Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama PONOROGO mengimbau kepada Nahdliyin untuk senantiasa Menjaga Kesehatan, Mematuhi Instruksi, Himbauan, dan Protokol yang ditetapkan oleh Pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19, termasuk tidak keluar rumah dan jaga jarak aman (Physical Distancing) agar tercapai kemaslahatan bersama, serta Memperbanyak Doa dan Amaliyah sebagaimana instruksi PBNU serta memohon pertolongan kepada Allah SWT semoga pandemi Covid-19 bisa diatasi dengan segera

NU PONOROGO

Official Website PCNU Ponorogo

MWC NU Mlarak Kawal Pengembangan Ponpes Al-Islam Joresan

Pengembangan Ponpes Al-Islam Joresan
Pengembangan Ponpes Al-Islam Joresan

Di antara sekian banyak Pondok Pesantren (Ponpes) yang berafiliasi kepada Nahdlatul Ulama, Ponpes Al-Islam Joresan menyisakan keunikan tersendiri. Ponpes Al-Islam yang merupakan pengembangan dari MTs/MA Al-Islam didirikan oleh para pengurus MWC NU Mlarak pada tahun 1966. Ponpes yang hanya berjarak kurang dari 2 km dari Pondok Modern Darussalam Gontor ini untuk pertama kalinya dipimpin alm. KH. Maghfur Hasbullah, Rais Syuriah PCNU Ponorogo pada akhir era 80-an. Ponpes Al-Islam didirikan atas dasar semangat dan keprihatinan para aktivis NU Kecamatan Mlarak terhadap rendahnya kualitas pendidikan masyarakat Mlarak , terutama warga NU.

MWC NU Mlarak Kawal Pengembangan Ponpes Al-Islam Joresan

Foto Penyerahan Donasi Gedung al islam Joresan
Foto Penyerahan Donasi Gedung al islam Joresan

“Selanjutnya MWC NU Mlarak punya tanggung jawab meneruskan estafet perjuangan para pendahulunya. Alhamdulillah, berkat kerja sama antar lembaga dan MWC NU akhir-akhir ini, perkembanganya begitu pesat. Mungkin karena hari ini dibutuhkan lembaga yang punya identitas ke-NU-an yang rahmatan lil ‘alamin,” ungkap Gus Halwani Syukron Ketua MWC NU Mlarak yang juga termasuk salah satu pengurus Yayasan Al-Islam Joresan.

Hingga kini jumlah santri Ponpes Al-Islam Joresan mencapai 2.500 lebih yang berasal dari berbagai penjuru tanah air. Kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan menjadi kebutuhan mendesak demi peningkatan kualitas pembelajaran. Menyadari hal demikian, MWC NU Mlarak mendorong Yayasan Al-Islam Joresan untuk merencanakan pembangunan gedung baru. Akhirnya, pihak Yayasan memutuskan untuk merenovasi gedung al-Kautsar yang dibangun tahun 2001 silam. Gedung al-Kautsar saat ini berlantai satu dan hanya berkapasitas enam ruang, dua ruang di antaranya telah digunakan sebagai kamar asrama putri. Direncanakan gedung al-Kautsar akan direnovasi menjadi tiga lantai sehingga dapat difungsikan sebagai ruang belajar selain asrama putri.

Gedung Ponpes Al Islam Joresan
Gedung Ponpes Al Islam Joresan

Upaya penggalangan dana dari alumni menjadi salah satu usaha yang dilakukan untuk membiayai pembangunan gedung al-Kautsar. Sabtu (26/9) menjadi tonggak awal dukungan alumni kepada almamaternya, karena perwakilan Himpunan Alumni Al-Islam Sembilan Tiga (HIMASEMTI) menyerahkan donasinya sebesar Rp.80.000.000,- . Donasi tersebut secara simbolis diterima Gus Halwani Syukron mewakili Yayasan Islam Joresan bersamaan dengan acara anjangsana di rumah salah satu alumni Al-Islam Joresan.

“Terimakasih banyak kami sampaikan atas kiprah HIMASEMTI dalam mengawali sumbangsihnya dalam pembangunan gedung baru Al-Islam,” ucap Gus Halwani Syukron saat diberi kesempatan menyampaikan sambutannya.

Hingga hari ini, laporan perolehan donasi dari alumni yang ditampilkan di akun Instagram Ponpes Al-Islam tercatat mencapai Rp.83.900.000,- Tentu saja jumlah dana ini akan terus bertambah seiring bertambahnya hari karena semua ikatan alumni digerakkan untuk menggalang dana. (idm)

Informasi terkait:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *