Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama PONOROGO mengimbau kepada Nahdliyin untuk senantiasa Menjaga Kesehatan, Mematuhi Instruksi, Himbauan, dan Protokol yang ditetapkan oleh Pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19, termasuk tidak keluar rumah dan jaga jarak aman (Physical Distancing) agar tercapai kemaslahatan bersama, serta Memperbanyak Doa dan Amaliyah sebagaimana instruksi PBNU serta memohon pertolongan kepada Allah SWT semoga pandemi Covid-19 bisa diatasi dengan segera

NU PONOROGO

Official Website PCNU Ponorogo

NU Care – Lazisnu dan LPBI  NU Bantu Sembako Korban Kebakaran Ngilo-ilo

NU Care-Lazisnu dan LPBI NU serahkan bantuan sembako kepada Ibu Supi, korban kebakaran rumah dapur di Ngilo-ilo
NU Care-Lazisnu dan LPBI NU serahkan bantuan sembako kepada Ibu Supi, korban kebakaran rumah dapur di Ngilo-ilo

NU-online Ponorogo– Nahdlatul Ulama Care- Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodoaqoh Nahdlotul Ulama (NU Care-Lazisnu) bersama Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) Ponorogo memberi bantuan sembako kepada warga korban kebakaran rumah di desa Ngilo-ilo kecamatan Slahung, Sabtu (3/9).

Bantuan sembako berupa beras 20 paket @ 5 kg Gula, minyak, mie senilai seratus ribu yang diberikan langsung Lazisnu  kepada keluarga korban. Dikawal relawan dari LPBI NU, rombongan berangkat dari kantor PCNU Ponorogo menuju ke lokasi. Selama perjalanan, mobil NU care-Lazisnu yang dinahkodai Muhibuddin, Ketua PAC Ansor kota berjalan cukup lancar. Meski jalur yang dilalui cukup memicu andrenalin karena medan jalan sempit, penuh tanjakan dan tikungan tajam. Namun berkat kelincahan sang driver rombongan sampai di lokasi dengan selamat.

Sebelumnya, rombongan sempat singgah ke gubuk Juwarni, relawan LPBI NU setempat. Berkat informasi Juwarni inilah peristiwa kebaran yang menimpa keluarga Ibu Supi, warga RT.02/RW.02 dukuh Blimbing Desa Ngilo-ilo Kecamatan Slahung pada Jum’at siang (2/10) bisa sampai ke telinga Lazisnu.

Sampai di TKP, rombongan disambut perangkat desa Ngilo, Imam Romdhoni dan Paeran. Kepada NU-online Ponorogo menceritakan kronologi kejadian yang menimpa Ibu Supi.

“Awalnya, anak bu Supi ini memasak lauk untuk makan siang. Setelah selesai, kompor gas sudah dimatikan. Tapi mungkin belum dimatikan secara sempurna, kemudian ditinggal ke kamar mandi. Selang kurang lebih setengah jam berlalu, tiba-tiba terdengar suara semburan api dari kompor gas itu. Hanya dalam tempo sekejap api langsung melalap dapur Ibu Supi,” kata Imam Romdhoni.

Kondisi rumah Bu Supi korban kebakaran
Kondisi rumah Bu Supi korban kebakaran

Dijelaskan, waktu itu warga yang akan menolong memadamkan api juga mengaku khawatir karena masih ada tabung elpiji yang sewaktu-waktu bisa meledak. Tetapi melihat resiko api akan menjalar ke rumah warga lainnya, akhirnya secara gotong royong warga berusaha memadamkan amukan si jago merah.  “Alhamdulillah berkat kerja sama warga, hanya dalam waktu setengah jam api bisa dijinakkan tanpa ada korban jiwa,” imbuhnya.

Sementara itu, Ibu Supi si pemilik rumah mengaku shock atas kejadian tersebut. Karena saat kejadian dia berada di depan rumah, sementara anaknya berada di dalam dapur yang sedang  terbakar. “Saya mau masuk tapi api sudah menyala hebat,” tuturnya. Akibat kebakaran itu semua peralatan dapur habis terbakar, bahkan sebuah sepeda motor Honda Supra Fit sempat tersulut api meski dapat diselamatkan warga. “Total kerugian semuanya sekitar tiga jutaan,” jelasnya.

Rombongan Lazisnu di tengah puing-puing korban kebakaran

Ketika ditanya terkait bantuan yang sudah diterima, Ibu Supi mengaku belum ada sama sekali. Hal ini juga dibenarkan Paeran, perangkat desa setempat. Bahkan pihak desa pun juga belum bisa mengusahakan. “Ini masih dalam proses, dan pihak keluarga katanya akan memperbaikinya karena dapur yang terbakar ini merupakan kebutuhan pokok. Dan mudah-mudahan ada pihak keluarga lain yang membantu,” tegasnya. Karena itu, menurut dia, kedatangan NU Care-Lazisnu bersama LPBI NU ini merupakan pertama kali yang datang ke sini memberi bantuan.

Sri Purwaningsih, salah satu pengurus NU Care–Lazisnu yang turut langsung ke lokasi mengucapkan ikut prihatin atas musibah yang dialami korban. “Semoga keluarga Ibu Supi diberikan kesabaran dan kesehatan. Dan sebagai bentuk kepedulian ini NU Care-Lazisnu hanya bisa sedikit membantu. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi keluarga korban,“ katanya.

Ditambahkan, NU Care-Lazisnu akan senantiasa siap membantu masyarakat yang membutuhkan uluran tangan sebagai bentuk peduli kemanusiaan. (bud)

Beberapa Dokumentasi NU Care – Lazisnu dan LPBI NU Bantu Sembako Korban Kebakaran Ngilo-ilo

Turunkan bantuan sembako di Ngilo-ilo Slahung
Turunkan bantuan sembako di Ngilo-ilo Slahung

Rombongan NU Care-Lazisnu dan LPBI NU harus menyusuri jalan berbukit di Ngilo-ilo
Rombongan NU Care-Lazisnu dan LPBI NU harus menyusuri jalan berbukit di Ngilo-ilo

Informasi terkait:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *