
NU Online Ponorogo — Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Ponorogo menggelar rutinan Sabtu Kliwon pada Sabtu (10/10/2026). Kegiatan yang bertempat di rumah Sahabat Dian Nita, wilayah Ranting Pakunden, tersebut membahas sejumlah agenda strategis organisasi.
Rutinan ini menjadi momentum bagi jajaran pengurus PAC Fatayat NU Ponorogo untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat koordinasi antarpengurus. Kegiatan berlangsung dengan baik dan dihadiri oleh para sahabat yang turut berpartisipasi dalam pembahasan program organisasi.
Salah satu agenda utama yang dibahas adalah tindak lanjut kegiatan studi tiru pengelolaan sampah. Pembahasan tersebut menjadi langkah untuk menerapkan hasil pembelajaran dari kegiatan sebelumnya ke dalam program nyata yang dapat dikembangkan di lingkungan Fatayat NU Ponorogo.

Melalui tindak lanjut tersebut, PAC Fatayat NU Ponorogo berharap pengelolaan sampah dapat menjadi salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat sekaligus kepedulian terhadap lingkungan. Koordinasi antara bidang dan ranting diperlukan agar gagasan yang telah diperoleh dapat diwujudkan melalui program yang terencana.
Selain itu, pertemuan rutinan Sabtu Kliwon juga membahas persiapan kegiatan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN). Pembahasan ini menjadi bagian dari upaya PAC Fatayat NU Ponorogo untuk turut menyemarakkan momentum Hari Santri melalui kegiatan yang positif dan bermakna.
Agenda berikutnya adalah persiapan Pra-Rapat Kerja (Pra-Raker). Pembahasan tersebut dilakukan untuk merumuskan arah gerak organisasi, menyelaraskan rencana program, serta mempersiapkan kegiatan yang akan dijalankan oleh masing-masing bidang ke depan.
Dalam diskusi tersebut, para sahabat turut bertukar pikiran mengenai berbagai agenda organisasi. Keterlibatan pengurus diharapkan dapat memperkuat rasa memiliki terhadap organisasi sekaligus mendorong lahirnya program yang sesuai dengan kebutuhan kader dan masyarakat.

Ketua PAC Fatayat NU Ponorogo, Sahabat Imroatul Munfaridah, menyampaikan terima kasih kepada seluruh sahabat yang telah hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi semangat para pengurus yang tetap meluangkan waktu untuk berdiskusi dan berkontribusi bagi keberlangsungan organisasi.
Dalam arahannya, Sahabat Imroatul Munfaridah memotivasi seluruh pengurus agar tetap menjaga semangat dan konsistensi dalam menjalankan kegiatan organisasi. Menurutnya, keberlangsungan program membutuhkan komitmen dan kerja sama dari seluruh unsur kepengurusan.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antarbidang agar setiap program dapat berjalan secara berkesinambungan dan saling mendukung. Melalui komunikasi yang baik, pembagian tugas yang jelas, serta semangat gotong royong, berbagai agenda PAC Fatayat NU Ponorogo diharapkan dapat terlaksana secara optimal.
Semangat kebersamaan tersebut tetap dijaga meskipun Surat Keputusan (SK) kepengurusan PAC Fatayat NU Ponorogo periode 2026–2030 belum diterbitkan hingga pelaksanaan rutinan ini. Kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat para sahabat untuk terus berkoordinasi, mempersiapkan agenda, dan menjaga aktivitas organisasi.
Melalui rutinan Sabtu Kliwon ini, PAC Fatayat NU Ponorogo meneguhkan komitmen untuk terus bergerak, berkolaborasi, dan menghadirkan kegiatan yang bermanfaat. Dengan semangat khidmah, solidaritas, dan kerja sama lintas bidang, Fatayat NU Ponorogo diharapkan semakin solid dalam menjalankan program organisasi serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Kontributor : Tim Media PAC Fatayat NU Ponorogo