NU PONOROGO

Official Website PCNU Ponorogo

Atasi Krisis Air di Slahung, NU Care-LAZISNU Ponorogo Salurkan 14.000 Liter Air Bersih Tahap Dua

Sinergi tim NU Care-LAZISNU, LPBI NU, Forkopimcam Slahung, dan relawan saat apel pelepasan dropping air bersih (04/11).

NU Online Ponorogo – Dampak musim kemarau panjang yang memicu krisis air bersih di kawasan selatan Ponorogo terus direspons secara berkelanjutan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Ponorogo. Melalui payung aksi kemanusiaan NU Peduli, NU Care-LAZISNU bersama Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) PCNU Ponorogo kembali menyalurkan bantuan air bersih tahap kedua ke wilayah Kecamatan Slahung pada Rabu (4/11).
Distribusi ini merupakan kelanjutan dari aksi tanggap darurat tahap pertama yang telah dilaksanakan pada Sabtu (31/10/2026) lalu. Pada tahap awal tersebut, tim menyalurkan 6.000 liter air bersih yang berhasil menjangkau 95 Kepala Keluarga (KK). Memasuki tahap kedua, LAZISNU memperluas volume distribusi secara signifikan dengan menggelontorkan 14.000 liter air bersih yang disasar langsung ke tiga desa krisis air, yakni Desa Tugurejo, Desa Caluk, dan Desa Menggare.
Berdasarkan pendataan terpadu di lapangan, bantuan tahap kedua ini menyasar 97 Kepala Keluarga (KK) dengan total penerima manfaat mencapai 284 jiwa.

Warga Desa yang terdampak menerima bantuan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah musim kemarau.

Ketua NU Care-LAZISNU PCNU Ponorogo, Jam’un Haidar, menyampaikan bahwa penyaluran air bersih ini merupakan ikhtiar nyata jam’iyah untuk memastikan kebutuhan dasar warga terhadap air bersih tetap terpenuhi di tengah mengeringnya sumber-sumber mata air warga.
“Penyaluran air bersih ini adalah aksi lanjutan tahap kedua di Kecamatan Slahung di bawah payung NU Peduli. Kolaborasi antara LAZISNU dan LPBI NU kami pusatkan di tiga desa, yaitu Tugurejo, Caluk, dan Menggare, dengan menyasar 97 KK atau 284 jiwa. Kami berupaya hadir meringankan beban warga yang sumur dan tandonnya mulai surut,” tutur Jam’un Haidar.

Penyaluran di lapangan dilaksanakan secara sinergis bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Slahung. Tampak hadir langsung mengawal jalannya dropping air bersih di antaranya Camat Slahung, Kapolsek Slahung, dan Danramil Slahung, didampingi para relawan tanggap bencana dari LAZISNU dan LPBI NU Ponorogo. Pengawalan terpadu ini dilakukan guna memastikan pembagian armada berlangsung tertib, aman, dan tepat sasaran.

Armada bantuan air bersih NU Peduli Ponorogo siap mendistribusikan air ke wilayah terdampak kekeringan.

Sebagaimana terekam dalam dokumentasi visual di lokasi, iring-iringan armada pikap dan truk bermuatan tandon air bergerak menyusuri medan terjal perbukitan. Kehadiran armada air bersih tersebut langsung disambut antusiasme tinggi dan rasa syukur oleh warga sekitar. Masyarakat dari berbagai kalangan bergotong royong menampung kucuran air menggunakan jeriken, ember, drum, hingga dialirkan langsung ke bak penampungan darurat berlapis terpal komunal.
Jam’un Haidar menambahkan, keberlanjutan program tanggap darurat NU Peduli ini tidak lepas dari kepercayaan masyarakat Nahdliyin yang terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui lembaga resmi NU.
“Kami menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada seluruh munfiq dan donatur yang telah mempercayakan sedekahnya melalui NU Care-LAZISNU Ponorogo. Amanah inilah yang menggerakkan roda armada kita hingga ke pelosok perbukitan,” pungkasnya.

Kontributor: NU Care-LAZISNU PCNU Ponorogo

Informasi terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *