
NU Online Ponorogo – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Ponorogo melalui Ansor University bekerja sama dengan Rumah Sakit Umum (RSU) Darmayu Ponorogo sukses menggelar kegiatan bertajuk “Dari Kader untuk Kemanusiaan”, Minggu (8/11).
Bertempat di Aula Lantai 6 RSU Darmayu Ponorogo, kegiatan ini mengusung tema “Building Humanitarian Resilience: Penguatan Kapasitas BASADA dan BAGANA dalam Disaster Response dan Emergency Medical Assistance” dan diikuti perwakilan dari 21 PAC Ansor-Banser se-Kabupaten Ponorogo.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader, khususnya Barisan Ansor Serbaguna Husada (BASADA) dan Banser Tanggap Bencana (BAGANA), dalam penanganan bencana, situasi darurat, serta bantuan medis kegawatdaruratan.

Direktur RSU Darmayu Ponorogo, dr. Kusuma Luthfiana, berharap materi yang disampaikan dapat diserap dan dipraktikkan oleh seluruh peserta sebagai bekal ketika menghadapi situasi darurat.
“Kami berharap setelah ini sahabat bisa menyerap dan mempraktikkan ilmu yang disampaikan dalam kegiatan ini. Apabila suatu hari ada hal-hal yang tidak diinginkan, bisa diantisipasi,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Ansor University Ponorogo, dr. M. Fahmi Salafuddin, Sp.B, menjelaskan bahwa Ansor University dibentuk atas inisiatif Ketua Umum GP Ansor, Addin Jauharudin, sebagai wadah peningkatan kapasitas profesional kader di berbagai bidang, khususnya di luar bidang keagamaan.
“Ansor University adalah lembaga yang dibentuk Sahabat Ketum Addin agar meningkatkan kapasitas profesional dari kader GP Ansor, yang fokus utamanya di luar bidang keagamaan,” jelasnya.

Ketua PC GP Ansor Ponorogo, Fakaruzzaman Hidayatullah, M.E., menyampaikan terima kasih kepada RSU Darmayu yang telah menjadi mitra dalam kegiatan tersebut. Ia berharap sinergi yang terjalin dapat terus berlanjut melalui berbagai program kolaborasi ke depan.
“Dan selanjutnya, kami ucapkan terima kasih kepada RSU Darmayu, telah menjadi mitra kita. Semoga sinergi ini bisa berlangsung dan berkelanjutan. Jadi, ini nanti tidak hanya acara perdana dan terakhir, tetapi ke depan bisa semakin banyak kolaborasi kegiatan,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, Ansor Ponorogo berharap kader BASADA dan BAGANA semakin siap menjalankan peran dalam aksi kemanusiaan, baik penanganan bencana maupun pelayanan darurat medis. Semangat Dari Kader untuk Kemanusiaan menjadi pengingat bahwa kehadiran Ansor dan Banser harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kontributor: kaelfykrie