NU PONOROGO

Official Website PCNU Ponorogo

Kaderisasi Aswaja dan Pelatihan Kader Profesi RSU Muslimat Ponorogo

Meneguhkan Profesionalitas dan Khidmat Nahdlatul Ulama di Bidang Kesehatan

Meneguhkan Profesionalitas dan Khidmat Nahdlatul Ulama di Bidang Kesehatan

NU Online Ponorogo — Upaya memperkuat pemahaman ideologi Aswaja An-Nahdliyah di lingkungan profesi kesehatan terus dilakukan RSU Muslimat NU Ponorogo bersama PCNU Ponorogo. Hal itu tampak dalam kegiatan Kaderisasi Aswaja dan Pelatihan Kader Profesi (PKP) Karyawan RSU Muslimat Ponorogo yang digelar di Gedung Graha NU PCNU Ponorogo lantai 3 (9/5/2026)

Kegiatan diikuti jajaran karyawan dan tenaga kesehatan RSU Muslimat NU Ponorogo dengan suasana khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Acara dimulai dengan absensi peserta dan kontrak kegiatan sebagai bentuk komitmen mengikuti seluruh rangkaian pelatihan hingga selesai.

Selanjutnya acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan lagu Yalal Wathon yang diikuti seluruh peserta dengan penuh semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap Nahdlatul Ulama.

Sambutan dari Katib Syuriyah KH. M. Romdlon Fauzi

Ketua Lakpesdam NU Ponorogo, Novi Tri Hartanto, S., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta serta mengajak seluruh peserta untuk mengikuti seluruh tahapan kaderisasi dari awal hingga akhir agar tujuan kegiatan dapat tercapai dengan baik.

“Selamat datang dan selamat berkhidmat di Nahdlatul Ulama untuk kesekian kalinya. Semoga seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh sehingga lahir kader profesi yang profesional sekaligus memiliki pemahaman Aswaja yang kuat,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan selama pelaksanaan kegiatan dan berharap seluruh rangkaian acara membawa manfaat dan keberkahan.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua BPPK RSU Muslimat NU Ponorogo, Alim Nur Faizin, S.I.P., M.Si., menjelaskan arah dan tujuan kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan ini menjadi bagian dari transformasi profesional untuk melahirkan teknokrat penggerak jam’iyah di lingkungan RSU Muslimat NU Ponorogo.

“Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman ideologi, memperkuat spiritualitas, dan menyamakan wawasan tentang Aswaja An-Nahdliyah di lingkungan kerja,” jelasnya.

Direktur RSU Muslimat NU Ponorogo, Drg. Zuhriana, M.Kes., melakukan penyematan tanda peserta kepada perwakilan peserta yang kemudian diikuti seluruh peserta

Sementara itu, Ketua PC Muslimat NU Ponorogo, Hj. Tufy Laily Tahrir, menyampaikan bahwa RSU Muslimat NU merupakan bentuk nyata khidmat Nahdlatul Ulama dalam bidang kesehatan dan pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, seluruh tenaga kesehatan di bawah naungan NU merupakan duta profesi sekaligus duta Nahdliyyah yang harus mampu menjaga profesionalitas, akhlak, dan nilai-nilai syariat dalam pelayanan kesehatan.

“Sebagai pejuang kesehatan, kita harus terus belajar, berinovasi, namun tetap tunduk pada syariah dan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah,” tuturnya.

Dalam pembukaan kegiatan tersebut, Hj. Tufy Laily Tahrir juga memimpin pembacaan Surah Al-Fatihah yang diikuti seluruh peserta dan tamu undangan sebagai doa bersama demi kelancaran acara.

Adapun Katib Syuriyah KH. M. Romdlon Fauzi dalam sambutannya menekankan pentingnya menyatukan ilmu fikih dan ilmu kesehatan sebagai pondasi kehidupan beragama sebagaimana diajarkan Imam Syafi’i.

Beliau mengingatkan bahwa profesi bukan sekadar pekerjaan, tetapi juga jalan pengabdian menuju ridha Allah SWT.

“Pedagang bisa masuk surga lewat perdagangan yang jujur, dokter dan perawat bisa menempuh jalan surga melalui pelayanan kesehatan. Menjalani profesi bukan hanya mendapat dunia, tetapi juga akhirat,” pesannya.

Sambutan Ketua PC Muslimat NU Ponorogo, Hj. Tufy Laily Tahrir

Sebagai tanda resmi dibukanya kegiatan, Direktur RSU Muslimat NU Ponorogo, Drg. Zuhriana, M.Kes., melakukan penyematan tanda peserta kepada perwakilan peserta yang kemudian diikuti seluruh peserta lainnya. Prosesi tersebut menjadi simbol dimulainya rangkaian Kaderisasi Aswaja dan Pelatihan Kader Profesi bagi karyawan RSU Muslimat NU Ponorogo.

Kegiatan kaderisasi ini menghadirkan sejumlah tokoh dan pengisi materi dari jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah PCNU Ponorogo, di antaranya Rois Syuriyah KH. Mohammad Solechan, Katib Syuriyah KH. M. Romdlon Fauzi, Syuriyah PCNU Prof. Dr. H. Luthfi Hadi Aminuddin, M.Ag., Ketua PCNU Dr. Idam Mustofa, M.Pd., Ketua PC Muslimat NU Hj. Tufy Laily Tahrir, Direktur RSU Muslimat NU Drg. Zuhriana, M.Kes., Ketua BPPK RSU Muslimat NU Alim Nur Faizin, S.I.P., M.Si., serta Ketua Lakpesdam NU Novi Tri Hartanto, S.

Usai pembukaan, agenda kegiatan direncanakan dilanjutkan dengan penyampaian materi kaderisasi dan penguatan Aswaja hingga seluruh rangkaian pelatihan selesai dilaksanakan.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai penutup agenda pembukaan, dengan harapan kegiatan kaderisasi ini mampu melahirkan insan profesi kesehatan yang tidak hanya unggul secara keilmuan dan pelayanan, tetapi juga kuat dalam ideologi Aswaja, spiritualitas, dan pengabdian kepada umat serta Nahdlatul Ulama.

Kontributor: Nanang Diyanto/LKNU Ponorogo

Informasi terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *