
NU Online Ponorogo – Musibah kebakaran rumah menghanguskan seluruh harta benda milik Bapak Bambang Hariyadi warga Jl. Yos Sudarso Gang 2, RT 03 RW 08, Kelurahan Brotonegaran Kabupaten Ponorogo pada pukul 04.00 WIB pada (30/1). Kebakaran yang terjadi pada pagi hari tersebut menyebabkan seluruh isi rumah habis terbakar dan menyisakan puing-puing bangunan.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Lembaga Penanggulangan Bencana dan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) bersinergi dengan NU Care LAZISNU bergerak cepat memberikan bantuan kemanusiaan kepada korban.
Ketua LPBI NU, K. Habib, menyampaikan bahwa kehadiran NU dalam kondisi darurat merupakan bentuk tanggung jawab jam’iyah dalam merawat kemanusiaan dan meneguhkan nilai gotong royong. “Musibah tidak bisa diprediksi. NU hadir untuk memastikan korban tidak sendiri dan tetap memiliki harapan untuk bangkit,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur NU Care LAZISNU, Jam’un, menegaskan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan amanah dari para donatur yang dikelola untuk respon cepat kebencanaan.
“Bantuan yang kami salurkan meliputi uang tunai dan pakaian untuk memenuhi kebutuhan darurat korban pascakebakaran,” jelasnya.
Ketua RT setempat, Yasir, mengapresiasi langkah cepat LPBI NU dan LAZISNU yang dinilai sangat membantu warganya di tengah kondisi sulit.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan bantuan yang diberikan. Ini sangat berarti bagi warga kami yang terdampak,” ungkapnya.
Sinergi LPBI NU dan NU Care LAZISNU ini kembali menegaskan peran strategis NU dalam respon kebencanaan, tidak hanya hadir secara struktural, tetapi juga nyata di tengah- tengah masyarakat saat musibah terjadi.
Kontributor: Tim Media LPBI NU