NU PONOROGO

Official Website PCNU Ponorogo

SMK 1 Pemda Balong Lolos Seleksi New TEFA

SMK 1 Pemda Balong menjadi 1 dari 120 SMK se-Indonesia yang lolos New Teaching Factory 2021
SMK 1 Pemda Balong menjadi 1 dari 120 SMK se-Indonesia yang lolos New Teaching Factory 2021

NU Online Ponorogo – SMK 1 Pemuda Ansor (Pemda) Balong dinyatakan sebagai satu-satunya SMK di Kabupaten Ponorogo yang lolos seleksi tahap awal New Teaching Factory (TEFA) 2021. Program yang diselenggarakan Direktorat SMK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) ini diikuti 949 SMK dari seluruh Indonesia (baca di sini, Red).

Kepala Sekolah SMK 1 Pemda Balong, Didik Eko Prasetio, mengaku bangga dengan prestasi ini. “Alhamdulillah, berkat do’a para kyai serta dukungan sahabat-sahabat semua akhirnya bisa lolos seleksi,” tuturnya.

Untuk bisa lolos seleksi, Didik memilih tema pelestarian lingkungan. Kebetulan, pihaknya sedang melakukan advokasi lingkungan di Kecamatan Pudak. Berawal dari keresahan warga akibat tercemarnya sungai oleh kotoran sapi. Untuk diketahui, warga Kecamatan Pudak sebagian besar adalah peternak sapi perah. Sayangnya, limbah kotoran sapi itu dialirkan ke sungai.

Didik kemudian menerjunkan siswa Program Studi Agribisnis. Mereka ditugaskan untuk melakukan edukasi terhadap warga terkait pentingnya melestarikan lingkungan, melakukan pengolahan limbah ternak, hingga mengajari cara merubah limbah tersebut menjadi pupuk organik. “Kebetulan di sana kami lihat banyak lahan pertanian yang masih bergantung pada pupuk kimia,” terangnya.

Hasilnya, kata Didik, kegiatan yang diawali Juni lalu itu berhasil menggugah kesadaran warga. Sampai saat ini, tercatat 20 kelompok peternak sapi ikut bergabung dalam proses pengolahan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik. Untuk itu, dia menggandeng Dinas Pertanian dan Peternak Kabupaten Ponorogo serta perusahaan pupuk Istana Tani sebagai konsultannya (baca di sini, Red).

Meski baru berusia 7 tahun, SMK 1 Pemda Balong terbilang memiliki catatan prestasi yang gemilang. Di tingkat nasional, pernah meraih juara 1 lomba Pengolahan Limbah, juara umum lomba Biocompact, dan lomba Esai. Di tingkat regional, pernah menjadi juara 1 Aktor Film, juara 1 Sutradara Film, dan juara 3 lomba film. Saat ini memiliki 3 program studi. Yaitu Agribisnis dan Agriteknologi, Teknik Komputer dan Informatika, serta Teknik Otomotif.

Didik minta do’a serta dukungan dari publik, khususnya warga NU, karena rencananya akan berangkat ke Jakarta untuk presentasi lanjutan dari seleksi New TEFA 2021. “Mohon do’anya para kyai dan sahabat-sahabat semua. Besok pagi kita mau presentasi produk kita ke para penguji CEO dari perusahaan dan Kemendikbud. Semoga kami (SMK 1 Pemda Balong, Red) bisa lolos dan bisa membawa kemajuan pendidikan Ma’arif di Ponorogo,” pungkasnya.

 

Reporter : Idam

Editor : Lege

Informasi terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama PONOROGO mengimbau kepada Nahdliyin untuk senantiasa Menjaga Kesehatan, Mematuhi Instruksi, Himbauan, dan Protokol yang ditetapkan oleh Pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19, termasuk tidak keluar rumah dan jaga jarak aman (Physical Distancing) agar tercapai kemaslahatan bersama, serta Memperbanyak Doa dan Amaliyah sebagaimana instruksi PBNU serta memohon pertolongan kepada Allah SWT semoga pandemi Covid-19 bisa diatasi dengan segera