NU PONOROGO

Official Website PCNU Ponorogo

Ketua Rijalul Ansor Jawa Timur Siap Hadiri Pengukuhan PCRA Ponorogo

Audiensi PCRA Ponorogo bersama Ketua PWRA Jawa Timur, Gus Mad, membahas persiapan pengukuhan kepengurusan PCRA Ponorogo.

NU Online Ponorogo – Pimpinan Cabang Rijalul Ansor (PCRA) Ponorogo melakukan audiensi dengan Ketua Pimpinan Wilayah Majelis Dzikir & Sholawat Rijalul Ansor (PWRA) Jawa Timur, Gus Dr. H. Ahmad Kafabihi, pada Ahad (25/10). Pertemuan tersebut berlangsung di sela-sela agenda beliau sebagai pemateri seminar di Universitas Islam Negeri (UIN) Ponorogo.

Audiensi ini menjadi momentum silaturahmi sekaligus koordinasi antara PCRA Ponorogo dan PWRA Jawa Timur, khususnya dalam mempersiapkan agenda pengukuhan kepengurusan PCRA Ponorogo yang direncanakan berlangsung pada sekitar bulan November atau Desember 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Gus Dr. H. Ahmad Kafabihi, yang akrab disapa Gus Mad, menyampaikan kesediaannya untuk hadir dalam agenda pengukuhan PCRA Ponorogo mendatang.

Suasana silaturahmi dan koordinasi PCRA Ponorogo bersama Gus Mad yang menyatakan kesiapannya menghadiri pengukuhan PCRA Ponorogo pada bulan November atau Desember 2026.

Beliau menyambut baik rencana tersebut dan menyatakan kesiapannya untuk hadir sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan organisasi Rijalul Ansor di tingkat cabang.

“Insyaallah, saya siap hadir dalam pengukuhan PCRA Ponorogo. Semoga momentum ini menjadi awal yang baik untuk memperkuat organisasi, menghidupkan amaliyah, serta mengembangkan dakwah Ahlussunnah wal Jamaah di masyarakat tengah,” demikian pernyataan Gus Mad.

Sementara itu, Ketua PCRA Ponorogo, Sahabat Luthfin Mahamida, menyampaikan bahwa audiensi ini merupakan bagian dari ikhtiar membangun komunikasi dan koordinasi dengan PWRA Jawa Timur sekaligus mempersiapkan pengukuhan kepengurusan.

Menurutnya, dukungan dari pimpinan wilayah menjadi penyemangat bagi PCRA Ponorogo untuk menyiapkan kesiapan dan menentukan langkah-langkah organisasi ke depan.

“Bagi kami, audiensi ini bukan sekedar silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun sinergi dan menyelaraskan langkah organisasi dengan PWRA Jawa Timur. Kami berharap pengukuhan nanti menjadi titik awal bagi PCRA Ponorogo untuk semakin aktif dalam menghidupkan amaliyah Nahdliyyah, memperkuat tradisi pesantren, dan mengembangkan dakwah yang bermanfaat bagi masyarakat,” demikian tanggapan beliau.

Lebih lanjut, pengukuhan PCRA Ponorogo diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial semata, tetapi menjadi langkah awal untuk memperkuat konsolidasi organisasi, mengembangkan program dakwah, serta meningkatkan peran Rijalul Ansor dalam menjaga dan merawat tradisi keislaman Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.

Melalui audiensi ini, PCRA Ponorogo menegaskan komitmennya untuk terus membangun sinergi dengan PWRA Jawa Timur dan berbagai elemen Nahdlatul Ulama demi memperkuat gerakan dakwah, amaliyah, dan khidmah kepada umat.

Kontributor: Kaelfykrie

Informasi terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *