghimpun dan menyalurkan dana, tetapi juga membangun peradaban melalui pendidikan, pembinaan karakter, dan pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.
Kemegahan penyelenggaraan LAZISNU Fest 2026, besarnya partisipasi peserta, serta dukungan berbagai pihak menjadi penegas bahwa NU Care-LAZISNU Ponorogo telah berkembang sebagai lembaga filantropi yang tidak hanya kuat dalam penghimpunan dana, tetapi juga mampu menghadirkan program-program kreatif dan berdampak luas.
Melalui LAZISNU Fest 2026, NU Care-LAZISNU Ponorogo mengirimkan pesan optimisme bahwa gerakan zakat, infak, dan sedekah dapat menjadi kekuatan sosial yang menggerakkan pendidikan, menumbuhkan prestasi, dan memperkokoh kemandirian umat. Festival ini menjadi show of force bahwa filantropi NU hadir bukan sekadar untuk memberi bantuan, melainkan menjadi motor penggerak pembangunan sumber daya manusia dan kemajuan masyarakat.
Kontributor: Sahabat Media LTN