Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama PONOROGO mengimbau kepada Nahdliyin untuk senantiasa Menjaga Kesehatan, Mematuhi Instruksi, Himbauan, dan Protokol yang ditetapkan oleh Pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19, termasuk tidak keluar rumah dan jaga jarak aman (Physical Distancing) agar tercapai kemaslahatan bersama, serta Memperbanyak Doa dan Amaliyah sebagaimana instruksi PBNU serta memohon pertolongan kepada Allah SWT semoga pandemi Covid-19 bisa diatasi dengan segera

NU PONOROGO

Official Website PCNU Ponorogo

Rihlah GP Ansor Sampung Sematkan Jaket Banser Kades Pagerukir

Penyematan jaket Banser kepada Kades Pagerukir, Sumanto
Penyematan jaket Banser kepada Kades Pagerukir, Suminto

NU Online Ponorogo – Ada pemandangan berbeda pada rihlah yang diselenggarakan oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sampung. Pasalnya dalam rangka harlah ke 98 NU yang diselenggarakan di Desa Pagerukir tersebut ada penyematan jaket Banser kepada kepala desa setempat.

Suminto, kepala desa Pagerukir terlihat sumringah saat Aan Hamdani selaku ketua PAC GP Ansor Sampung menyematkan jaket Banser kepadanya.

“Alhamdulillah, mewakili pribadi dan pemerintah desa kami mengucapkan terimakasih kepada Ansor Sampung atas kegiatan pada hari ini,” kata Suminto, Minggu (14/3).

Kedepannya, ia berharap sinergitas banom NU dengan pemerintah desa tetap terjaga. Agar roda pembangunan bisa berjalan seirama sesuai cita-cita para pendahulu. “Membangun bukan melulu tentang bangunan fisik. Membangun jasmani dan rohani itu juga sangat penting,” tambahnya.

Sementara itu, Aan Hamdani selaku ketua PAC GP Ansor Sampung menjelaskan dipilihnya Desa Pagerukir untuk lokasi rihlah bukan tanpa alasan. “Kita memilih Desa Pagerukir untuk optimalisasi ranting Ansor. Sekaligus memotivasi agar potensi yang ada di desa Pagerukir terangkat,” ujar Aan Hamdani.

Jajaran PAC GP Ansor Sampung saat Ziarah makam Eyang Kasan Rejo sesepuh desa setempat
Jajaran PAC GP Ansor Sampung saat Ziarah makam Eyang Kasan Rejo sesepuh desa setempat

Seperti diketahui, Desa Pagerukir memiliki banyak potensi sumberdaya alam yang perlu dikelola bersama. “SDM dan SDA jika bisa dimaksimalkan, tentu banyak membawa kemanfaatan bagi semua. Kita hari ini juga bekerjasama dengan Karang Taruna Desa Tulung untuk dokumentasi foto dan video” terang Aan.

Diketahui, bahwasanya rangkaian rihlah dimulai dari sowan kepada MWC NU Sampung, kemudian apel sekaligus penyematan jaket Banser kepada kepala desa Pagerukir. Dilanjutkan ziarah ke makam Eyang Kasan Rejo sesepuh desa setempat.

Hadir dalam giat tersebut seluruh banom NU, Babinsa, pemerintah desa dan juga pencak silat baik dari Lembaga Pencak Silat NU maupun yang lain. Meski meriah, protokol kesehatan tetap dijaga karena masih masa pandemi.*

Reporter: Rahman
Editor: Budi

Informasi terkait:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *