
Ponorogo – Suasana hangat dan penuh keakraban terasa pada malam Sabtu, 5 Juli 2025, saat para alumni IPNU-IPPNU Kabupaten Ponorogo dari berbagai generasi berkumpul dalam acara bertajuk “Temu Kangen IPNU-IPPNU & Bhatara Band”. Acara ini digelar di halaman Kantor PC Muslimat NU Jl. Batoro Katong, Ponorogo mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai.
Acara ini merupakan inisiatif dari H. Mudir Sunani, salah satu alumni sekaligus Ketua Panitia Temu Kangen. Ia menyampaikan bahwa gagasan kegiatan ini lahir secara spontan dari komunikasi via telepon antarsesama alumni pada tanggal 26 Juni 2025, yang kemudian segera diwujudkan dalam bentuk reuni akbar bernuansa nostalgia.

Kegiatan ini menjadi istimewa karena turut dihadiri oleh tokoh-tokoh penting yang pernah aktif dalam IPNU-IPPNU, seperti Hj. Mariani, mantan Ketua IPPNU tahun 1965; H. Amin, mantan Bupati Ponorogo; Hj. Atika Banowati; H. Multazam; serta H. Dwi Agus, Ketua DPRD Kabupaten Ponorogo. Mereka semua merupakan bagian dari sejarah panjang IPNU-IPPNU Ponorogo.
Acara dibuka sejak pukul 19.00 WIB dengan pembacaan tahlil dan doa bersama. Suasana khidmat mengiringi setiap lantunan doa yang dipanjatkan sebagai bentuk penghormatan kepada sesepuh dan pejuang organisasi yang telah wafat. Dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Panitia, H. Mudir Sunani, yang menyampaikan latar belakang dan harapan dari acara ini.
Dalam sambutannya, H. Mudir Sunani berharap agar acara ini tidak hanya menjadi ajang nostalgia, namun juga memperkuat tali silaturahmi lintas generasi. Ia menekankan pentingnya menjaga semangat perjuangan IPNU-IPPNU dan memupuk rasa kekeluargaan yang telah terbina sejak puluhan tahun lalu.
Salah satu momen yang paling berkesan adalah saat Hj. Mariani, Ketua IPPNU tahun 1965, menyampaikan sambutannya. Beliau mengenang masa-masa perjuangannya dalam organisasi yang penuh tantangan, baik dari aspek sosial maupun politik. “Semangat luar biasa Muslimat NU jangan sampai padam. Tolong jaga api semangat itu. NU adalah rumah kita, jagalah hingga akhir zaman,” pesan beliau.
Tak hanya nostalgia organisasi, acara ini juga menjadi panggung reuni musikal. Penampilan dari Bhatara-Bathari Band dan Bocah Band yang pernah terkenal di Ponorogo tempo dulu, mengajak para hadirin bernostalgia dengan lagu-lagu kenangan yang pernah mengiringi perjuangan mereka di masa muda.
Novi Tri Hartanto, salah satu penggerak kegiatan ini, menyampaikan bahwa Temu Kangen ini telah digelar dua kali dan ke depannya akan dijadikan agenda rutin. “Insyaallah kegiatan ini akan terus berlanjut di bawah naungan Majelis Alumni IPNU-IPPNU Kabupaten Ponorogo tahun 1965–2025,” ujarnya penuh semangat.
Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa sejarah dan kenangan tidak hanya untuk dikenang, tapi juga untuk menginspirasi. Temu kangen ini sukses menjadi wadah menyambung silaturahmi, memperkuat identitas organisasi, dan menyalakan kembali api perjuangan generasi penerus IPNU-IPPNU.
Reporter: Moch Asrovi
Editor: Bunga Sakura