
NU Online Ponorogo — Tim SAR LPBI PCNU Ponorogo kembali menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan generasi tangguh sejak usia dini. Pada Sabtu, (29/11) digelar Pelatihan Vertical Rescue yang bertempat di area Panjat Tebing Taman Kota Ponorogo. Kegiatan ini melibatkan peserta dari kalangan anak PAUD, di antaranya seorang peserta bernama Haikal, yang tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian latihan.
Kegiatan berlangsung dengan pengawasan penuh dari para instruktur berpengalaman. Pope, selaku Pelatih Vertical Rescue, memberikan pendampingan langsung terutama dalam melatih keberanian dan kemampuan dasar keselamatan bagi anak-anak.
Ketua LPBI NU Ponorogo, Khusnul Khabib, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis dalam menanamkan budaya kesiapsiagaan bencana sejak dini. “Tanggung jawab kesiapsiagaan tidak hanya untuk orang dewasa. Anak-anak pun perlu dikenalkan pada pengetahuan dasar keselamatan agar lebih siap menghadapi situasi darurat,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Kedaruratan LPBI NU Ponorogo, Sopian, menambahkan bahwa metode pembelajaran dibuat ramah anak, mengedepankan aspek keamanan, dan dikemas dengan permainan edukatif agar mudah dipahami oleh peserta usia dini.
Para orang tua yang hadir turut memberikan respons positif. Salah satu wali PAUD menyampaikan rasa terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini. “Acara seperti ini sangat berharga untuk melatih keberanian anak. Semoga bisa terus berlanjut dan memberikan manfaat lebih luas,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, LPBI PCNU Ponorogo berharap generasi muda dapat tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, sigap, dan memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya keselamatan diri maupun orang lain. Pelatihan Vertical Rescue untuk anak usia dini ini menjadi bukti nyata bahwa kesiapsiagaan dapat dibangun sejak usia paling awal.
Kontributor: Tim Media LPBI NU Ponorogo