NU PONOROGO

Official Website PCNU Ponorogo

Sekretaris MWCNU se-Ponorogo Ikuti Silaturahmi dan Bimtek di PWNU Jawa Timur

Para Sekretaris MWCNU Se-Ponorogo sempat berpose sesaat sebelum mengikuti acara

NU Online Ponorogo — Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menggelar kegiatan Silaturahmi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi para sekretaris Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) se-Jawa Timur pada Ahad (16/11). Agenda yang dipusatkan di Kantor PWNU Jawa Timur ini bertujuan memperkuat tata kelola administrasi organisasi, sekaligus meneguhkan standarisasi manajemen kesekretariatan di semua tingkatan NU.

Sekretaris PWNU Jawa Timur, Ir. H. Muhammad Faqih, MSA., Ph.D., menegaskan bahwa bimtek ini memiliki urgensi strategis bagi keberlangsungan organisasi. Ia menyebut, kegiatan tersebut dirancang untuk memastikan terpenuhinya lima aspek penting: legalitas aset dan dokumen milik NU; kemampuan menyusun perencanaan berbasis data yang akurat; kesiapan menyediakan data ketika diperlukan dalam kerja sama program pemerintah; kepatuhan terhadap Peraturan Perkum NU Nomor 11 Tahun 2025; serta kesiapan NU menyongsong abad kedua.

“Upaya kita ini akan memperkuat pekerjaan-pekerjaan administratif yang selama satu abad belum terselesaikan secara masif dan terstruktur,” ujarnya melalui sambungan WA yang disampaikan kepada Ketua dan Sekretaris PCNU se-Jawa Timur.

Jajaran Sekretaris MWCNU Se-Ponorogo tengah serius mengerjakan pengisian data aset NU

Pak Faqih, sapaan akrabnya, merinci bahwa aspek legaliatas diarahkan agar semua milik NU jadi legal dan terdata. Pada Aspek perencanaan, pengurus NU dituntut untuk membuat rencana berbasis data yg akurat. Aspek kesiapan support program diperlukan, jika dibutuhkan data untuk program pemerintah maka pengurus NU sudah siap. Pada akhirnya penilaian kinerja kepengurusan harus dipenuhi sebagai kewajiban sesusi Perkum NU No 11 tahun 2025.

Ketua PCNU Ponorogo, Dr. Idam Mustofa, menyambut baik inisiatif PWNU Jawa Timur ini. Ia menilai, penguatan administrasi di level sekretaris merupakan langkah strategis untuk memastikan keseragaman standar tata kelola, transparansi, dan akuntabilitas di seluruh struktur NU.

“Kami memandang acara ini sangat penting karena sekretaris adalah motor administrasi organisasi. Ketertiban administrasi menjadi fondasi kemajuan NU di semua tingkatan,” ungkapnya.

Dr. Idam menambahkan bahwa PCNU Ponorogo akan mengoordinasikan keberangkatan seluruh sekretaris MWCNU agar keikutsertaan mereka dapat tertata dengan baik. “Kami akan pastikan semua MWCNU mengirimkan perwakilannya. Ini bagian dari komitmen bersama memperkuat kelembagaan NU secara menyeluruh,” tuturnya.

Kontributor: Sahabat Media LTN

Informasi terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *