
NU Online Ponorogo – Kegiatan semaan Al-Qur’an rutin kembali digelar di Masjid I’anatul Muslimin, Kelurahan Krandegan, Kecamatan Kepatihan, Kabupaten Ponorogo, pada Sabtu malam (13/12/2025). Lebih dari 100 jamaah dari berbagai wilayah sekitar tampak hadir dan mengikuti kegiatan dengan khidmat serta penuh kekhusyukan.
Berbeda dengan pelaksanaan semaan pada umumnya yang biasa dimulai selepas salat Subuh, semaan Al-Qur’an di Masjid I’anatul Muslimin ini justru dilaksanakan setelah salat Isya dan berlangsung hingga sekitar pukul 01.00 WIB. Meski dilaksanakan pada malam hari, antusiasme jamaah tidak surut. Mereka tampak tekun menyimak lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan secara tartil dan penuh penghayatan.
Semaan Al-Qur’an kali ini dipandu oleh para hafidz dan hafidzah yang telah dikenal luas di lingkungan Nahdlatul Ulama, di antaranya Ketua ISHARI NU, Muh. Gufron Al Hafidz, Siti Untari Hafidzah, Ummi Kulsum Hafidzah, serta Miftah Sururi. Kehadiran para penghafal Al-Qur’an tersebut menambah kekhusyukan suasana majelis, sekaligus menjadi magnet spiritual bagi para jamaah yang hadir.
Selain sebagai majelis ibadah, semaan Al-Qur’an ini juga menjadi ruang kebersamaan dan silaturahmi antarjamaah. Konsumsi bagi peserta disediakan secara gotong royong, baik dari pihak tuan rumah Agniya’ maupun sumbangsih jamaah, sehingga tercipta suasana kekeluargaan yang hangat dan penuh kebersamaan.
Wakil Ketua PCNU Ponorogo, Drs. Hariadi, yang juga menjadi salah satu penggerak kegiatan semaan tersebut, menegaskan bahwa semaan Al-Qur’an rutin memiliki nilai strategis dalam penguatan jamaah dan tradisi keagamaan di tengah masyarakat.
“Dengan semaan Al-Qur’an yang rutin, kita dapat mewujudkan ukhuwah jam’iyyah sekaligus nguri-uri atau melestarikan Al-Qur’an sebagai bagian dari ibadah dan tradisi keagamaan,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan semaan Al-Qur’an semacam ini dapat terus dilaksanakan secara istiqamah, tidak hanya sebagai sarana ibadah, tetapi juga sebagai media mempererat silaturahmi, memperkuat kebersamaan, serta menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.
Kontributor: Sahabat Media LTN