NU PONOROGO

Official Website PCNU Ponorogo

IKLAN

Gelar Bukber, BP3MNU MI Ma’arif 1 Babadan Mantapkan Visi Pendidikan Integral

Dr.H.M.Suyudi, M.Ag, Direktur Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo tampil memberikan tausiyah
Dr.H.M.Suyudi, M.Ag, Direktur Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo tampil memberikan tausiyah

NU Online Ponorogo – Badan Pelaksana Penyelenggara Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (BP3MNU) Babadan yang membina MI Ma’arif 1 Babadan (Mimasba), Jum’at (16/4) sore menggelar pemantapan pengurus.

Acara yang dikemas dalam acara buka bersama ini digelar di masjid Al-Ikhlas Karangtalok Babadan. Turut hadir jajaran pengurus BP3MNU, Komite Madrasah, Kepala Mimasba, Tim Pengembang Madrasah (TPM) dan para tenaga pendidik. Nampak hadir juga beberapa tokoh masyarakat Dusun Karangtalok.

Acara dibuka Kepala Mimasba Marsono dilanjutkan sambutan Pembina BP3MNU H. Muhari. Di depan para pengurus H. Muhari mengingatkan tujuan didirikannya Mimasba.

Jajaran pengurus Mimasba foto bersama
Jajaran pengurus Mimasba foto bersama

Menurutnya, semua pengurus harus ikut berempati kepada perkembangan Islam, utamanya di Desa Babadan. H. Muhari menyebut, Mimasba harus memantapkan diri sebagai lembaga pendidikan yang memadukan pendidikan agama dan umum.

“Meskipun kita tidak bisa menjadikan negara Islam, tapi negara ini harus diisi nilai-nilai Islami melalui pendidikan Islam yang mantap,” tegasnya.

Dr. Idam Mustofa, M.Pd pada acara ini juga berkesempatan menyampaikan sambutan mewakili TPM.

Dalam pemaparannya, Idam, sapaan akrabnya, menyampaikan konsentrasi TPM akan lebih dititik beratkan pada penjaminan mutu internal.

“TPM akan berkonsentrasi pada capaian akreditasi yang maksimal dengan berbagai upaya penjaminan mutu yang maksimal,” ujar Idam saat ini yang juga menjabat Wakil Sekretaris PCNU Ponorogo.

Santap buka bersama di ruang kelas Mimasba pada akhir acara
Santap buka bersama di ruang kelas Mimasba pada akhir acara

Selain akreditasi, lanjut Idam, TPM juga akan terus mendorong pengelola Mimasba untuk memantapkan program layanan pendidikan inklusi yang selama ini telah berjalan.

“Insya Allah, Mimasba akan menjadi madrasah dengan layanan inklusi pertama di Jawa Timur,” tandasnya.

Sekedar untuk diketahui, Mimasba yang baru setahun ini menjalankan pembelajaran telah membuka layanan pendidikan inklusi. Saat ini tercatat dua peserta didik dari kalangan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang duduk di kelas satu Mimasba.

Setelah acara sambutan, Dr. H. M. Suyudi, M.Ag Direktur Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo tampil memberikan tausiyah.

Pak Yudi, sapaan akrab mantan Kepala Kantor Kemenag Ponorogo ini mengingatkan pengurus bahwa semua lembaga sebelum maju pasti mengalami masa awal perjuangan. Pak Yudi memberi contoh Ponpes Walisongo Ngabar.

“Awalnya pondok Ngabar cuma punya santri 9 orang, tapi bisa besar juga,” katanya.

Pak Yudi megutip firman Allah, barang siapa yang menolong agama Allah, pasti Allah akan menolongnya.

Tausiyah pak Yudi berakhir saat adzan magrib berkumandang. Semuanya diberi waktu menikmati takjil dilanjutkan salat magrib berjamaah. Acara diakhiri dengan santap buka bersama di ruang kelas Mimasba.

Reporter: Zulfa
Editor : Budi

Informasi terkait:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama PONOROGO mengimbau kepada Nahdliyin untuk senantiasa Menjaga Kesehatan, Mematuhi Instruksi, Himbauan, dan Protokol yang ditetapkan oleh Pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19, termasuk tidak keluar rumah dan jaga jarak aman (Physical Distancing) agar tercapai kemaslahatan bersama, serta Memperbanyak Doa dan Amaliyah sebagaimana instruksi PBNU serta memohon pertolongan kepada Allah SWT semoga pandemi Covid-19 bisa diatasi dengan segera