NU PONOROGO

Official Website PCNU Ponorogo

15 Peserta Didik MI Ma’arif Bareng Lolos Imtihan Metode Ummi

Wajah ceria dewan guru dan siswa-siswi MI Ma'arif Bareng usai mengikuti khataman dan imtihan metode Ummi
Wajah ceria dewan guru dan siswa-siswi MI Ma’arif Bareng usai mengikuti khataman dan imtihan metode Ummi

NU Online Ponorogo – Visi mencetak generasi Qur’ani diwujudkan MI Ma’arif Bareng, Babadan dengan pembelajaran Al-Qur’an menggunakan metode Ummi. Khataman dan imtihan metode Ummi di MI Ma’arif Bareng tahun ini masuk angkatan ke-6.

Melalui keterangan rilis yang diterima NU online Ponorogo (19/6) Kepala MI Ma’arif Bareng Gatot Setyoso, S. Pd menyatakan program imtihan metode Ummi telah berjalan setiap tahun.

“Alhamdulillah imtihan (metode Ummi, Red) berjalan dengan lancar. Bekerjasama dengan Ummi Foundation insya Allah akan menjadi agenda tahunan,” tukasnya.

Imtihan metode Ummi, sebut Gatot, menjadi salah satu program unggulan lembaga yang saat ini dipimpinnya. “Agar masyarakat mengenal salah satu program unggulan MI Ma’arif Bareng, yaitu pengejawantahan visi mencetak generasi Qur’ani,” tandasnya.

Selama masa pandemi, saat pembelajaran banyak dilaksanakan secara daring, pembelajaran metode Ummi juga tetap dilakukan.

“Alhamdulillah, 15 siswa-siswi kami lolos mengikuti imtihan yang diselenggarakan Ummi Foundation,” ungkap Gatot.

15 siswa-siswi yang lolos kategori masuk kategori tartil, tahfidz juz 30, dan juz 1. “Semoga hal ini dapat menginspirasi teman-teman dan adik-adik kelasnya, untuk tetap semangat mengaji baik di rumah maupun di madrasah,” imbuh Gatot.

Gatot menyatakan optimis, kelulusan peserta didiknya dalam imtihan metode Ummi akan menambah kepercayaan masyarakat.

“Semoga MI Ma’arif Bareng semakin diminati masyarakat dan meningkat dari segi kualitas dan kuantitasnya,” pungkasnya.

Reporter : Idam
Editor : Budi

Informasi terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama PONOROGO mengimbau kepada Nahdliyin untuk senantiasa Menjaga Kesehatan, Mematuhi Instruksi, Himbauan, dan Protokol yang ditetapkan oleh Pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19, termasuk tidak keluar rumah dan jaga jarak aman (Physical Distancing) agar tercapai kemaslahatan bersama, serta Memperbanyak Doa dan Amaliyah sebagaimana instruksi PBNU serta memohon pertolongan kepada Allah SWT semoga pandemi Covid-19 bisa diatasi dengan segera