NU PONOROGO

Official Website PCNU Ponorogo

LKSA Al Bukhori Santuni Anak Yatim Piatu

NU Online Ponorogo – Kebahagiaan dan keceriaan saat berbuka puasa adalah hak setiap muslim yang menjalankan puasa. Tak terkecuali bagi para yatim piatu dan dhuafa. Demi untuk membahagiakan mereka, Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Al Bukhori Mangunan Tulung Sampung menggelar acara buka bersama sekaligus santunan. Acara digelar di Ponpes Al Bukhori Jalan KH Bukhori Dusun Pilang, Desa Tulung, Kecamatan Sampung, Ponorogo, Jum’at (23/4).

Selain diikuti para santri Ponpes Al Bukhori, acara yang dikemas sederhana tapi penuh makna itu juga diikuti 14 anak yatim piatu, serta 12 kaum dhuafa. Ke-12 kaum dhuafa itu berasal dari desa sekitar. Bahkan ada yang dari Parang (Magetan) karena lokasinya berbatasan.

“Kegiatan santunan ini rutin kita lakukan setiap sebulan sekali. Khusus di bulan puasa ini, acara kita kemas dalam bentuk buka bersama,” kata Ketua LKSA Al Bukhori Mangunan Imam Mahmudi, S.Pd.I, MH.

Acara diawali dengan pembacaan tahlil sekaligus kirim do’a untuk kedua orang tua anak-anak yatim piatu, para leluhur serta pendahulu. Usai kirim do’a, dilanjut dengan buka bersama dan kemudian sholat maghrib berjama’ah. Acara diakhiri dengan pemberian santunan berupa paket sembako dan uang saku sembari mengusap rambut anak-anak yatim piatu dengan iringan lantunan sholawat.

“Kami sampaikan terima kasih kepada para pengurus LKSA Al Bukhori Mangunan dan para relawan yang dengan telaten menyapa mereka. Juga kepada para donatur yang peduli dengan masa depan anak-anak yatim piatu dan kaum dhuafa. Semoga dilancarkan rejekinya,” tambah Imam.

 

Reporter : Idham

Editor : Lege

Informasi terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama PONOROGO mengimbau kepada Nahdliyin untuk senantiasa Menjaga Kesehatan, Mematuhi Instruksi, Himbauan, dan Protokol yang ditetapkan oleh Pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19, termasuk tidak keluar rumah dan jaga jarak aman (Physical Distancing) agar tercapai kemaslahatan bersama, serta Memperbanyak Doa dan Amaliyah sebagaimana instruksi PBNU serta memohon pertolongan kepada Allah SWT semoga pandemi Covid-19 bisa diatasi dengan segera