NU PONOROGO

Official Website PCNU Ponorogo

Jalankan PTM Terbatas, SMP Maarif 1 Dapat Apresiasi Bupati dan Wabup

Bupati Sugiri Sancoko didampingi Kepala Sekolah Miswanto memberi motivasi kepada peserta didik
Bupati Sugiri Sancoko didampingi Kepala Sekolah Miswanto memberi motivasi kepada peserta didik

NU Online Ponorogo – SMP Ma’arif 1 Ponorogo yang saat ini melaksanakan pembelajaran tatap muka mendapat perhatian dari Pemkab Ponorogo. Bupati H. Sugiri Sancoko didampingi Wakilnya Hj. Lisdyarita dan Kepala Dinas Pendikan, Senin (5/4) pagi secara mendadak berkunjung ke sekolah yang letaknya berseberangan dengan SMA Bakti Ponorogo itu.

Kunjungan Bupati dan Wakil Bupati ini untuk memastikan kesiapan institusi pendidikan jenjang dasar dan menengah di Ponorogo untuk melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka atau PTM pada bulan Juli depan.

Sekedar untuk diketahui, Pemerintah mengumumkan bahwa institusi pendidikan dan sekolah bisa melakukan pembelajaran tatap muka secara terbatas pada tahun ajaran baru mendatang, yang dimulai Juli 2021.

Kebijakan ini berdasarkan Surat Keputusan Bersama Empat Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang ditandatangani Selasa (30/3) lalu.

Kunjungan mendadak ini tak ayal menjadi kebanggaaan tersendiri bagi warga SMP Maarif 1. Dengan kunjungan dua Pimpinan Pemkab itu Kepala SMP Maarif 1 Miswanto menyebut penerapan PTM di lembaga yang dipimpinnya semakin mendapat legitimasi.

“Alhamdulilah, kehadiran beliau (Bupati dan Wakil Bupati, Red) memberikan apresiasi dam motivasi atas kesiapan dari Pendidik, Peserta didik, dan Tenaga kependidikan SMP Ma’arif 1 Ponorogo dalam menerapkan prokes yang ketat demi terlaksananya PTM,” ungkap Miswanto kepada NU online Ponorogo.

Wabup Hj. Lisdyarita menyapa Siswa yang sedang mengoperasikan komputer
Wabup Hj. Lisdyarita menyapa Siswa yang sedang mengoperasikan komputer

Miswanto menjelaskan PTM baru diterapakan bagi 30% dari jumlah siswanya. Miswanto mengaku Satgas Covod-19 sekolahnya menjadi pendukung utama pelaksanaan PTM selama ini.

“Ini (pelaksanaan PTM, Red) karena kesigapan Satgas Covid tingkat sekolah dalam menyambut peserta didik dari pintu gerbang, cek suhu, cuci tangan, sampai mengantarkan anak kedalam ruang kelas,” tandasnya.

SMP Maarif 1, sebut Miswanto, juga berusaha memenuhi sarana prasarana PTM sehingga meyakinkan semua pihak bahwa PTM benar-benar siap dilaksanakan.

“Kami berharap Covid 19 segera sirna sehingga seluruh peserta didik dapat melaksanakan belajar disekolah secara tatap muka penuh,” imbuhnya.

Sementara Bupati dan rombongan selama berada di SMP Maarif mengunjungi setiap ruang komputer yg digunakan PTM. Saat menemui para siswa Bupati Sugiri nampak memberikan motivasi kepada peserta didik agar tetap semangat belajar. Ia juga meminta agar semua warga sekolah selalu melaksanakan prokes setiap hari.

Karena padatnya kegiatan Bupati dan Wakil Bupati, pihak sekolah tidak mengagendakan acara seremonial.

“Hanya singgah di kantor (Kepala Sekolah, Red) sebentar saja, lalu pamit karena padatnya kegiatan Bupati,” pungkas Miswanto.

Reporter : Idam
Editor : Budi

Informasi terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama PONOROGO mengimbau kepada Nahdliyin untuk senantiasa Menjaga Kesehatan, Mematuhi Instruksi, Himbauan, dan Protokol yang ditetapkan oleh Pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19, termasuk tidak keluar rumah dan jaga jarak aman (Physical Distancing) agar tercapai kemaslahatan bersama, serta Memperbanyak Doa dan Amaliyah sebagaimana instruksi PBNU serta memohon pertolongan kepada Allah SWT semoga pandemi Covid-19 bisa diatasi dengan segera