NU PONOROGO

Official Website PCNU Ponorogo

Ranting Beduri Raih Penghargaan Terbaik, Fatayat NU Ponorogo Perkuat Soliditas Kader dan Kepedulian Lingkungan

Jajaran pengurus PAC Fatayat NU Ponorogo bersama para sahabat dari berbagai ranting mengikuti kegiatan rutin bulanan yang berlangsung di kediaman Sahabat Aslikhah Fardiana, Keniten, Ponorogo.

NU Online Ponorogo — Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Ponorogo kembali menggelar kegiatan rutin bulanan sebagai ruang silaturahmi, konsolidasi organisasi, sekaligus penguatan kapasitas kader Fatayat NU. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, (10/9) tersebut dilaksanakan mulai pukul 14.00 WIB hingga selesai, bertempat di kediaman Sahabat Aslikhah Fardiana, Jalan Letjend S. Parman, Keniten, Ponorogo.

Kegiatan rutin bulanan ini diikuti oleh jajaran pengurus PAC Fatayat NU Ponorogo serta para sahabat dari berbagai ranting. Agenda tersebut menjadi salah satu sarana penting untuk menjaga komunikasi antarpengurus sekaligus membangun kebersamaan dalam menjalankan roda organisasi Fatayat NU di tingkat kecamatan hingga ranting.

Acara diawali dengan tahlil sebagai bentuk doa bersama. Rangkaian tahlil berlangsung dengan khidmat dan menjadi pembuka kegiatan sebelum peserta memasuki agenda utama. Tradisi keagamaan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya PAC Fatayat NU Ponorogo untuk terus menjaga nilai-nilai keislaman dan tradisi Nahdlatul Ulama dalam setiap kegiatan organisasi.

Setelah tahlil, kegiatan dilanjutkan dengan acara ceremonial yang menjadi bagian dari agenda rutin PAC Fatayat NU Ponorogo. Dalam kesempatan tersebut, suasana keakraban terlihat dari interaksi antarsahabat yang hadir. Forum tidak hanya menjadi kegiatan formal organisasi, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat rasa kekeluargaan di antara kader Fatayat NU.

Salah satu agenda yang menarik perhatian dalam kegiatan tersebut adalah pemberian Penghargaan Ranting Terbaik ke-4 Desa Sahabat. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap ranting yang dinilai aktif dalam menjalankan kegiatan dan berkontribusi dalam penguatan organisasi Fatayat NU di tingkat desa.

Penghargaan Ranting Terbaik ke-4 tersebut diberikan kepada Ranting Beduri. Penghargaan secara langsung diserahkan oleh Ketua PAC Fatayat NU Ponorogo, Sahabat Imroatul Munfaridah, kepada perwakilan Ranting Beduri. Pemberian penghargaan tersebut disambut dengan penuh antusias oleh para peserta yang hadir.

Ketua PAC Fatayat NU Ponorogo, Sahabat Imroatul Munfaridah, menyerahkan Penghargaan Ranting Terbaik ke-4 Desa Sahabat kepada perwakilan Ranting Beduri dalam kegiatan rutin bulanan PAC Fatayat NU Ponorogo, Kamis (10/9).

Dalam kesempatan tersebut, Sahabat Imroatul Munfaridah menegaskan bahwa penghargaan ranting terbaik bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya organisasi yang aktif, produktif, dan saling memotivasi. Setiap ranting diharapkan dapat terus mengembangkan potensi kader dan menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, kekuatan Fatayat NU tidak hanya berada pada struktur organisasi, tetapi juga pada konsistensi gerakan para kader di tingkat ranting. Oleh karena itu, apresiasi terhadap ranting yang aktif diharapkan dapat menjadi energi positif bagi ranting lainnya untuk terus bergerak dan berinovasi.

