NU PONOROGO

Official Website PCNU Ponorogo

Musyker II PRNU Ngunut Matangkan Program Khidmah, Prioritaskan Pembangunan Kantor Terpadu dan Penguatan Kegiatan Keagamaan

MI Ma’arif Al Islamiyah Selorejo, Dukuh Ngunut III, Desa Ngunut, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, menjadi lokasi penyelenggaraan Musyawarah Kerja (Musker) II PRNU Ngunut pada Ahad, (1/11)

NU Online Ponorogo – Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Ngunut, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, menggelar Musyawarah Kerja (Musker) pada Ahad (1/11). Kegiatan yang berlangsung di MI Ma’arif Al Islamiyah Selorejo, Dukuh Ngunut III, Desa Ngunut, ini menjadi momentum untuk memantapkan program kerja sekaligus memperkuat khidmah organisasi kepada masyarakat.

Musker tersebut dihadiri oleh seluruh jajaran Pengurus Syuriyah dan Tanfidziyah PRNU Ngunut. Turut hadir jajaran Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Babadan, baik unsur Syuriyah maupun Tanfidziyah, tokoh masyarakat, serta perwakilan Pengurus Muhammadiyah Ranting Ngunut yang turut membersamai kegiatan. Hadir sebagai narasumber Prof. Dr. KH. Muh. Tasrif, M.Ag., selaku Rais Syuriyah, dan Agung Eko Purnomo, S.HI., selaku Ketua Tanfidziyah PRNU Ngunut.

Dalam pengarahannya, Rais Syuriah menekankan bahwa Musyawarah kerja kedua adalah momentum meneguhkan dan memperbarui kembali niat dan tekad untuk mengabdi di organisasi Nahdlatul Ulama. Untuk itulah, capaian dan prestasi kinerja sebelumnya harus disyukuri dengan harapan menjadi ibadah yang diridhoi Alloh SWT. Sementara itu, ketidaktercapaian target yang pernah ditetapkan pada Musyawarah kerja pertama tidak perlu disesali yang dapat menghilangkan semangat mengabdi. “Sebagai organisasi, Ranting Ngunut Nahdlatul Ulama memiliki program prioritas berupa pembangunan kantor dan fasilitas pusat bisnis yang perlu didukung untuk kemajuan organisasi di masa yang akan datang,” tegasnya.

Salah satu program prioritas yang menjadi perhatian dalam musyawarah adalah kelanjutan pembangunan Kantor Terpadu NU Ranting Ngunut. Pembangunan kantor tersebut direncanakan melalui tiga tahapan, yakni tahap pertama pembangunan pondasi, tahap kedua penyelesaian pembangunan gedung, dan tahap ketiga berupa pekerjaan akhir atau finishing.

Hingga saat ini, pembangunan masih berada pada tahap pertama, yaitu pembangunan pondasi. Panitia pembangunan tengah mempersiapkan rencana untuk melanjutkan pekerjaan ke tahap kedua. Upaya tersebut merupakan ikhtiar bersama agar PRNU Ngunut memiliki kantor terpadu yang dapat dimanfaatkan sebagai pusat koordinasi, pelayanan organisasi, serta kegiatan ke-NU-an di tingkat ranting.

Jajaran pimpinan dan pengurus NU mengikuti rangkaian Musyawarah Kerja II PRNU Ngunut dalam rangka memperkuat program kerja dan memperkuat khidmah organisasi.

Pembiayaan pembangunan kantor terpadu ini dilaksanakan secara swadaya dengan melibatkan masing-masing dukuh. Desa Ngunut yang terdiri atas empat dukuh memiliki kebijakan dan mekanisme tersendiri dalam menghimpun wakaf jariyah dari para donatur maupun warga Nahdliyin. Sebagian menghimpun dana pada musim panen, sementara sebagian lainnya memberikan dukungan melalui komitmen sebagai donatur tetap selama proses pembangunan berlangsung.

Semangat tersebut mencerminkan kuatnya tradisi gotong royong dan kepedulian warga Nahdliyin dalam mendukung keberlangsungan organisasi. Pembangunan kantor tidak semata-mata dipandang sebagai pembangunan fisik, tetapi juga sebagai ikhtiar bersama dalam menyiapkan sarana pengabdian dan pelayanan umat.

Di bidang keagamaan, peserta Musker menyepakati pentingnya mempertahankan kegiatan Safari Ramadan yang selama ini telah berjalan. Ke depan, kegiatan tersebut diharapkan dapat dikelola secara lebih terorganisasi dengan dikoordinasikan oleh Lembaga Dakwah NU.

Untuk mendukung pelaksanaannya, pengurus NU bersama Lembaga Dakwah dan para calon penceramah diharapkan dapat bermusyawarah sebelum memasuki bulan Ramadan. Pembahasan meliputi penentuan masjid atau musala sebagai sasaran kegiatan, penyusunan jadwal penceramah, serta pembagian waktu pelaksanaan. Dengan perencanaan yang lebih matang, Safari Ramadan diharapkan dapat berjalan tertib, merata, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Selain itu, muncul pula usulan agar program ziarah wali yang telah direncanakan dapat segera direalisasikan. Kegiatan ini diharapkan melibatkan seluruh Badan Otonom (Banom) NU, antara lain Muslimat NU, Fatayat NU, Gerakan Pemuda Ansor, serta IPNU-IPPNU. Sinergi lintas Banom tersebut diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat kebersamaan antarwarga Nahdliyin di Desa Ngunut.

Foto bersama jajaran pengurus NU, tokoh masyarakat, dan perwakilan Muhammadiyah Ranting Ngunut dalam kegiatan Musker II PRNU Ngunut

Program Lailatul Ijtima’ juga menjadi perhatian peserta musyawarah. Kegiatan yang selama ini menjadi tradisi berkumpul dan mempererat ukhuwah warga Nahdliyin tersebut diharapkan terus dilaksanakan secara rutin dengan sistem bergilir di setiap dukuh. Pelaksanaannya direncanakan berbasis masjid atau musala, sehingga seluruh tempat ibadah di Desa Ngunut memiliki kesempatan menjadi lokasi kegiatan.

Selain sebagai sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat komunikasi antarwarga, Lailatul Ijtima’ juga diharapkan menjadi media syiar Islam Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah di lingkungan masyarakat.

Melalui Musker ini, PRNU Ngunut berharap seluruh program yang telah dimusyawarahkan tidak berhenti pada tataran perencanaan, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui kerja bersama, koordinasi, dan tanggung jawab seluruh jajaran pengurus. Semangat khidmah yang dilandasi keikhlasan, kebersamaan, dan kepedulian sosial diharapkan menjadi kekuatan dalam mengembangkan NU di tingkat ranting.

Musker ini sekaligus menjadi ruang mempererat persaudaraan, tidak hanya di antara sesama warga Nahdliyin, tetapi juga dengan seluruh elemen masyarakat. Kehadiran perwakilan Muhammadiyah Ranting Ngunut menjadi salah satu wujud baiknya hubungan sosial dan semangat menjaga kerukunan di tengah kehidupan masyarakat Desa Ngunut.

Dengan demikian, hasil Musker PRNU Ngunut diharapkan menjadi pijakan bersama untuk menghadirkan organisasi yang semakin aktif, solid, dan bermanfaat bagi umat serta masyarakat luas.

Kontributor : PRNU Ngunut

Informasi terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *