NU PONOROGO

Official Website PCNU Ponorogo

Pesan Syaikh Al-Asymawi Kepada Nahdlatul Ulama

Foto Bersama Prof. Dr. Muhammad Ibrahim al-Asymawi dengan Pengurus PCNU Ponorogo

NU Online Ponorogo – Pada akhir sesi tanya jawab pada kajian dan pemberian ijazah sanad Al-Arba‘īn an-Nawawiyyah di Graha PCNU Ponorogo (8/11), Syaikh Al-Asymawi menyisipkan arahannya kepada Nahdlatul Ulama (NU). Beliau menegaskan kembali posisi strategis organisasi yang lahir dari rahim pesantren tersebut dalam menjaga keilmuan dan peradaban umat Islam di Nusantara. Ia menyatakan bahwa NU tidak hanya memiliki tanggung jawab di bidang dakwah, tetapi juga menjadi pemelihara warisan ulama salaf yang menjadi rujukan keilmuan sepanjang zaman.

“NU harus terus menulis dan menerbitkan buku, memelihara kutub al-turats, mendidik umat agar peka terhadap isu sosial, dan memanfaatkan teknologi informasi untuk dakwah kepada generasi muda,” tutur beliau dalam ceramahnya yang disambut antusias para hadirin.

Lebih jauh, ia memberikan penegasan penting mengenai fenomena ideologi dan pemahaman keagamaan yang beragam di era digital saat ini. “Pemahaman agama harus diluruskan, sebab umat mudah terpengaruh jika tidak dibimbing ulama,” ucapnya, seraya mengingatkan bahwa peran kiai dan pendidik pesantren tidak boleh mengendur.

Syaikh Al-Asymawi juga berpesan agar generasi muda NU tetap kokoh memegang sanad keilmuan. Menurutnya, keberlanjutan tradisi belajar—dari guru kepada murid secara langsung—merupakan ciri khas ilmu Islam yang harus dijaga. “Ilmu itu bukan hanya teks. Ia harus hidup dalam jiwa para penuntut ilmu dan mengalir dari hati ke hati, melalui sanad yang bersambung kepada Rasulullah ﷺ,” ungkapnya penuh penekanan.

Acara kemudian ditutup dengan pemberian ijazah sanad Al-Arba‘īn an-Nawawiyyah dan pembacaan doa. Momen ini menjadi penanda pentingnya kesinambungan ilmu dan adab dalam lingkungan pesantren dan jamaah NU.

Dengan penuh keteduhan, Syaikh Al-Asymawi mengakhiri majelis dengan kalimat yang menggetarkan hati: “Selama ruh Nabi ﷺ menyala di hati umatnya, cahaya ilmu tidak akan pernah padam.”

Kontributor: Sahabat Media LTN

Informasi terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *