NU PONOROGO

Official Website PCNU Ponorogo

JQHNU dan Takmir Masjid NU Ponorogo Luncurkan Pembinaan Tilawah Al-Qur’an untuk Cetak Generasi Qari dan Qariah

Perdana: Pembinaan Tilawah Al Qur’an rutin setiap Kamis di Masjid NU Ponorogo digelar lepas jam sekolah

NU Online Ponorogo – PC Jam’iyyatul Qurra’ wal Huffazh Nahdlatul Ulama (JQHNU) Ponorogo bekerja sama dengan Takmir Masjid NU Cabang Ponorogo menginisiasi program Pembinaan Tilawah Al-Qur’an sebagai upaya mencetak generasi qari dan qariah yang memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an secara baik, benar, dan indah sesuai kaidah tajwid serta seni tilawah.

Program tersebut resmi dimulai pada Kamis (6/8) dan akan diselenggarakan secara rutin setiap hari Kamis pukul 13.00 WIB di serambi Masjid NU Cabang Ponorogo. Pertemuan perdana dipandu oleh Basyirotul Munjiati, yang memberikan pembinaan dasar mengenai teknik membaca Al-Qur’an dengan lagu tilawah yang benar.

Kegiatan ini menjadi salah satu ikhtiar JQHNU Ponorogo dalam memperkuat pembinaan Al-Qur’an di kalangan pelajar, sekaligus menghidupkan fungsi masjid sebagai pusat pendidikan dan syiar Islam. Melalui pembinaan yang berkesinambungan, para peserta diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an secara tartil, tetapi juga mampu mengembangkan seni tilawah sebagai bagian dari tradisi keilmuan Islam.

Sekretaris PC Jam’iyyatul Qurra’ wal Huffazh Nahdlatul Ulama (JQHNU) Ponorogo, Ustaz In’am, menjelaskan  bahwa peserta pelatihan berasal dari empat lembaga pendidikan di bawah naungan LP Ma’arif Ponorogo, yakni MA Putri Ma’arif Ponorogo (Mu’allimat), SD Ma’arif Ponorogo, MTs Putri Ma’arif Ponorogo, SMP Ma’arif 1 Ponorogo, fan SD Ma’arif Ponorogo.

Menurutnya, pembinaan dirancang secara berkelanjutan agar setiap peserta memperoleh pendampingan langsung dari para pembina yang memiliki kompetensi di bidang seni baca Al-Qur’an.

“Pembinaan ini kami rancang sebagai ikhtiar menyiapkan generasi qari dan qariah yang memiliki bacaan Al-Qur’an yang benar, indah, serta sesuai dengan kaidah tajwid dan lagu tilawah. Karena itu, kegiatan ini akan dilaksanakan secara rutin setiap Kamis agar kemampuan peserta terus berkembang,” ujar Ustaz In’am.

Ia menambahkan, kolaborasi antara JQHNU dan Takmir Masjid NU Cabang Ponorogo diharapkan mampu mengoptimalkan fungsi masjid sebagai ruang pembinaan umat, tidak hanya untuk pelaksanaan ibadah, tetapi juga sebagai pusat pendidikan Al-Qur’an dan pengembangan kader-kader Qur’ani.

“Masjid harus hidup dengan aktivitas keilmuan Al-Qur’an. Melalui pembinaan ini, kami ingin menghadirkan ruang belajar yang terbuka, berkelanjutan, dan mampu melahirkan kader-kader tilawah yang nantinya dapat berkiprah di berbagai ajang maupun di tengah masyarakat,” tambahnya.

Suasana pembinaan perdana berlangsung khidmat dan penuh semangat. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap materi yang disampaikan, mulai dari teknik pernapasan, pelafalan makharijul huruf, penerapan hukum tajwid, hingga pengenalan dasar lagu-lagu tilawah.

Antusiasme tersebut menjadi modal penting bagi keberlanjutan program yang diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit qari dan qariah berprestasi, sekaligus memperkuat kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an.

Ke depan, PC Jam’iyyatul Qurra’ wal Huffazh Nahdlatul Ulama (JQHNU) Ponorogo berharap program Pembinaan Tilawah Al-Qur’an ini dapat menjangkau lebih banyak pelajar dari berbagai lembaga pendidikan di Ponorogo. Dengan pembinaan yang dilakukan secara rutin dan berkesinambungan, kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu pilar dalam membangun tradisi membaca, mencintai, dan mengamalkan Al-Qur’an di kalangan generasi muda Nahdliyin, sekaligus memperkuat peran Masjid NU sebagai pusat pendidikan, dakwah, dan pembinaan umat.

Kontributor: Sahabat Media LTN

Informasi terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *