NU PONOROGO

Official Website PCNU Ponorogo

400 Alumni Umrah Padati Silaturahmi dan Reuni Akbar KBIH-AN Nahdliyah & USKINU Ponorogo

Sekitar 400 alumni jamaah umrah KBIH-AN Nahdliyah dan USKINU Ponorogo mengikuti kegiatan Silaturahmi dan Reuni Akbar dalam rangka memperingati Hari Santri 2026 di Gedung Muslimat NU Ponorogo, Ahad (8/11).

NU Online Ponorogo – Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan mewarnai acara Silaturahmi dan Reuni Keluarga Besar Alumni Jamaah Umrah yang diselenggarakan oleh KBIH-AN Nahdliyah dan USKINU (Umrah Bersama Kiai NU), Ahad (8/11), bertempat di Gedung Muslimat NU, Jalan Batoro Katong, Ponorogo.

Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Santri ini berlangsung meriah dan sukses. Tidak kurang dari 400 jamaah alumni umrah dari berbagai angkatan hadir untuk kembali menjalin silaturahmi, mempererat persaudaraan, sekaligus mengenang kebersamaan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

KH Sugeng A. Wahid selaku penggagas kegiatan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran seluruh alumni jamaah umroh dan mengapresiasi antusiasme para jamaah.
KH Sugeng A. Wahid selaku inisiator kegiatan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran seluruh alumni jamaah umroh dan mengapresiasi antusiasme para jamaah.

KH Sugeng A. Wahid selaku inisiator kegiatan, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran seluruh alumni jamaah umroh. Ia mengapresiasi antusiasme para jamaah yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan menyukseskan kegiatan tersebut.

Menurutnya, kegiatan silaturahmi semacam ini memiliki arti penting, bukan sekadar menjadi ajang temu kangen, tetapi juga sebagai sarana menjaga hubungan persaudaraan yang telah terjalin sejak bersama-sama menunaikan ibadah umrah.

Acara tersebut juga menampilkan jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Ponorogo serta jajaran Pengurus Pimpinan Cabang Muslimat NU Ponorogo. Kehadiran para pengurus NU ini semakin menambah suasana kebersamaan dan kekeluargaan dalam kegiatan tersebut.

KH Surya Darma (Ustaz Surya) menyampaikan tausiyah tentang pentingnya menjaga silaturahmi, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menjauhkan diri dari sifat dendam dan kebencian.

Salah satu momen istimewa yang menjadi perhatian para jamaah adalah kehadiran KH Surya Darma dari Jakarta, yang akrab disapa Ustaz Surya. Beliau merupakan mutawwif atau pembimbing ibadah umrah yang telah mendampingi para jamaah dalam perjalanan spiritual di Tanah Suci.

Dalam tausiyah dan perayaannya, Ustaz Surya menyampaikan pentingnya menjaga silaturahmi sebagai bagian dari upaya mempererat ukhuwah Islamiyah. Ia juga mengingatkan agar setiap muslim senantiasa menjauhkan diri dari sifat pendendam dan tidak memelihara kebencian terhadap sesama.

Menurutnya, hati yang bersih, sikap saling memaafkan, serta kesediaan menjaga hubungan baik dengan orang lain merupakan nilai-nilai penting yang harus terus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari. Terlebih lagi, setelah seseorang mendapatkan pengalaman spiritual melalui ibadah umroh, hendaknya nilai-nilai kebaikan tersebut dapat terus tercermin dalam kehidupan bermasyarakat.

*Antusiasme peserta juga terlihat dari kesan yang disampaikan Pak Hamida, alumni jamaah umroh angkatan ke-23, warga Jalan Parang Menang.* Ia mengungkapkan rasa kagum dan bahagianya atas terselenggaranya kegiatan reuni tersebut.

“Luar biasa! Saya sangat berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan karena menjadi ajang silaturahmi dan mempererat tali persaudaraan antarsesama alumni jamaah umrah,” ungkapnya.

Pak Hamida mengaku sempat khawatir apakah kegiatan tersebut benar-benar akan terlaksana dengan baik. Namun, di luar perkiraannya, antusiasme jamaah ternyata sangat luar biasa. Bahkan, lokasi acara dipadati peserta hingga area parkir penuh.

“Awalnya saya sempat khawatir apakah acara ini benar-benar terlaksana. Ternyata di luar dugaan, jamaah yang hadir sangat banyak, sampai parkiran penuh. Meski cuaca panas terik, para jamaah tetap antusias mengikuti acara,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih atas bimbingan selama menjalankan ibadah umrah yang menurutnya sangat berkesan. Pengalaman dan pendampingan selama berada di Tanah Suci menjadi kenangan tersendiri yang tidak mudah dilupakan.

Tak hanya itu, Pak Hamida juga mengajak keluarga, sahabat, dan kerabatnya untuk merasakan pengalaman ibadah umrah bersama USKINU Ponorogo.

“Saya sangat berterima kasih atas bimbingan yang telah diberikan. Pengalaman umrah bersama USKINU sangat berkesan. Insyaallah, saya juga ingin mengajak keluarga dan sahabat untuk ikut menunaikan ibadah umroh melalui USKINU,” tuturnya.

Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat, penuh keakraban, dan kekeluargaan. Pertemuan lintas angkatan alumni jamaah umrah ini menjadi bukti bahwa ikatan persaudaraan tidak berhenti setelah kepulangan dari Tanah Suci, tetapi justru harus terus dirawat dan diperkuat.

Melalui kegiatan ini, KBIH-AN Nahdliyah dan USKINU Ponorogo berharap tradisi silaturahmi keluarga besar alumni jamaah umrah dapat terus terjaga dan menjadi wadah memperkuat ukhuwah Islamiyah serta kebersamaan dalam lingkungan Nahdlatul Ulama.

*Silaturahmi bukan sekedar mempertemukan mereka yang jauh, namun juga merawat persaudaraan agar tetap dekat dan terjaga sepanjang masa.*

Kontributor : Moch Asrovi

Informasi terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *