
NU Online Ponorogo – Suasana khidmat dan penuh semangat kebersamaan mewarnai Sidang Pleno Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) II PCNU Ponorogo yang digelar di PP Hudatul Muna 2 Jenes, Ahad (31/5/2026). Forum tersebut menjadi puncak rangkaian Muskercab II setelah sebelumnya dilaksanakan sidang-sidang komisi yang merumuskan program kerja dan rekomendasi organisasi.
Mengusung tema “Berdasarkan Renstra, Berorientasi Kinerja, Berdaya untuk Umat”, Muskercab II menjadi momentum evaluasi sekaligus konsolidasi organisasi untuk memastikan seluruh program berjalan sesuai Rencana Strategis (Renstra) PCNU Ponorogo 2024–2029.
Kegiatan diawali dengan registrasi peserta, pembacaan tahlil, serta seremoni pembukaan yang dihadiri jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah PCNU Ponorogo, pengurus lembaga, badan otonom, badan khusus, serta perwakilan MWCNU se-Kabupaten Ponorogo.

Pembukaan resmi Muskercab II dilakukan oleh Ketua PWNU Jawa Timur, Drs. KH. Fatchul Aziz, M.A.. Sebelum membuka forum, KH Fatchul Aziz mengajak seluruh peserta membacakan Surah Al-Fatihah sebagai doa bersama agar seluruh rangkaian sidang berjalan lancar dan menghasilkan keputusan yang membawa kemaslahatan bagi umat. Suasana semakin semarak ketika seluruh jajaran pengurus bersama-sama melantunkan rebana sebagai simbol kebersamaan dan semangat khidmah Nahdlatul Ulama.
Dalam sambutannya, Ketua PCNU Ponorogo, Dr. Idham Mustofa, M.Pd., menegaskan bahwa Muskercab merupakan forum strategis untuk mengevaluasi capaian program sekaligus merumuskan langkah organisasi ke depan.
“Muskercab bukan sekadar agenda organisasi, melainkan ikhtiar bersama untuk memastikan program-program NU benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, shahibul bait, KH. Romdhon Fauzi, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Pondok Pesantren Hudatul Muna 2 sebagai tuan rumah pelaksanaan sidang pleno.

Usai seremoni pembukaan, dilakukan prosesi serah terima palu sidang dari Ketua PCNU Ponorogo, Dr. Idham Mustofa, M.Pd., kepada Wakil Syuriyah PCNU Ponorogo sekaligus Ketua Steering Committee (SC) Muskercab II, Prof. Dr. KH. Lutfi Hadi Aminuddin, M.Ag.. Penyerahan tersebut menandai dimulainya sidang pleno secara resmi, dengan Prof. Lutfi Hadi Aminuddin memimpin seluruh jalannya persidangan hingga penutupan.
Sidang Pleno I membahas dan menetapkan tata tertib persidangan sebagai landasan jalannya forum. Selanjutnya, Sidang Pleno II membahas dan menetapkan Rencana Operasional (Renop) serta Rencana Kegiatan dan Anggaran (RKA) yang merupakan hasil rumusan sebelas komisi pada sidang sebelumnya.
Berbagai usulan program dari lembaga, badan otonom, dan badan khusus dibahas serta diselaraskan dengan arah kebijakan organisasi. Fokus pembahasan mencakup penguatan kaderisasi, pendidikan, dakwah, pemberdayaan ekonomi, kesejahteraan umat, literasi, hukum, kebudayaan, lingkungan hidup, hingga penguatan kelembagaan NU.

Pada Sidang Pleno III, peserta membahas dan menetapkan sejumlah rekomendasi strategis sebagai panduan gerak organisasi dalam menjawab berbagai tantangan sosial, pendidikan, keagamaan, dan ekonomi di Kabupaten Ponorogo.
Prof. Dr. KH. Lutfi Hadi Aminuddin, M.Ag., menyampaikan bahwa seluruh keputusan yang dihasilkan merupakan hasil musyawarah bersama untuk menerjemahkan Renstra PCNU Ponorogo ke dalam program yang terukur, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Rangkaian Muskercab II ditutup dengan arahan Rais Syuriyah PCNU Ponorogo, KH. Moh. Sholechan Al-Hafid. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh kualitas perencanaan, tetapi juga oleh kesungguhan para pengurus dalam menjalankan amanah dan menjaga semangat khidmah kepada umat.
Melalui Muskercab II ini, PCNU Ponorogo menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pelayanan kepada umat, memperkokoh tata kelola organisasi, serta menghadirkan program-program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat pada periode 2026–2028.
Kontributor: Nanang Diyanto/ LKNU Ponorogo