Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama PONOROGO mengimbau kepada Nahdliyin untuk senantiasa Menjaga Kesehatan, Mematuhi Instruksi, Himbauan, dan Protokol yang ditetapkan oleh Pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19, termasuk tidak keluar rumah dan jaga jarak aman (Physical Distancing) agar tercapai kemaslahatan bersama, serta Memperbanyak Doa dan Amaliyah sebagaimana instruksi PBNU serta memohon pertolongan kepada Allah SWT semoga pandemi Covid-19 bisa diatasi dengan segera

NU PONOROGO

Official Website PCNU Ponorogo

Kader IPPNU Juara Lomba Baca Geguritan

NU online Ponorogo – Mahrisa Khoirotin Nisa’ Ketua PR IPPNU Ronowijayan, Siman berhasil meraih juara 1 pada Lomba Geguritan Tingkat Pelajar se-Korwil Madiun. Lomba geguritan tersebut diselengarakan PAC IPNU-IPPNU Dolopo, Madiun bekerjasama dengan Rumah Baca Nusantara, Sabtu (12/11).

Mahrisa yang tinggal di Jalan Menur 158 Ronowijayan, Siman ini tercatat sebagai siswi kelas MA Darul Huda Mayak, Tonatan, Ponorogo. Selain menjabat ketua PR IPPNU Ronowijayan ia juga dipercaya menjadi anggota Departemen Dakwah dan Pengabdian Masyarakat PAC IPPNU Siman.

Mahrisa Khoirotin Nisa' Juara 1 Lomba Baca Geguritan se- Korwil Madiun menerima hadiah dari Panitia
Mahrisa Khoirotin Nisa’ Juara 1 Lomba Baca Geguritan se- Korwil Madiun menerima hadiah dari Panitia

Mahrisa sendiri sebelum ikut lomba baca geguritan ini pernah menjuarai lomba baca puisi.

“Saya pernah menjadi juara 2 lomba baca puisi di pondok (PP. Darul Huda Mayak, Red),” tuturnya kepada NU online Ponorogo.

Mahrisa mengaku baru pertama ini mengikuti lomba baca geguritan. Berbagai persiapan ia lakukan, mulai mencari geguritan sampai latihan.

“Awalnya saya mencari teks di google chrome, lalu belajar dari video youtube,” ungkapnya.

Akhirnya Mahrisa memilih judul “Pamulangan” karya Budi Setyawan untuk tampil di depan dewan juri.

Prestasi yang diraih Mahrisa ternyata tidak datang begitu saja. Baca puisi, sebut Mahrisa, merupakan hobi yang diasah secara otodidak. Tapi, untuk lomba baca geguritan ia mengaku mencari pembimbing.

“Setelah 10 besar diumumkan, saya belajar puisi lebih dalam kepada Mbak Yeni Kartika Sari, Mahasiswa STKIP Ponorogo yang dulu pernah menjadi Juara 2 Lomba Cipta Baca Puisi PC IPNU IPPNU Ponorogo 2020,” ujarnya.

Atas prestasi yang diraihnya, putri Sabil A. Saifudin dan Umi Wasilatin ini mengatakan gembira. Karena, lanjutnya, niat awalnya hanya untuk menambah pengalaman.

“Sungguh tak sia-sia telah menginvestasikan waktu saya selama proses latihan kurang lebih sebulanan ini, ” pungkasnya. (dam)

Reporter : Idam
Editor. : Budi

Informasi terkait:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *