
NU Online Ponorogo – Kepedulian terhadap masa depan generasi bangsa kembali dibawakan oleh Pimpinan Cabang Majelis Dzikir dan Sholawat (PC MDS) Rijalul Ansor Ponorogo. Pada hari Jumat, (23/10) mengunjungi keluarga Almarhumah Ibu Luluk, warga Jebeng, Slahung, Ponorogo, guna menawarkan beasiswa dan pendampingan bagi pendidikan anak-anak almarhumah.
Almarhumah Ibu Luluk merupakan warga yang sempat viral di media sosial karena meninggal dunia di atas sepeda motor saat hendak membeli obat di apotek. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam karena meninggalkan anak-anaknya yang kini harus melanjutkan hidup tanpa sosok ibu, dan saat ini tengah tinggal di pondok pesantren.

Kunjungan penuh kehangatan ini dilakukan sekitar pukul 14.21 WIB. Rombongan PC MDS Rijalul Ansor Ponorogo hadir bersama Sahabat Kiai Syamsul Maarif, Gus Ahmad Khoirul Mutaqin, Gus Emka Nujhan Farhani, dan Sahabat Miftakhul Huda.
Gus Emka Nujhan Farhani selaku Sekretaris PC MDS Rijalul Ansor Ponorogo menegaskan bahwa kehadiran mereka merupakan bentuk komitmen nyata dalam mendampingi pendidikan anak-anak almarhumah.
“Kami dari PC MDS Rijalul Ansor Ponorogo berkomitmen mendampingi pendidikan anak-anaknya. Hari ini kami hadir untuk menawarkan beasiswa pendidikan agar kelangsungan sekolah mereka tetap terjaga,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, komitmen pendampingan pendidikan ini juga bekerja sama dengan Pondok Pesantren Tartilul Qur’an Ad Dasuki Sidomulyo Cekok Ponorogo.

Inisiatif ini merupakan wujud nyata khidmah dan kepedulian umat dari Rijalul Ansor Ponorogo, dengan adanya pendampingan pendidikan tersebut diharapkan dapat meringankan beban keluarga besar almarhumah serta memastikan anak-anaknya tetap mendapatkan hak pendidikan hingga jenjang tertinggi, sehingga masa depan mereka tetap cerah dan terjamin.
Kontributor: Kaelfykrie