NU PONOROGO

Official Website PCNU Ponorogo

GSBP Ponorogo Gelar Jumat Berkah, 920 Paket Nasi Dibagikan kepada Jamaah

GSBP Ponorogo Gelar Jumat Berkah

NU Online Ponorogo — Gerakan Sedekah Berkah Ponorogo (GSBP) kembali melaksanakan program Jumat Berkah dengan membagikan nasi bungkus dan air mineral kepada jamaah Masjid NU Ponorogo, Jumat (2/10). Pada pelaksanaan kali ini, sebanyak 920 paket dibagikan kepada jamaah.

GSBP Ponorogo memiliki kepengurusan sendiri yang dibentuk untuk membantu, khususnya takmir Masjid NU Ponorogo dalam melaksanakan program Jumat Berkah. Melalui program tersebut, jamaah yang selesai melaksanakan shalat Jumat mendapatkan satu paket nasi, air mineral, dan kresek.

Program GSBP dilaksanakan secara rutin setiap Jumat

Program GSBP dilaksanakan secara rutin setiap Jumat dan pada kegiatan pengajian rutin di hari Minggu Pon. Hingga saat ini, program tersebut telah berjalan sebanyak enam kali dan jumlah paket yang disediakan terus mengalami peningkatan seiring bertambahnya jamaah.

Pada pelaksanaan sebelumnya, jumlah paket yang disediakan GSBP mengalami peningkatan secara bertahap. Mulai dari 550 paket, kemudian bertambah menjadi 695 paket, 750 paket, 805 paket, dan sekitar 829 paket. Pada Jumat (2/10), jumlah tersebut kembali meningkat menjadi 920 paket.

Ketua Pengurus GSBP Ponorogo, Tohir Fauzi, menyampaikan bahwa gagasan awal kegiatan tersebut tercetus dari keinginan agar Masjid NU Ponorogo dapat menjadi salah satu ikon Kabupaten Ponorogo. Ia berharap masjid tersebut dapat menjadi tujuan masyarakat ketika datang ke Ponorogo, khususnya untuk melaksanakan ibadah.

Selain program Jumat Berkah, GSBP juga membantu takmir masjid dan lembaga dakwah dalam pelaksanaan pengajian rutin yang telah berjalan selama bertahun-tahun. Dukungan GSBP untuk kegiatan tersebut telah dilaksanakan satu kali dan pada Minggu Pon berikutnya memasuki pelaksanaan kedua.

920 Paket Nasi Dibagikan kepada Jamaah

Pada pelaksanaan sebelumnya, GSBP menyiapkan sekitar 1.300 paket untuk menunjang kegiatan pengajian rutin. Sementara pada pelaksanaan berikutnya, disiapkan sekitar 1.500 paket. Jumlah tersebut disesuaikan dengan kebutuhan jamaah yang terus bertambah.

Dana pelaksanaan kegiatan GSBP diperoleh dari para donatur. Donatur dapat memberikan bantuan dalam bentuk uang maupun nasi bungkus secara langsung. Untuk satu paket yang terdiri dari nasi, air mineral, dan kresek, nilai donasinya sebesar Rp10 ribu.

Dukungan terhadap GSBP datang dari berbagai kalangan. Pengurus GSBP juga banyak berasal dari kalangan pengusaha. Selain itu, terdapat pula donatur non-Muslim dan sejumlah pengusaha Tionghoa yang turut memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut.

Ke depan, GSBP berencana mengembangkan fasilitas bagi jamaah setelah melaksanakan shalat lima waktu. Fasilitas tersebut antara lain berupa kopi, minuman, dan makanan ringan sehingga jamaah yang datang ke masjid dapat merasa lebih nyaman dan kebutuhan sederhananya dapat terpenuhi.

Tohir Fauzi berharap jumlah jamaah yang melaksanakan shalat Jumat di Masjid NU Ponorogo terus bertambah. Ia juga berharap keberadaan masjid tersebut dapat semakin dikenal sebagai salah satu ikon Ponorogo.

“Harapan saya itu yang jumatan di sini sampai 3.000 ke depannya,” ujar Tohir Fauzi.

Kontributor: Mahasiswa KPI UIN Ponorogo

Informasi terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *