NU PONOROGO

Official Website PCNU Ponorogo

Layani Terapi di Area Masjid Tegalsari, Tabarrukan Ala Pegiat JRA Batoro Katong

Para pegiat JRA Batoro Katong serius memperhatikan praktik terapi gurah telinga
Para pegiat JRA Batoro Katong serius memperhatikan praktik terapi gurah telinga

NU Online Ponorogo – Jam’iyyah Ruqyah Aswaja (JRA) Batoro Katong Ponorogo membuat terobosan baru untuk memperluas layanan dakwah melalui terapi kesehatan. Setelah beberapa kali menjalani aksi bakti sosial, mulai bulan Juli ini pengurus JRA Batoro Katong menginisiasi layanan terapi kesehatan di area masjid Tegalsari (Jetis, Ponorogo). Direncanakan berbagai layanan terapi akan dibuka di lokasi baru ini, selain pengobatan dengan metode ruqyah, pegiat JRA Batoro Katong juga memadukannya dengan thibbun Nabawi, yakni bekam dan gurah.

Selanjutnya layanan pengobatan ruqyah, bekam, dan gurah dapat diikuti masyarakat Ponorogo dan sekitarnya. Terutama khalayak publik yang berziarah ke makam Ki Ageng Muhammad Besari yang menyatu dengan area masjid Tegalsari. Pemilihan area masjid Tegalsari juga dimaksudkan untuk sarana tabarrukan para pegiat JRA Batoro Katong ikut tabarrukan kepada para Waliyullah.

Kegiatan perdana digelar pengurus dan pegiat JRA Batoro Katong, Sabtu (25/7) di area parkir masjid/makam Tegalsari. Secara spontan para pegiat melayani terapi bekam, gurah, pijat, dan terapi lainnya setelah mengikuti musyawarah persiapan pelatihan yang akan dihelat dalam waktu dekat ini.

Kepada NU online Ponorogo Wakil ketua JRA Batoto Katong Ustadz Cholid Abasa Rifa’i mengatakan layanan terapi merupakan bukti bahwa JRA Batoro Katong Ponorogo konsisten membantu melayani masyarakat.

Pegiat JRA Batoro Katong tengah mengenalan penggunaan alat pengukur saturasi oksigen kepada teman sejawatnya
Pegiat JRA Batoro Katong tengah mengenalan penggunaan alat pengukur saturasi oksigen kepada teman sejawatnya

Di JRA Batoro Katong, kata Ustadz Kholid, banyak praktisi ruqyah, bekam dan gurah serta pijat yang perlu diapresiasi. “Sehingga mereka kita wadahi dan kita maksimalkan potensi yang dimiliki dalam bentuk kegiatan ini (layanan terapi kesehatan, Red)” imbuhnya.

Ustadz Khalid menjelaskan pihaknya telah bersepakat untuk membuka layanan terapi kesehatan di area masjid Tegalsari setiap malam Jum’at. “Setidaknya ada lima orang yang ikut melayani terapi. Adapun untuk infak, seikhlasnya,” tandasnya.

Untuk saat ini, pengurus JRA Batoro Katong Ponorogo masih tengah menyelesaikan perizinan kepada pihak pengelola makam. Targetnya mendapatkan tempat yang strategis agar mudah diakses bagi masyarakat yang ingin mendapatkan layanan terapi kesehatan.

Reporter: Mukhlas Habibi
Editor : Budi

Informasi terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama PONOROGO mengimbau kepada Nahdliyin untuk senantiasa Menjaga Kesehatan, Mematuhi Instruksi, Himbauan, dan Protokol yang ditetapkan oleh Pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19, termasuk tidak keluar rumah dan jaga jarak aman (Physical Distancing) agar tercapai kemaslahatan bersama, serta Memperbanyak Doa dan Amaliyah sebagaimana instruksi PBNU serta memohon pertolongan kepada Allah SWT semoga pandemi Covid-19 bisa diatasi dengan segera