NU PONOROGO

Official Website PCNU Ponorogo

Sinergi Kapolsek dan GP Ansor Jenangan, Tegaskan Larangan Petasan dan Balon Udara

Barang bukti balon udara dan petasan yang dipamerkan Polsek Jenangan dan GP Ansor Jenangan

NU Online Ponorogo – Kepolisian Sektor Jenangan bersama Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Jenangan memperkuat sinergitas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui sosialisasi larangan pembuatan petasan serta penerbangan balon udara liar. Kegiatan ini merupakan wujud kontribusi GP Ansor Jenangan pada keamanan dan ketertiban masyarakat.

Acara yang digelar di halaman Mapolsek Jenangan pada Senin (9/3) dan dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, di antaranya Amrih Widodo, dan juga Ketua GP Ansor Jenangan Fitra Rizal. Dalam kesempatan tersebut, pihak kepolisian juga menunjukkan berbagai barang bukti petasan hasil pengamanan dari operasi sebelumnya sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya penggunaan bahan peledak tersebut.

Kapolsek Jenangan menegaskan bahwa pembuatan dan penggunaan petasan memiliki risiko tinggi terhadap keselamatan masyarakat. Selain berpotensi melanggar hukum, petasan juga dapat menyebabkan kebakaran, kerusakan fasilitas umum, serta membahayakan keselamatan pembuat maupun pengguna.

Selain itu, aparat kepolisian juga mengingatkan masyarakat untuk tidak menerbangkan balon udara secara liar. Balon udara yang diterbangkan tanpa pengawasan dapat membahayakan jalur penerbangan, mengganggu jaringan listrik, serta berpotensi menimbulkan kebakaran apabila menggunakan sumber api.

Ketua GP Ansor Jenangan, Fitra Rizal, menyatakan bahwa pihaknya siap mendukung upaya kepolisian dalam melakukan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda. “GP Ansor Jenangan berkomitmen penuh dalam mendukung upaya kepolisian untuk mengedukasi masyarakat khususnya generasi muda”, ungkapnya.

Sinergi Kepolisian bersama GP Ansor Jenangan ciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat

Ketua GP Ansor Jenangan yang juga sebagai dosen UIN Ponorogo ini menegaskan peran penting organisasi kepemudaan  dalam membangun kesadaran bersama agar masyarakat tidak lagi membuat petasan maupun menerbangkan balon udara tanpa awak. “dalam hal ini, organisasi kepemudaan memiliki peran vital dalam membangun kesadaran bersama, agar masyarakat sadar hukum, tidak membuat petasan ataupun menerbangkan balon udara tanpa awak yang bisa membahayakan” pungkasnya.

Sementara itu, Amrih Widodo mengapresiasi kolaborasi antara kepolisian dan GP Ansor dalam menjaga situasi keamanan wilayah. Ia menilai sinergitas antara aparat dan masyarakat merupakan kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami bahaya serta konsekuensi hukum dari pembuatan petasan dan penerbangan balon udara liar, sehingga keamanan dan ketertiban di wilayah Jenangan dapat terus terjaga.

Kontributor: Media Ansor Jenangan

Informasi terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *