NU PONOROGO

Official Website PCNU Ponorogo

Festival Banjari Akafarma Sunan Giri Ponorogo Berakhir, Tahun Depan Digelar Lagi

Dengan penuh kebanggan, para pemenang memamerkan hadiah yang diterimanya
Dengan penuh kebanggan, para pemenang memamerkan hadiah yang diterimanya

NU Online Ponorogo – Akafarma Islamic Competition 2021 dalam rangka Dies Natalis ke 25 berhasil menyelesaikan salah satu kegiatannya. Festival Banjari yang digawangi PKPT IPNU-IPPNU Akafarma Sunan Giri telah berakhir, Selasa (3/8). Sebelumnya kegiatan lain juga sudah berakhir, terdiri dari istighotsah, seminar, Islamic digital competition, sunatan massal, pengabdian masyarakat online dan bakti sosial.

Pendaftaran Festival Banjari yang dilakukan secara online ini dibuka sejak 14 Juli 2021 lalu. Sampai pendaftaran ditutup, Sabtu (31/7) tercatat 8 group Banjari yang mengikuti lomba.  Mereka datang dari berbagai wilayah di Ponorogo, Madiun dan sekitarnya.

“Peserta lomba mengirimkan rekaman video penampilannya kepada akun email panitia lomba Fesban Akafarma Islamic Competition 2021 untuk dinilai Dewan Juri,” terang Wahyuni Humas Panitia melalui keterangannya rilisnya (3/8).

Penjurian dilaksanakan di Kampus Akafarma Sunan Giri, Minggu (1/8). Dewan juri terdiri dari Imam Bahruddin untuk penilaian instrumen, juga Muhibbin yang menilai unsur vokal dan Ahmad Sauji sebagai juri adab dan syair.

Para pemenang lomba bersama panitia sesaat setelah penerimaan hadiah
Para pemenang lomba bersama panitia sesaat setelah penerimaan hadiah

Dewan juri menetapkan juara 1 diraih group Banjari Kusnul Qulub Coper, Jetis Ponorogo dengan nilai 88. Disusul juara 2, group Banjari Al-Mukmin Ponorogo dengan nilai 86. Juara 3 dipegang group Banjari Al-Faizin dari UKM Ulinnuha IAIN Ponorogo dengan nilai 85,5.

Seluruh pemenang diundang panitia untuk menerima hadiah di aula Akafarma Sunan Giri, Selasa (3/8). Ikut hadir untuk menyerahkan hadiah Kaprodi Farmasi Apt.Nasruhan Arifianto, M.Farm-Klin, Devita Yudhayanti, M.Pd dari Lembaga Penjaminan Mutu dan Dewan Pembina PKPT  IPPNU Akafarma Hindun Khusniarti, S.I.Pust.

Masing-masing pemenang berhak mendapatkan tropi, sertifikat dan uang pembinaan. Uang pembinaan untuk juara 1 sebesar Rp. 750.000,00.  Juara 2  menerima Rp. 500.000,00 dan juara 3 mengantongi Rp. 400.000,00.

Berakhirnya Festival Banjari yang menjadi kegiatan perdana PKPT IPNU-IPPNU. Akafarma Sunan Giri ini menyisakan kebanggaan tersendiri bagi para pengurusnya. U’un Dwi Utari ketua PKPT IPPNU berharap agar Islamic Competition ini membawa keberkahan dan kemaslahatan bagi peserta.

“Para peserta supaya lebih berkompetisi dengan baik dan lebih semangat lagi untuk bisa lebih kompetiif lagi dalam bidang seni musik Islam,” ungkapnya.

U’un juga menyatakan festival banjari akan  digelar rutin setiap tahun, masih dalam rangka Dies Natalis Akafarma Sunan Giri.

Reporter : Idam
Editor : Budi

Informasi terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama PONOROGO mengimbau kepada Nahdliyin untuk senantiasa Menjaga Kesehatan, Mematuhi Instruksi, Himbauan, dan Protokol yang ditetapkan oleh Pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19, termasuk tidak keluar rumah dan jaga jarak aman (Physical Distancing) agar tercapai kemaslahatan bersama, serta Memperbanyak Doa dan Amaliyah sebagaimana instruksi PBNU serta memohon pertolongan kepada Allah SWT semoga pandemi Covid-19 bisa diatasi dengan segera