
NU Online Ponorogo — Majelis Informasi dan Komunikasi (Infokom) GP Ansor Ponorogo kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kapasitas kader di bidang teknologi digital. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelatihan desain grafis berbasis kecerdasan buatan (AI) yang diselenggarakan pada Sabtu, (15/11) di Aula Akafarma Sunan Giri Ponorogo.
Pelatihan bertajuk “AI dalam Desain Grafis: Dari Ide ke Visual dalam Hitungan Detik” ini diikuti oleh puluhan peserta dari kalangan muda Nahdliyyin, termasuk para pengelola media di masing-masing Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ansor se-Kabupaten Ponorogo. Kegiatan berlangsung dengan suasana aktif dan penuh antusiasme.
Program pelatihan dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif tentang pemanfaatan teknologi AI dalam proses produksi desain grafis. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan fitur-fitur AI, teknik mengonsep visual secara cepat, hingga praktik langsung menggunakan Canva Edu dan beberapa platform desain berbasis AI lainnya.

Para peserta secara intensif mengikuti sesi presentasi maupun praktik mandiri. Antusiasme mereka terlihat dari keseriusan dalam mencoba berbagai fitur AI, bertanya seputar teknis desain, hingga memproduksi karya visual sederhana sesuai arahan pemateri.
Sekretaris PC GP Ansor Ponorogo, Sahabat Edi Setiono, dalam sambutannya mengapresiasi kerja Infokom dalam menjawab tantangan era digital. Ia menegaskan bahwa kemampuan literasi teknologi menjadi kebutuhan mendesak bagi kader organisasi di tengah derasnya laju informasi.
Edi menekankan bahwa Infokom memiliki tanggung jawab besar dalam menghadapi fenomena informasi palsu dan hoaks yang mudah menyebar. “Infokom harus hadir sebagai benteng klarifikasi dan pelurusan informasi, apalagi di tengah perkembangan teknologi berbasis AI yang sangat cepat,” kata Edi.

Ketua Departemen Infokom GP Ansor Ponorogo, Sahabat Muhammad Kholis Hidayat, turut menyampaikan bahwa penguatan kompetensi digital menjadi orientasi utama Infokom. Menurutnya, kemampuan desain grafis dan pengelolaan media kini menjadi unsur penting dalam komunikasi dan publikasi organisasi.
Kholis berharap pelatihan ini dapat meningkatkan kualitas konten publikasi di tingkat PAC. Selain untuk memperkuat branding organisasi, keterampilan desain grafis berbasis AI juga diharapkan dapat mendukung dakwah digital yang lebih menarik dan informatif di tengah masyarakat.
Pada penutupan acara, peserta menerima fasilitas pendukung serta kesempatan untuk menjalin jejaring dengan para pengelola media Ansor lainnya. Kolaborasi ini dinilai penting untuk memperkuat pertukaran informasi dan peningkatan kualitas publikasi di tingkat cabang hingga PAC.
Infokom GP Ansor Ponorogo berkomitmen untuk terus menyelenggarakan pelatihan serupa sebagai upaya strategis memperkuat kapasitas kader. Pelatihan berbasis teknologi digital dipandang semakin penting agar kader Ansor siap beradaptasi dengan dinamika dan peluang komunikasi di era kecerdasan buatan.
Kontributor: Muhammad Fikri Haikal