NU PONOROGO

Official Website PCNU Ponorogo

Tanah Masjid Jogoragan Resmi Milik NU

Penandatanganan ikrar wakaf
Penandatanganan ikrar wakaf

NU Online Ponorogo – Tanah seluas 2.317 m2 yang saat ini telah digunakan untuk bangunan masjid Mujahidin di Dukuh Jogoragan Desa Ngunut Kecamatan Babadan telah resmi menjadi milik NU.
Hal ini berlaku setelah ahli waris Miskan bin Josari merelakan ikrar wakaf tanah untuk masjid tersebut. Bertindak sebagai Wakif Kademi yang mewakili keluarga besarnya.

Ikrar Wakaf dilaksanakan bersamaan dengan penyerahan sertifikat tanah NU lainnya ke Nadzir NU di Masjid Mujahidin, Jumat (23/4). Acara dihadiri jajaran Syuriah dan Tanfidiyah MWC NU Babadan. Turut hadir ketua KUA kecamatan selaku PPAIW.

Acara diawali dengan pembacaan tahlil dan doa bersama, dilanjutkan sambutan Ketua Pengurus Ranting NU Ngunut.

Disusul penyerahan sertifikat dan pelaksanaan ikrar wakaf tanah masjid Mujahidin. Selain acara seremonial ini ketua MWC NU Babadan juga berkesempatan memberikan tausiyah Ramadhan sekaligus memimpin doa.

Penyerahan sertifikat dan pelaksanaan ikrar wakaf tanah Masjid Mujahidin
Penyerahan sertifikat dan pelaksanaan ikrar wakaf tanah Masjid Mujahidin

Dalam sambutannya kepala KUA Drs. H. Jaenuri berpesan kepada para Nadzir untuk meningkatkan kualitas pengelolaan wakaf.

“Mengelola tanah wakaf produktif harus secara baik dan transparan untuk pengembangan masjid Al Mujahidin, karena ini adalah amanah,” katanya.

Sementara koordinator tim Nadir MWC NU Babadan H. Fakhrudin menyambut baik pelaksanaan ikrar wakaf tanah masjid Mujahidin ini.

“Tanah wakaf ini untuk pengembangan sarana dan prasarana masjid Al Mujahidin Jogoragan Ngunut,” katanya kepada NU online Ponorogo. (Idam)

Reporter : Idam
Editor : Budi

Informasi terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama PONOROGO mengimbau kepada Nahdliyin untuk senantiasa Menjaga Kesehatan, Mematuhi Instruksi, Himbauan, dan Protokol yang ditetapkan oleh Pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19, termasuk tidak keluar rumah dan jaga jarak aman (Physical Distancing) agar tercapai kemaslahatan bersama, serta Memperbanyak Doa dan Amaliyah sebagaimana instruksi PBNU serta memohon pertolongan kepada Allah SWT semoga pandemi Covid-19 bisa diatasi dengan segera