Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama PONOROGO mengimbau kepada Nahdliyin untuk senantiasa Menjaga Kesehatan, Mematuhi Instruksi, Himbauan, dan Protokol yang ditetapkan oleh Pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19, termasuk tidak keluar rumah dan jaga jarak aman (Physical Distancing) agar tercapai kemaslahatan bersama, serta Memperbanyak Doa dan Amaliyah sebagaimana instruksi PBNU serta memohon pertolongan kepada Allah SWT semoga pandemi Covid-19 bisa diatasi dengan segera

NU PONOROGO

Official Website PCNU Ponorogo

Masa Pandemi, Ikrar Wakaf di Sampung Tidak Berhenti

Ikrar Wakaf tanah oleh Wakif kepada Nadzir untuk Masjid dan Mushola di lingkungan MWC NU Sampung (1211)
Ikrar Wakaf tanah oleh Wakif kepada Nadzir untuk Masjid dan Mushola di lingkungan MWC NU Sampung (1211)

NU online Ponorogo – Di saat situasi bangsa Indonesia dalam masa pandemi covid-19 Tim Nadzir Wakaf MWC NU Sampung terus menjalankan tugasnya mengurusi ikrar wakaf. Tim Wakaf digawangi K. Mahfud Ali, Suyadi, Ahmad Kolil dan Suprianto. Pengurus LWP yang terlibat adalah Hadi R dan Topan.

Seperti yang terjadi di masjid Baitul Muttaqin Carangrejo, Kamis (12/11), Nadzir Wakaf MWC NU Sampung memfasilitasi ikrar wakaf tanah masjid dan musholla. Di hadapan Gunawan Pejabat Pembuat Akta Ikrar Wakaf (PPAIW) KUA Sampung 4 orang Wakif mengucap ikrar wakaf kepada Nazir dihadapan KUA dan para penerima wakaf. Para Wakif yang mengucapkan ikar wakaf adalah Puryoso (mushola Al Hikmah Desa Sampung), Sutarmi (mushola Al Maun desa Sampung), Sisri (masjid Baitul Mutaqin desa Carangrejo) dan Masriani (masjid Bairul Mutaqin Carangrejo).

Perlu diketahui, sebagaimana dilansir dari laman resmi Kemenag RI, setelah pengucapan ikrar wakaf Kepala KUA membuat akta ikrar wakaf dan juga surat pengesahan. Kepala KUA memberikan salinan akta ikrar kepada pihak Wakif maupun Nazhir.

Prosedur resmi setelah itu dilaksanakan penandatanganan Ikrar Wakaf (W1) bagi Wakif yang masih hidup dan Akta Ikrar Wakaf (AIW)/Akta Pengganti Akta Ikrar Wakaf (APAIW). Setelah semua surat surat lengkap, diketik oleh petugas KUA untuk di jadikan surat kuasa kepada PPAIW, kemudian diproses pendaftarannya ke BPN Kabupaten.

Tidak berhenti sampai di sini, meski jumlah aset masih dalam proses pendataan, Tim Nadzir Wakaf MWC NU Sampung terus bergerak memfasilitasi ikrar wakaf.

Suyadi kepada NU online Ponorogo menuturkan, dalam waktu dekat 4 Wakif menyatakan kesiapannya mengucapkan ikrar wakaf.

“2 Wakif dari desa Gelang Kulon dan 2 Wakif dari desa Tulung. Nama Wakif masih dalam tahap pendataan,” tutur Suyadi.

Ditambahkan Suyadi, Tim Nadzir MWC NU Sampung selalu memotivasi diri untuk segera menyelesaikan pendataan aset NU yang tersebar di setiap Desa.

“Alhamdulillah, di masa pandemi kami masih semangat untuk terus bergerak,” pungkasnya. (dam)

Reporter : Idam
Editor : budi

Informasi terkait:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *