
NU Online Ponorogo — Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) bersama Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI NU) mengikuti rapat koordinasi pembentukan Tim Pesantren Tangguh Bencana (Pestana) Kabupaten Ponorogo.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (16/10) bertempat di Aula Bantarangin, Gedung Graha Krida Praja Lantai II Kabupaten Ponorogo. Rapat koordinasi ini digelar dalam rangka meningkatkan optimalisasi Tim Pesantren Tangguh Bencana (Pestana) Kabupaten Ponorogo.
Dalam kegiatan tersebut, LPBI NU diwakili Ketua LPBI NU Ponorogo, Khusnul Habib, sementara dari RMI NU hadir Gus Moch Ikhwanusshofa. Keterlibatan kedua lembaga tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi antara unsur pesantren, organisasi keagamaan, dan pemerintah daerah dalam membangun kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.

Acara dibuka oleh Bapak Bambang Suhendro, Asisten I Sekretaris Daerah Kabupaten Ponorogo. Dalam koordinasi tersebut, Bapak Masun, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ponorogo (Kalakda BPBD), dipercaya sebagai Ketua Pesantren Tangguh Bencana Kabupaten Ponorogo.
Pembentukan Pesantren Tangguh Bencana diharapkan dapat mendorong pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan dan dakwah, tetapi juga memiliki kapasitas dalam pencegahan, kesiapsiagaan, mitigasi, penanganan kedaruratan, hingga pemulihan pascabencana.
Sinergi LPBI NU dan RMI NU dalam agenda ini juga diharapkan memperkuat peran pesantren sebagai bagian dari jejaring ketangguhan masyarakat. Dengan jumlah pesantren yang cukup besar di Ponorogo, penguatan kapasitas kebencanaan di lingkungan pesantren menjadi salah satu langkah strategis untuk membangun masyarakat yang lebih siap menghadapi risiko bencana.

Rapat koordinasi ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Ponorogo, BPBD, LPBI NU, RMI NU, serta unsur pesantren dalam mewujudkan pesantren yang aman, tangguh, dan memiliki kemampuan menghadapi berbagai potensi bencana di Kabupaten Ponorogo.
LPBI NU dan RMI NU Ponorogo — Bersama Membangun Pesantren Tangguh, Masyarakat Tangguh, dan Ponorogo Tangguh.
Kontributor : Tim Media LPBI NU & RMI NU