Agenda berikutnya dilanjutkan dengan penyampaian SOP Pengajuan SK Ranting. Materi tersebut disampaikan oleh Sahabat Dwi Setyowati selaku Sekretaris PAC Fatayat NU Ponorogo. Penyampaian SOP menjadi bagian penting dalam penguatan administrasi organisasi agar proses pengajuan Surat Keputusan (SK) ranting dapat berjalan lebih tertib, sistematis, dan sesuai dengan ketentuan organisasi.

Sahabat Dwi Setyowati memberikan penjelasan mengenai tahapan dan mekanisme pengajuan SK ranting, termasuk hal-hal administratif yang perlu dipersiapkan oleh masing-masing ranting. Penjelasan tersebut diharapkan dapat membantu para pengurus ranting memahami prosedur organisasi sekaligus meminimalkan kendala dalam proses administrasi.

Pembahasan administrasi tersebut berlangsung secara interaktif. Para sahabat yang hadir mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan maupun melakukan klarifikasi terhadap berbagai hal yang berkaitan dengan pengajuan SK ranting. Forum pun menjadi ruang belajar bersama untuk menciptakan tata kelola organisasi yang lebih rapi dan profesional.

Tidak kalah menarik, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi manajemen pengelolaan sampah yang disampaikan oleh Sahabat Ajeng Pipit Fitriani, S.E., M.S.A., Direktur Bank Sampah Ngunut. “Materi ini menjadi salah satu agenda yang relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini, khususnya dalam membangun kesadaran kader dan masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah secara berkelanjutan.” Ujarnya.

Kegiatan rutin bulanan PAC Fatayat NU Ponorogo ditutup dengan suasana penuh keakraban sebagai wujud penguatan silaturahmi dan soliditas kader Fatayat NU.

Dalam pemaparannya, Sahabat Ajeng mengajak para kader Fatayat NU untuk melihat sampah tidak hanya sebagai persoalan lingkungan, tetapi juga sebagai bagian dari peluang untuk membangun gerakan sosial dan ekonomi masyarakat. Pengelolaan sampah yang dilakukan secara tepat dapat mendorong terciptanya lingkungan yang lebih bersih sekaligus memberikan nilai manfaat bagi masyarakat.

Suasana sosialisasi semakin menarik ketika sesi diskusi dibuka. Sejumlah sahabat aktif menyampaikan pertanyaan, pengalaman, serta melakukan sharing mengenai persoalan sampah yang ditemui di lingkungan masing-masing. Interaksi tersebut membuat pembahasan tidak hanya berlangsung satu arah, tetapi berkembang menjadi forum berbagi pengalaman dan gagasan.

Diskusi yang hidup menunjukkan bahwa isu lingkungan memiliki kedekatan dengan kehidupan sehari-hari para kader Fatayat NU. Berbagai pengalaman yang disampaikan menjadi bahan refleksi bersama mengenai pentingnya membangun kebiasaan memilah, mengelola, dan mengurangi sampah mulai dari lingkungan keluarga, organisasi, hingga masyarakat.

Melalui kegiatan rutin bulanan tersebut, PAC Fatayat NU Ponorogo tidak hanya memperkuat konsolidasi internal organisasi, tetapi juga berupaya menghadirkan agenda yang edukatif, inspiratif, dan aplikatif. Pemberian penghargaan ranting terbaik, penguatan administrasi organisasi, hingga edukasi pengelolaan sampah menjadi rangkaian yang saling melengkapi dalam membangun kader Fatayat NU yang aktif, tertib, peduli, dan responsif terhadap persoalan masyarakat.

Kegiatan kemudian ditutup dengan suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan. PAC Fatayat NU Ponorogo berharap kegiatan rutin bulanan dapat terus menjadi ruang bertemunya gagasan, pengalaman, dan gerakan para kader. Dari forum sederhana di tingkat PAC dan ranting, Fatayat NU diharapkan semakin mampu menghadirkan kontribusi nyata bagi keluarga, masyarakat, lingkungan, serta kemajuan organisasi di masa mendatang.

Kolaborator : Tim Media PAC Fatayat NU

Informasi terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *