
NU Online Ponorogo – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Ponorogo turut memastikan penanganan kebutuhan air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan. Hal itu dilakukan melalui penyaluran bantuan air bersih di Dukuh Bungur, Desa Munggu, Kecamatan Bungkal, dan Dukuh Klatakan, Desa Belang. Selasa (15/9).
Kehadiran PCNU Ponorogo menjadi bagian dari perhatian NU terhadap kondisi masyarakat yang mengalami keterbatasan ketersediaan air bersih. Dalam kegiatan tersebut, bantuan disalurkan kepada warga yang selama periode kekeringan mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan air untuk aktivitas sehari-hari.
Ketua PCNU Kabupaten Ponorogo, Dr. Idam Mustofa, M.Pd., menyampaikan bahwa kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat merupakan bentuk kepedulian NU terhadap masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan akibat kekeringan. “Kebutuhan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus mendapatkan perhatian. Ketika warga mengalami kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari, NU harus hadir dan mengambil bagian untuk membantu meringankan beban masyarakat,” ujarnya.

Terima Kasih kepada segenap donatur atas semua sumbangsih yang diberikan semoga Allah membalas dengan balasan yang berlipat ganda dan dimudahkan segala urusannya teriring do’a Jazaakumullah ahsanal jazaai katsiiran
Menurutnya, bantuan air bersih tidak hanya menjadi bentuk respon terhadap kondisi kekeringan, tetapi juga bagian dari ikhtiar NU dalam membangun kepedulian dan kegotongroyongan di tengah masyarakat.
“Penanganan kekeringan tentu membutuhkan kebersamaan dan kesinambungan. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi warga yang terdampak. Di sisi lain, perlu terus dilakukan koordinasi dan kajian untuk mencari solusi jangka panjang, sehingga persoalan ketersediaan air bersih di wilayah yang rawan kekeringan dapat diatasi secara lebih berkelanjutan,” tambahnya.
PCNU Kabupaten Ponorogo melalui gerakan kepedulian NU mendorong agar kebutuhan masyarakat terdampak dapat terus mendapat perhatian. Selain penanganan jangka pendek berupa distribusi air bersih, koordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait juga terus dilakukan untuk memastikan kebutuhan warga terpenuhi secara bertahap.
Kontributor: Aswaja News & Mahasiswa KPI UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo.